Home / Internasional / News / Pemerintah / Peristiwa

Minggu, 8 Maret 2026 - 22:41 WIB

Penjelasan Kemlu RI terkait klasifikasi WNI Asal Aceh di Timur Tengah

mm Redaksi

Foto: Juru Bicara Kemlu Yvonne Mewengkang (Adhfar/detik)

Foto: Juru Bicara Kemlu Yvonne Mewengkang (Adhfar/detik)

Banda Aceh – Pemerintah Provinsi Aceh melalui Juru Bicara (Jubir), Muhammad MTA menyatakan, hingga saat ini Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI) belum menyampaikan klasifikasi data Warga Negara Indonesia (WNI) di Iran maupun negara-negara Timur Tengah lainnya berdasarkan asal daerah, termasuk Aceh.

“Sampai saat ini pihak Kemenlu belum menyampaikan klasifikasi WNI menurut asal daerah masing-masing termasuk Aceh. Baik yang berada di Iran maupun kawasan Timur Tengah lainnya,” kata MTA dalam keterangan resminya yang diterima Kantor Berita NOA.co.id, Sabtu (7/3/2026).

Baca Juga :  Dubes Santo Tegaskan Komitmen Lindungi WNI di Preah Sihanouk

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang mengatakan Saat ini prioritas utama Kementerian Luar Negeri dan KBRI Teheran adalah memastikan keselamatan dan pelindungan seluruh WNI yang berada di Iran, khususnya mereka yang dinilai memerlukan penanganan segera dalam rencana evakuasi.

Baca Juga :  Kemlu RI melalui KBRI Kuala Lumpur siap memberikan pendampingan hukum terhadap Korban TPPO Asal Aceh

“Dalam situasi seperti ini, perhatian kami difokuskan pada aspek keselamatan, lokasi, serta tingkat urgensi penanganan masing-masing WNI,” Kata kata Yvonne dalam pesan singkat kepada Kantor Berita NOA.co.id, Minggu, 8 Maret 2026.

Ia menjelaskan Kementerian Luar Negeri bersama KBRI Teheran terus melakukan komunikasi intensif dengan para WNI terkait dan memantau perkembangan situasi secara saksama.

Baca Juga :  Menlu RI dan Sekjen PBB Bahas Upaya Perdamaian Palestina dan Penguatan Sistem Multilateral

“Agar setiap langkah baik pelindungan dan evakuasi dapat berjalan dengan aman dan tepat,” Ujarnya.

Sebelumnya, MTA juga menyampaikan, kondisi WNI yang berada di negara-negara Timur Tengah lainnya dilaporkan relatif aman.

“Saat ini Pemerintah Provinsi Aceh melalui BPPA di Jakarta terus melakukan koordinasi dengan pihak Kemenlu terkait perkembangan ini” pungkasnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar: Para Hafiz Orang Pilihan Menjaga Al Quran

Aceh Besar

Safari Ramadhan 1447 H, Bupati Aceh Besar Serahkan 200 Sak Semen untuk Masjid di Peukan Bada

Daerah

Pj Gubernur Safrizal Kenakan Batik Khas Aceh di Hari Batik Nasional 

Banda Aceh

Pangdam IM Sambut Kedatangan Pejabat Gubernur Aceh

Daerah

TNI AD Kebut Pembangunan Hunian Tetap Pascabencana di Aceh Utara

Nasional

Pastikan Kelancaran dan Keamanan Kemala Run 2026, Korlantas Andalkan Teknologi Canggih Kelola Lalu Lintas

Internasional

Kemlu dan KBRI Kuala Lumpur Berhasil Memulangkan Korban TPPO Asal Aceh

Daerah

Kakanwil Ditjenpas Aceh Tinjau Dampak Banjir di LPP Sigli