Home / Pendidikan

Senin, 4 November 2024 - 14:05 WIB

Kadisdik Aceh Ajak Siswa Perkuat Computational Thinking lewat Bebras

mm Redaksi

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, ST., D.E.A. Foto: Disdik Aceh

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, ST., D.E.A. Foto: Disdik Aceh

Banda Aceh – Menghadapi era digital yang kian berkembang, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, ST., D.E.A., mengajak siswa di seluruh jenjang pendidikan untuk berpartisipasi dalam kompetisi Bebras, sebuah ajang internasional yang dirancang untuk mengasah keterampilan berpikir komputasional. Kompetisi ini akan berlangsung secara online dari tanggal 11 hingga 16 November 2024.

Marthunis menyampaikan bahwa Bebras bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan langkah strategis untuk mengenalkan konsep pemrograman dan algoritma kepada siswa melalui tantangan-tantangan menarik.

“Melalui Bebras, siswa diajak berpikir logis, sistematis, dan kreatif dalam memecahkan masalah, keterampilan yang sangat dibutuhkan di dunia modern,” ujarnya.

Baca Juga :  Mengenali Hukum Adat Laot Dari Kacamata MAA Aceh

Menurut Marthunis, kemampuan berpikir komputasional (computational thinking)menjadi esensial di tengah perkembangan teknologi yang begitu pesat. “Kompetisi ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi tentang menggali potensi diri dan mempersiapkan diri untuk tantangan masa depan,” tambahnya.

Pendaftaran untuk mengikuti Bebras kini telah dibuka secara online. Marthunis mendorong seluruh sekolah di Aceh untuk mendukung siswa mereka agar ikut serta. Ia juga berharap peran aktif guru dan orang tua dalam memberikan dukungan penuh kepada siswa untuk berpartisipasi.

“Kami ingin agar siswa Aceh siap menghadapi dunia yang berbasis teknologi. Dengan keterampilan ini, mereka akan lebih percaya diri dalam menghadapi tantangan global,” jelas Marthunis.

Baca Juga :  PJ Bupati Aceh Timur Ngopi Bareng Bersama Wartawan 

Lebih lanjut, Marthunis menekankan pentingnya adaptasi terhadap teknologi informasi dan komunikasi yang berkembang cepat. Ia menyebutkan bahwa kemampuan berpikir komputasional kini sudah sepatutnya menjadi bagian dari kurikulum pendidikan.

“Dengan mengikuti Bebras, siswa tidak hanya mendapatkan ilmu baru tetapi juga pengalaman berharga yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dunia kerja di masa mendatang,” ungkapnya.

Bebras diharapkan menjadi ajang bagi siswa Aceh untuk bertukar pengetahuan dan berkompetisi sehat dengan peserta lain dari berbagai daerah. Selain itu, kegiatan ini menjadi peluang bagi siswa untuk memperluas jaringan dan wawasan mereka.

Baca Juga :  Aceh Butuh Perhatian: Pendidikan Berkualitas Terhalang Jaringan Internet Lemah

Marthunis optimis bahwa keikutsertaan dalam Bebras akan menumbuhkan kesadaran siswa Aceh tentang pentingnya berpikir komputasional dan menumbuhkan minat untuk terus mengembangkan keterampilan abad 21.

“Ini langkah konkret untuk pendidikan berkualitas yang siap menghadapi perubahan zaman,” pungkasnya.

Dengan adanya kegiatan Bebras, Dinas Pendidikan Aceh berharap dapat mencetak generasi muda yang lebih inovatif, cerdas, dan siap bersaing di dunia global.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Jalin Kerja Sama dengan Kemenhub, Buka Kuota Khusus STTD untuk Putra Daerah

Advetorial

Siswa SMAN 7 Kembali Raih Medali Emas dan Perak di Event Science Castle in Asia 

Pendidikan

Lulus Cumlaude, Achmad Taufan Soedirdjo Angkat Isu Rekrutmen Hakim Mahkamah Konstitusi Oleh Panel Ahli Melalui Lembaga Perwakilan

Pendidikan

Disdik Aceh Kirim 80 Siswa SMK Magang ke Sumut dan Jabar

Aceh Barat

Kwarcab Aceh Barat Gelar Pelatihan Jurnalistik untuk Tingkatkan Literasi Digital Pramuka

Daerah

Disdik Aceh Dorong Penguasaan Coding untuk Generasi Muda melalui Pelatihan Coding4Future di SSB Pidie

Aceh Timur

Hari Ke-5 Operasi Patuh Seulawah 2024, Satlantas Polres Aceh Timur Giatkan Imbauan Kepada Masyarakat Patuh Berlalulintas

Pendidikan

Polda Aceh Sosialisasikan E-Learning Polri Gratis Ke Kalangan Sekolah