Home / Aceh Besar / Sosial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 11:48 WIB

Pemkab Aceh Besar Dukung Pelestarian Penyu, 90 Tukik Dilepas di Pantai Lhoong

mm Redaksi

Asisten II Sekda Aceh Besar M. Ali, S.Sos., M.Si., bersama unsur terkait saat pelepasan tukik di Pantai Blang Mee, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, Jumat (30/1/2026). Foto: Dok. MC Aceh Besar

Asisten II Sekda Aceh Besar M. Ali, S.Sos., M.Si., bersama unsur terkait saat pelepasan tukik di Pantai Blang Mee, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, Jumat (30/1/2026). Foto: Dok. MC Aceh Besar

Kota Jantho — Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menyatakan komitmennya dalam mendukung pelestarian penyu di wilayah pesisir, khususnya di Kecamatan Lhoong. Komitmen tersebut disampaikan Asisten II Sekda Aceh Besar, M. Ali, S.Sos., M.Si., saat mewakili Bupati Aceh Besar pada kegiatan sosialisasi, edukasi, dan pelepasan tukik (bibit penyu) di Pantai Blang Mee, Gampong Lamkuta, Kecamatan Lhoong, Jumat (30/1/2026) sore.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Lembaga Konservasi Penyu Kecamatan Lhoong itu ditandai dengan pelepasan 90 ekor tukik ke laut sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian satwa laut yang dilindungi.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Besar Dukung Pembangunan Jalan Jantho-Keumala

Dalam sambutannya, M. Ali menyampaikan bahwa Kecamatan Lhoong selama ini dikenal sebagai kawasan penghasil durian serta kuliner khas Aceh, kuah pliek chue. Ke depan, ia berharap Lhoong juga dikenal sebagai kawasan konservasi penyu.

“Selama ini Lhoong dikenal dengan durian dan kuah pliek chue. Ke depan, kita berharap Lhoong juga dikenal sebagai kawasan pelestarian penyu dan pengelolaan telur penyu berbasis konservasi,” ujar M. Ali.

Ia mengakui bahwa pelestarian penyu bukanlah pekerjaan mudah. Tantangan dimulai dari pengamanan telur penyu di sepanjang pesisir hingga ancaman predator setelah tukik dilepas ke laut.

Baca Juga :  Wakili Pj Bupati, Sekda Aceh Besar Serahkan Remisi Kepada 228 Napi Rutan Jantho

“Tantangan pelestarian penyu sangat berat, mulai dari pengamanan telur di pantai hingga tukik yang dilepas ke laut harus menghadapi berbagai ancaman. Namun pemerintah daerah akan terus berupaya mendukung kegiatan konservasi ini,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Konservasi Penyu Kecamatan Lhoong, Munawir, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir terhadap pentingnya menjaga keberlangsungan penyu.

“Kegiatan ini untuk mendukung pelestarian penyu. Kami berharap Pemkab Aceh Besar dapat mendukung agar lokasi ini menjadi pusat pelestarian penyu di Kecamatan Lhoong,” katanya.

Apresiasi juga disampaikan Keuchik Baroh Blang Mee, Hendri Saputra, yang menilai langkah Munawir patut didukung karena berbeda dari kebiasaan sebagian masyarakat pesisir yang masih memanfaatkan telur penyu untuk konsumsi.

Baca Juga :  Peduli Kemanusiaan, PIA DPR Aceh Gelar Silaturrahmi dan Galang Dana untuk Palestina

“Di tengah masyarakat pesisir yang umumnya mencari telur penyu untuk dikonsumsi, Munawir justru mengumpulkannya untuk dilestarikan. Ini patut diapresiasi dan kami sangat mendukung,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Besar Muwardi, SH, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh Besar Arifin, SHI, MSi, perwakilan Bea Cukai Aceh, unsur Forkopimcam Lhoong, serta anggota Kwartir Pramuka Ranting (Kwarran) Kecamatan Lhoong.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Pj Bupati bersama Forkopimda Aceh Besar Ikuti Zoom Meeting Rakor Pengendalian Inflasi

Daerah

Mahasiswa STIT Simeulue Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Muhammadiyah Harapan Kami

Ekbis

Bank Aceh Cabang Langsa Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Audiensi ke Kementerian Komunikasi dan Digital, Usulkan Optimalisasi Internet Sekolah

Aceh Besar

Kemenparekraf Ajak Aceh Besar Pamerkan Produk UMKM di Hotel Borobudur

Aceh Besar

Dinkes Aceh Besar Salurkan Donasi Rp49,9 Juta dan Obat-obatan untuk Korban Banjir, Wabup Syukri Apresiasi

Aceh Besar

Kecamatan Mesjid Raya Gelar Musrenbang RKPK Tahun 2025

Aceh Besar

Muhammad Iswanto Dikukuhkan Jadi Ketua Ferkushi Aceh