Meulaboh – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui BKPSDM Aceh Barat resmi membuka Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk 11 posisi strategis di lingkungan Pemkab Aceh Barat.
Pengumuman tersebut disampaikan oleh Kepala BKPSDM Aceh Barat, Hasmi Zuandi, Senin (7/4/2026).
Seleksi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus memastikan jabatan strategis diisi oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional, berintegritas, dan kompeten sesuai ketentuan perundang-undangan.
“Pembukaan seleksi terbuka ini merupakan komitmen Pemkab Aceh Barat dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, transparan, dan berdaya saing. Kami mengundang ASN yang memenuhi syarat untuk berkompetisi secara profesional,” ujar Hasmi.
Adapun 11 jabatan yang dibuka meliputi Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesra, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Sekretaris DPRK Aceh Barat, Kepala Bappeda dan Riset Inovasi Daerah, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura.
Hasmi menjelaskan, pelaksanaan seleksi mengacu pada sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, PP Nomor 11 Tahun 2017 junto PP Nomor 17 Tahun 2020, serta PermenPANRB Nomor 15 Tahun 2019, dan persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara.
Untuk dapat mengikuti seleksi, ASN wajib memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya memiliki pangkat minimal IV/a, pengalaman jabatan minimal lima tahun, sehat jasmani dan rohani, serta tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin berat maupun terlibat tindak pidana.
Pendaftaran dibuka mulai 6 hingga 24 April 2026 dan dilakukan secara daring melalui portal ASN Karier, serta penyerahan berkas fisik ke Sekretariat Panitia Seleksi di Kantor BKPSDM Aceh Barat.
Ia menegaskan, seluruh peserta wajib mengikuti setiap tahapan seleksi. Peserta yang tidak hadir dalam salah satu tahapan akan dinyatakan gugur.
“Seleksi ini bukan sekadar pengisian jabatan, tetapi merupakan bagian dari reformasi birokrasi. Kita ingin memastikan jabatan strategis diisi oleh sosok yang tepat dan memiliki visi memajukan Aceh Barat,” tegasnya.
Hasmi juga mengimbau para peserta untuk terus memantau informasi terbaru melalui kanal resmi BKPSDM Aceh Barat guna memastikan tidak tertinggal tahapan seleksi.
Editor: Amiruddin. MK












