Home / Pemerintah Aceh / Politik

Kamis, 13 Februari 2025 - 01:44 WIB

Gubernur Muzakir Manaf Lantik Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh 

mm Redaksi

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, mengambil sumpah dan melantik Illiza Sa'aduddin Djamal sebagai Wali Kota dan Afdhal Khalilullah sebagai Wakil Wali Kota Banda Aceh periode 2025-2030, dalam rapat paripurna DPRK Banda Aceh, pada Rabu, (12/2/2025). Foto: Dok. Prokopim Setda Aceh

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, mengambil sumpah dan melantik Illiza Sa'aduddin Djamal sebagai Wali Kota dan Afdhal Khalilullah sebagai Wakil Wali Kota Banda Aceh periode 2025-2030, dalam rapat paripurna DPRK Banda Aceh, pada Rabu, (12/2/2025). Foto: Dok. Prokopim Setda Aceh

Banda Aceh – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, mengambil sumpah dan melantik Illiza Sa’aduddin Djamal sebagai Wali Kota dan Afdhal Khalilullah sebagai Wakil Wali Kota Banda Aceh periode 2025-2030, dalam rapat paripurna DPRK Banda Aceh, pada Rabu, (12/2/2025) sore.

Gubernur Aceh yang akrab disapa Mualem itu mengingatkan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih untuk menjaga amanah dan kepercayaan dengan baik.

Kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat harus dijawab dengan kerja nyata dan program-program pembangunan yang berorientasi pada kepentingan rakyat.

Dalam kesempatan itu, Mualem menekankan agar syariat Islam diperkuat di Aceh, khususnya di Kota Banda Aceh. Ia mengatakan, pimpinan daerah juga bertanggungjawab kepada Allah SWT agar masyarakatnya menjalankan segala perintah dan menjauhi larangan.

Baca Juga :  Terima Kunjungan Relawan Red Cross Norwegia, PJ Gubernur Safrizal: Semua Berkat Partisipasi Anda

“Kita harus berpikir bagaimana iman dan ketakwaan masyarakat terjaga, minimal salat lima waktu di masjid-masjid berjalan,” kata Mualem.

Selain itu, Mualem juga meminta Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk menjaga keharmonisan hubungan eksekutif dan legislatif. Hubungan baik akan memperkuat dan mempertajam kinerja pemerintah dalam membangun kota Banda Aceh.

“Kami harapkan Pemerintah Kota Banda Aceh selalu berkomunikasi dan merawat hubungan dengan Pemerintah Provinsi Aceh, kami selaku Gubernur

Baca Juga :  Pj Bupati Bahas Persiapan Pilkada di Pidie

Aceh, selalu mendukung pembangunan kota Banda Aceh untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Mualem.

Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, dalam sambutannya mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dan memberikan dukungan untuk pembangunan Kota Banda Aceh. Hal tersebut penting sebagai energi dan stabilitas pemerintahan berjalan baik.

Illiza juga meminta seluruh unsur internal di Pemko Banda Aceh untuk menghentikan perpecahan dan dukungan terhadap tokoh tertentu. Ia mengajak semua pihak bersatu membangun kota.

Baca Juga :  Dua Puluh Ribu Lebih Tim Pemenangan Sarjani-Alzaizi Merahkan Lapangan Simpang Aneuk Mulieng

“Selama ini kami juga terima laporan tentang kondisi internal Pemko, ada utang, defisit anggaran, lemahnya pengawasan, dan turunnya kualitas pelayanan publik, tentu banyak perlu kita benahi, semua tantangan yang kita hadapi ini bisa kita selesaikan dengan kolaborasi,” pungkas Illiza.

Sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah itu turut dihadiri Anggota DPR RI asal Aceh Hirmawan, Plt Sekda Aceh Muhammad Diwarsyah, sejumlah Anggota DPR Aceh, para Ketua Parpol, beberapa Bupati terpilih, para Kepala SKPA dan SKPK Banda Aceh serta berbagai unsur tokoh masyarakat lainnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Pelatihan Tata Kelola Dana Hibah, KONI Aceh Hadirkan Mantan Deputi KPK

Daerah

Bunda Guru Aceh Tinjau Sekolah Darurat di Aceh Utara, Jaga Semangat Siswa Hadapi Ujian

Pemerintah Aceh

Perkuat Koordinasi Pelayanan Samsat, Dirlantas Polda Aceh Kunjungi Kepala BPKA

Daerah

Oyon-Hamzah : Mari Bersatu Bangun Aceh Singkil

Pemerintah Aceh

Kadisdik Aceh Dorong ASN Disdik Miliki Growth Mindset dan Tingkatkan Kompetensi Siswa

Pemerintah

Plt Sekda Aceh Buka Pascal XIII SMA 10 Fajar Harapan

Nasional

Wagub Aceh Minta Bantuan Jaminan Hidup Rp 450 Ribu per Jiwa Segera Disalurkan

Daerah

Sekda Aceh: Banjir dan Longsor Kali Ini yang Terparah, 75 Ribu Rumah Rusak dan Akses Terputus