Bireuen – Persimura Bueureuneun memastikan tiket ke semifinal Piala Soeratin U-17 Regional Aceh setelah menyingkirkan PSAB Aceh Besar melalui drama adu penalti dengan skor 9-8, setelah bermain imbang 1-1 selama 90 menit di Stadion Galaticos, Kabupaten Bireuen, Selasa (21/7/2026).
Tampil dengan kekuatan penuh, Persimura langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal dibunyikan wasit Muhammad Syafii asal Aceh Utara. Ardiansyah dan kawan-kawan terus menekan pertahanan PSAB yang dikawal Rafa Rifaldi dan Muhammad Al-Maliki.
Sejumlah peluang berhasil diciptakan Persimura. Namun, tendangan Ardiansyah dan Adityya masih membentur mistar gawang PSAB yang dijaga Muhammad Ghossan.
PSAB bukan tanpa perlawanan.
Mengandalkan permainan umpan-umpan panjang melalui Muhammad Nabil, M. Asraf dan Alfihaqi, mereka beberapa kali merepotkan lini belakang Persimura yang dikawal Afdhal dan Muhammad Naufal.
Persimura akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-30. Zikki Al Akbari berhasil mencatatkan namanya di papan skor dan membawa Persimura unggul 1-0.
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Pada menit ke-45, PSAB menyamakan kedudukan melalui sepakan Rafi Rifaldi setelah memanfaatkan umpan lambung dari sisi kiri pertahanan Persimura.
Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persimura kembali tampil agresif. Instruksi pelatih Riza Fandi dan Faisal untuk bermain lebih pressing membuat Persimura lebih banyak menguasai jalannya pertandingan.
Namun, kokohnya pertahanan PSAB yang dikomandoi Rafa Rifaldi dan Muhammad Al-Maliki membuat berbagai serangan Persimura kerap kandas.
Ardiansyah beberapa kali mampu melewati pemain belakang PSAB. Sayangnya, kesalahan umpan membuat sejumlah peluang terbuang. Di sisi lain, PSAB di bawah asuhan Mukhlis Nakata mampu memberikan perlawanan sengit dan membuat pertandingan berjalan dalam tempo tinggi.
Hingga wasit meniup peluit panjang, skor tetap 1-1. Pemenang pun harus ditentukan melalui adu tendangan penalti.
Dalam drama tos-tosan tersebut, Persimura tampil lebih tenang. Skuad Bueureuneun berhasil mencetak sembilan gol, sementara PSAB hanya mampu memasukkan delapan gol.
Kemenangan itu mengantarkan Persimura ke semifinal. Mereka akan menghadapi Young Warrior Banda Aceh, Kamis (23/7/2026), di Stadion Cot Gapu, Kabupaten Bireuen.
Ketua Umum Persimura Bueureuneun, Serka Muzakir, mengapresiasi perjuangan para pemain. Ia menilai timnya tampil cukup baik, meski masih memiliki sejumlah kekurangan.
“Kurang disiplin membuat pemain tidak bisa menciptakan gol ke gawang lawan,” ujar Muzakir kepada NOA.co.id.
Menghadapi semifinal, Muzakir meminta para pemain meningkatkan agresivitas dan menjaga kekompakan tim. Ia juga mengingatkan skuad Persimura untuk tidak larut dalam euforia kemenangan. “Jangan euforia. Masih ada pertandingan semifinal. Kita perlu menjaga kondisi, banyak istirahat dan tetap kompak,” pintanya.
Muzakir bersyukur Persimura mampu melewati hadangan PSAB Aceh Besar dan berharap perjuangan tim terus berlanjut hingga partai final.
Editor: Amiruddin. MKReporter: Amir Sagita













