Home / Daerah / Pemerintah Aceh

Rabu, 5 Maret 2025 - 10:13 WIB

Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Ajak Masyarakat Berburu Berkah Ramadhan

mm Redaksi

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf Bersama Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah beserta Jajaran Menyampaikan Sambutan Ramadhan 1446 H/2025 M sekaligus melaksanakan Sholat Tarawih di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Selasa Malam, (04/03/2025). Foto: Dok. Ist

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf Bersama Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah beserta Jajaran Menyampaikan Sambutan Ramadhan 1446 H/2025 M sekaligus melaksanakan Sholat Tarawih di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Selasa Malam, (04/03/2025). Foto: Dok. Ist

Banda Aceh – Gubernur Aceh Muzakir Manaf, mengajak masyarakat untuk berburu berkah dan kebaikan di Bulan Suci Ramadhan.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf, dalam sambutannya sebelum melaksanakan Shalat Tarawih berjama’ah di Masjid Raya Baiturrahman, Selasa (4/3/2025) malam.

“Mari dengan hati yang ikhlas dan semata mengharap ridha Allah, kita terus berbuat baik di bulan mulia yang penuh berkah, rahmah dan ampunan ini,” ujar pria yang akrab disapa Mualem itu.

Gubernur menegaskan, umat Muslim adalah umat penghuni surga. Karena itu, Mualem berpesan agar umat Muslim memanfaatkan Ramadhan untuk terus beramal dan berbuat dengan ikhlas untuk menuju surga.

lita adalah umat penghuni surga. Untuk menuju surga. Banyak hal yang harus kita lakukan,

“Sebagai umat Islam, kita harus ikhlas, menjaga hati selalu bersih, tidak ada hati yang dengki, khianat dan munafik. Dengan keadaan batin yang baik, Insya Allah, kita akan bisa mendapat surga dengan segala kebaikannya seperti yang Allah janjikan,” ujar Gubernur.

Dalam sambutannya, Gubernur juga menegaskan bahwa dirinya sebagai pemimpin memiliki tanggungjawab besar dalam menjalankan Syariat Islam di Bumi Serambi Mekah.

Baca Juga :  Asosiasi Nelayan Kepiting Langsa Temui Haji Uma, Minta Permen KP untuk di Kaji Ulang

“Sebagai pemimpin kami memiliki tanggungjawab memastikan Syariat Islam berjalan secara kaffah di Aceh. Karena itu, dalam waktu dekat kita akan menerbitkan edaran agar seluruh toko tutup setiap masuk waktu Shalat,” ujar Mualem .

“Ini juga menjadi kewajiban seluruh pemimpin di semua tingkatan untuk mengingatkan bawahannya, termasuk para kepala keluarga juga memiliki tanggungjawab untuk mengajak, memaksa istri dan anaknya untuk Shalat. Nanti, pada malam 17 Ramadhan kita akan meluncurkan gerakan Shalat tepat waktu,” imbuh Mualem.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah dalam sambutannya menegaskan komitmen Pemerintah Aceh untuk bekerja sebaik mungkin demi mewujudkan Aceh yang lebih baik.

“Kami bersama Pak Gubernur Muzakir Manaf, bertekad untuk mewujudkan Aceh yang lebih baik, menjadi Aceh yang Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk turut serta dan mendukung kami dalam upaya menata Aceh menjadi jauh lebih baik ke depan,” kata Wagub.

Selain dihadiri ribuan masyarakat, Shalat Isya, Tarawih dan Witir malam ini juga dihadiri oleh Plt Sekda Aceh Alhudri serta seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh. []

Baca Juga :  DWP Aceh Barat Raih Juara Pertama Lomba Senam SKJ 2022 Tingkat Provinsi

BANNDA ACEH – Gubernur Aceh Muzakir Manaf, mengajak masyarakat untuk berburu berkah dan kebaikan di Bulan Suci Ramadhan.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf, dalam sambutannya sebelum melaksanakan Shalat Tarawih berjama’ah di Masjid Raya Baiturrahman, Selasa (4/3/2025) malam.

“Mari dengan hati yang ikhlas dan semata mengharap ridha Allah, kita terus berbuat baik di bulan mulia yang penuh berkah, rahmah dan ampunan ini,” ujar pria yang akrab disapa Mualem itu.

Gubernur menegaskan, umat Muslim adalah umat penghuni surga. Karena itu, Mualem berpesan agar umat Muslim memanfaatkan Ramadhan untuk terus beramal dan berbuat dengan ikhlas untuk menuju surga.

lita adalah umat penghuni surga. Untuk menuju surga. Banyak hal yang harus kita lakukan,

“Sebagai umat Islam, kita harus ikhlas, menjaga hati selalu bersih, tidak ada hati yang dengki, khianat dan munafik. Dengan keadaan batin yang baik, Insya Allah, kita akan bisa mendapat surga dengan segala kebaikannya seperti yang Allah janjikan,” ujar Gubernur.

Dalam sambutannya, Gubernur juga menegaskan bahwa dirinya sebagai pemimpin memiliki tanggungjawab besar dalam menjalankan Syariat Islam di Bumi Serambi Mekah.

Baca Juga :  Pengurus IWATAN Banda Aceh Dikukuhkan

“Sebagai pemimpin kami memiliki tanggungjawab memastikan Syariat Islam berjalan secara kaffah di Aceh. Karena itu, dalam waktu dekat kita akan menerbitkan edaran agar seluruh toko tutup setiap masuk waktu Shalat,” ujar Mualem .

“Ini juga menjadi kewajiban seluruh pemimpin di semua tingkatan untuk mengingatkan bawahannya, termasuk para kepala keluarga juga memiliki tanggungjawab untuk mengajak, memaksa istri dan anaknya untuk Shalat. Nanti, pada malam 17 Ramadhan kita akan meluncurkan gerakan Shalat tepat waktu,” imbuh Mualem.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah dalam sambutannya menegaskan komitmen Pemerintah Aceh untuk bekerja sebaik mungkin demi mewujudkan Aceh yang lebih baik.

“Kami bersama Pak Gubernur Muzakir Manaf, bertekad untuk mewujudkan Aceh yang lebih baik, menjadi Aceh yang Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk turut serta dan mendukung kami dalam upaya menata Aceh menjadi jauh lebih baik ke depan,” kata Wagub.

Selain dihadiri ribuan masyarakat, Shalat Isya, Tarawih dan Witir malam ini juga dihadiri oleh Plt Sekda Aceh Alhudri serta seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Action Expo UMKM Akhiri Rangkaian Kegiatan HUT Bank Aceh ke 50

Daerah

Kejari Simeulue Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penyalahgunaan Dana Baitul Mal

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Libatkan Dunia Usaha Perkuat Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi

Pemerintah Aceh

Biro PBJ Setda Aceh Gelar Sosialisasi dan Pendampingan Pencatatan Non Tender di SPSE

Daerah

Polres Pidie Jaya Terapkan FIFO pada Layanan Satpas Prototype

Kesehatan

Wali Nanggroe Minta Penjelasan Pergub JKA, Pemerintah Aceh Beberkan Alasan Penyesuaian Data DTSEN

Daerah

Danrem Ali Imran Sebut Tak Ada Toleransi Anggota Terlibat Judol dan Narkoba

Daerah

Bencana di Bener Meriah: 46.611 jiwa di 76 Desa, Enam Kecamatan Terisolir