Home / Daerah

Selasa, 8 September 2026 - 13:35 WIB

Wabup Pidie Minta PPPK Tak Bekerja Monoton

mm Amir Sagita

Wabup Pidie Alzaizi saat membuka orientasi kepada sejumlah PPPK di Aula Diklat Kabupaten Pidie, Selasa (9/9/2026) (Foto. IST).

Wabup Pidie Alzaizi saat membuka orientasi kepada sejumlah PPPK di Aula Diklat Kabupaten Pidie, Selasa (9/9/2026) (Foto. IST).

Sigli – Wakil Bupati Pidie Alzaizi meminta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) bekerja lebih cekatan dan inovatif dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks.

“ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie harus cekatan, inovatif, dan tidak lagi bekerja secara monoton,” kata Alzaizi saat membuka Orientasi Pengenalan Nilai dan Etika PPPK Angkatan I dan II di Aula Gedung Diklat Kabupaten Pidie, Selasa, (8/9/2026).

Menurut dia, kehadiran PPPK harus menjadi energi baru bagi pelayanan publik, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, dan pelayanan teknis. PPPK, kata Alzaizi, tidak hanya berhak menerima hak sebagai aparatur sipil negara, tetapi juga memiliki kewajiban dan tanggung jawab yang setara dalam menjalankan tugas pelayanan masyarakat. “Saudara adalah bagian dari ASN yang memiliki tanggung jawab besar,” ujarnya.

Baca Juga :  Serikat Perusahaan Pers Desak Pengesahan Perpres Publisher Rights untuk Kesetaraan Media dan Platform Digital

Alzaizi meminta PPPK menjaga integritas dengan bekerja jujur, disiplin, dan mematuhi aturan. Mereka juga diminta terus meningkatkan kompetensi serta beradaptasi dengan perkembangan teknologi. “Utamakan pelayanan masyarakat dengan memberikan performa terbaik dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik,” kata dia.

Baca Juga :  Kapolresta Banda Aceh bersama Unsur Forkopimda Pantau Logistik Pemilu

Orientasi tersebut sekaligus menjadi ajang bagi PPPK untuk memahami nilai dasar ASN BerAKHLAK, yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pidie Muhammad Harris mengatakan orientasi bertujuan membekali PPPK dengan pengetahuan mengenai sikap, perilaku, nilai, dan etika di lingkungan instansi pemerintah.

Baca Juga :  Penjelasan BNPB terkait Dugaan Pemangkasan Data Penerima Bantuan Rehab Rumah di Aceh Singkil

Sebanyak 105 PPPK mengikuti orientasi yang berlangsung 8-16 September 2026. Mereka terdiri atas 13 guru, 86 tenaga kesehatan, dan enam tenaga teknis. Kegiatan tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Pidie 2026.

Acara itu dihadiri antara lain Asisten Administrasi Umum Setdakab Pidie Jufrizal, Kepala Bappeda Pidie Edy Saputra, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Pidie Teuku Hendra Hidayat Yoga, serta Sekretaris Inspektorat Pidie Munandar.

Editor: Amiruddin. MKReporter: Amir Sagita

Share :

Baca Juga

Daerah

3.776 Warga Simeulue Terima Zakat dari Baitul Mal, Penyaluran Dilakukan Bertahap

Daerah

Dibantu Haji Mukhlis, Saluran Air Pasar Ikan Geurugok Kembali Berfungsi

Daerah

Diduga terlibat jaringan terorisme, Dua ASN di Aceh diamankan Densus 88

Daerah

Direktur PT Media Harian Daerah Kifran, S.H. Wafat di RSUD Simeulue

Daerah

Pj Bupati Simeulue Diharap Dijabat Orang Luar

Daerah

Lolos P3K, Keuchik dan Aparatur Gampong di Muara Tiga Belum Mundur

Daerah

Tinjau Langsung Pasokan Semen di Aceh, Direktur Utama SIG Pastikan Distribusi Berjalan Normal

Daerah

TS Menang Aklamasi, Kubu Junaidi Sebut Musda Golkar Pidie “Haram”