Home / Ekbis

Senin, 2 Februari 2026 - 11:40 WIB

Dirut Bank Aceh Syariah: Peran Media Sangat Penting Dukung Kinerja dan Kepercayaan Publik

mm Redaksi

Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Fadil, saat menyampaikan sambutan dalam acara coffee morning bersama insan pers di Banda Aceh, Senin (2/2/2026). Foto: Dok. Istimewa

Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Fadil, saat menyampaikan sambutan dalam acara coffee morning bersama insan pers di Banda Aceh, Senin (2/2/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Direktur Utama Bank Aceh Syariah (BAS), Fadhil Ilyas, menegaskan bahwa peran media sangat penting dalam mendukung kinerja dan kelancaran manajemen Bank Aceh Syariah sebagai bank milik Pemerintah Aceh.

Hal tersebut disampaikan Fadhil Ilyas saat acara coffee morning bersama insan pers di Banda Aceh, Senin (2/2/2026). Ia menyebutkan, Bank Aceh Syariah telah melalui masa-masa sulit dan kini bergerak ke arah yang lebih baik, yang tidak terlepas dari dukungan media.

“Peran media sangat membantu kami, baik dalam menyampaikan informasi maupun mengawal setiap kebijakan yang kami jalankan,” ujar Fadhil Ilyas.

Baca Juga :  Malam Ini, Bank Aceh Property Expo Digelar

Menurutnya, seluruh tenaga dan pikiran jajaran Bank Aceh Syariah dicurahkan demi kepentingan dan kemajuan Aceh. Salah satunya melalui keterlibatan aktif BAS dalam membantu masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada 26 November 2025 lalu.

“Masyarakat sangat terbantu dengan apa yang kami berikan. Selain itu, kami juga terus dipantau oleh para pemegang saham agar setiap langkah yang dilakukan benar-benar tepat sasaran dan dapat dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya.

Fadhil Ilyas menambahkan, Bank Aceh Syariah telah membentuk dua tim recovery, salah satunya fokus pada pembiayaan yang patut dan wajar. Kedua tim tersebut bekerja secara paralel untuk memberikan dukungan kepada masyarakat dan pelaku usaha yang terdampak.

Baca Juga :  Layanan Pulih 100%, BSI Pastikan Operasional dan Transaksi Nasabah di Aceh Kembali Normal

Saat ini, lanjut Fadhil Ilyas, Bank Aceh Syariah menjadi salah satu bank yang mendapatkan kepercayaan (trust) dari berbagai pihak. Karena itu, ia berharap jika terdapat hal-hal yang kurang baik agar dapat diperkecil bahkan dihilangkan.

“Kami terus menjaga ekosistem Bank Aceh Syariah dengan prinsip patut dan wajar, tentunya dengan tetap menjaga keseimbangan dan keterbatasan yang ada,” katanya.

Baca Juga :  Komitmen Lestarikan Budaya, Bank Aceh Dukung Penuh Pagelaran PKA 8

Fadhil Ilyas juga mengungkapkan bahwa Bank Aceh Syariah menerima dukungan dana sebesar Rp1,5 triliun dari pemerintah untuk pengembangan UMKM. Namun, dana tersebut tidak dibagikan secara langsung, melainkan melalui skema kuota margin pembiayaan.

Terkait relaksasi atau penundaan pembayaran bagi nasabah, Fadhil Ilyas menyampaikan bahwa pihaknya masih mencari solusi terbaik agar kebijakan yang diambil dapat memberikan kemudahan tanpa menimbulkan risiko di kemudian hari.

“Kami ingin memastikan setiap keputusan yang diambil adalah keputusan terbaik bagi semua pihak,” pungkasnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Aceh Barat Catat Realisasi Investasi Rp764,79 Miliar di 2025, Digitalisasi Perizinan Capai 100%

Ekbis

Bank Aceh Catat Kinerja Positif di Tahun 2024, Raih Opini WTP dari KAP Heliantono

Ekbis

Wamendagri dan Walikota Banda Aceh Kunjungi Landmark BSI Aceh dalam Rangka Semiloka “Road to Launching Banda Aceh Kota Parfum Indonesia

Ekbis

OJK Hentikan 1.556 Pinjol Ilegal dan 285 Investasi Bodong Sepanjang 2025

Ekbis

Asisten II Sekda Tutup Expo UMKM Aceh 2024

Daerah

Penyaluran Gas LPG Pulau Terluar untuk kebutuhan Idul Adha 1445 H

Ekbis

Pemkab Aceh Besar Gelar Pasar Murah untuk Jaga Stabilitas Harga Pangan

Banda Aceh

DPMPTSP Banda Aceh Susun Rancangan Qanun Insentif Penanaman Modal 2025, Dorong Investasi dan Ekonomi Kota