Home / Pemko Banda Aceh / Sosial

Senin, 26 Januari 2026 - 12:58 WIB

Illiza Turun Langsung ke Gayo Lues, Salurkan Bantuan dan Trauma Healing Korban Banjir Bandang

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyapa dan memberikan trauma healing kepada anak-anak korban banjir bandang di Kabupaten Gayo Lues, Jumat (23/1/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyapa dan memberikan trauma healing kepada anak-anak korban banjir bandang di Kabupaten Gayo Lues, Jumat (23/1/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Gayo Lues – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, kembali menunjukkan komitmen dan kepedulian kemanusiaannya dengan turun langsung menyalurkan bantuan serta memberikan dukungan pemulihan psikologis bagi masyarakat terdampak banjir bandang di Kabupaten Gayo Lues, Jumat (23/1/2026).

Kehadiran orang nomor satu di Kota Banda Aceh tersebut turut memboyong relawan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) serta sejumlah mitra kemanusiaan, sebagai bentuk solidaritas antardaerah dalam menghadapi bencana.

Rombongan Pemerintah Kota Banda Aceh memulai rangkaian kegiatan pada pagi hari dengan bertolak dari Pendopo Bupati Gayo Lues. Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Balai Latihan Kerja (BLK) Blang Kejeren di Kampung Agusen, yang saat ini difungsikan sebagai Sekolah Tenda Darurat bagi siswa-siswa terdampak bencana.

Di lokasi tersebut, Wali Kota Illiza menyerahkan bantuan berupa pakaian sekolah, menyapa para siswa dan tenaga pendidik, serta meninjau langsung proses belajar mengajar darurat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan trauma healing bagi anak-anak guna membantu memulihkan kondisi psikologis mereka pascabencana.

Baca Juga :  Wali Kota Illiza Serahkan Bantuan Kemanusiaan di Aceh Timur dan Langsa

Adapun sekolah yang menerima bantuan meliputi SD Negeri 12 Blang Kejeren (Agusen) sebanyak 124 siswa, SMP Atap Agusen sebanyak 33 siswa, serta SD Negeri 4 Pantan Cuaca sebanyak 52 siswa.

Usai dari BLK Blang Kejeren, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Gampong Kuning dan Gampong Cane Toa, Kecamatan Rikit Gaib, yang berjarak sekitar 25 kilometer dari pusat Kabupaten Gayo Lues.

Sepanjang perjalanan, rombongan melintasi akses jalan yang masih dipenuhi material sisa banjir bandang. Sejumlah ruas jalan tampak rusak parah, bahkan sebagian daratan tergerus dan berubah menjadi aliran sungai.

Setibanya di lokasi, Illiza menyerahkan bantuan kemanusiaan secara langsung, termasuk bantuan yang dititipkan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) serta Pemerintah Kota Banjarbaru kepada warga terdampak. Diketahui, Illiza juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Lingkungan dan Perubahan Iklim APEKSI Pusat.

Baca Juga :  Turnamen Batu Domino Semarakkan Warkop Vita, Puluhan Peserta Ikut Ramaikan

Di sela-sela kegiatan, Illiza turut berinteraksi dengan masyarakat dan anak-anak pengungsi, sekaligus memastikan bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan warga.

Berdasarkan data tim Prokopim di lapangan, di Desa Kuning tercatat sebanyak 105 kepala keluarga terdampak banjir bandang. Sebanyak 36 unit rumah hanyut dan 27 unit rumah mengalami rusak berat. Jumlah pengungsi mencapai 281 jiwa, termasuk 39 balita. Selain itu, terdapat 82 anak sekolah terdampak, terdiri dari 43 siswa SD, 19 siswa SMP, dan 20 siswa SMA.

“Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan terdampak secara psikologis saat bencana terjadi. Karena itu, selain bantuan fisik, pendampingan mental dan pemulihan rasa aman juga menjadi perhatian utama kami,” ujar Illiza.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Pacu Capaian Sanitasi Aman 2025, Tirta Daroy Jadi Garda Terdepan

Ia menegaskan bahwa kehadiran Pemerintah Kota Banda Aceh merupakan wujud empati dan tanggung jawab moral antardaerah dalam menghadapi situasi darurat kebencanaan.

“Kami hadir untuk menyampaikan pesan bahwa masyarakat Gayo Lues tidak sendiri. Ini adalah musibah bersama, dan sudah menjadi tanggung jawab kita untuk saling menguatkan serta membantu proses pemulihan,” ungkapnya.

Kegiatan penyaluran bantuan dan trauma healing ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus mendukung pemulihan pascabencana, baik secara fisik maupun psikologis. Pemerintah Kota Banda Aceh juga berharap sinergi antara pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat terus terjaga guna mempercepat pemulihan di wilayah terdampak bencana di Aceh.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Illiza dan Baitul Mal Banda Aceh Serahkan Santunan kepada Anak Yatim pada HAN 2026

Pemko Banda Aceh

Wawalko Banda Aceh Afdhal Khalilullah Hadiri Syukuran Keuchik Jeulingke

Sosial

MAA Provinsi Aceh Terus Gencarkan Sosialisasi Pembinaan Adat Istiadat diseluruh Pelosok Daerah

Ekbis

Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah Buka Pelatihan Peningkatan SDM Pengurus Koperasi Desa Merah Putih di Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Illiza dan Afdhal Ajak 1.150 Anak Yatim Belanja Lebaran di Pasar Aceh

Pemko Banda Aceh

Wawalko Afdhal Ikuti Rangkaian HUT ke-81 RI di Anjong Mon Mata

Pemko Banda Aceh

TPID Banda Aceh Perkuat Operasi Pasar, Antisipasi Gejolak Harga dan Tantangan Ketersediaan Stok

Pemko Banda Aceh

Dinkes Banda Aceh Gelar Bimtek Konselor Sebaya di SMA Negeri 3