Home / Daerah / Pemerintah

Senin, 19 Agustus 2024 - 19:31 WIB

Pj Bupati Pidie Tandatangan NPHD

mm Amir Sagita

Pj Bupati Pidie Samsul Azhar saat menandatangani NPHD dengan Kepala BKSDA Aceh, Ujang Wisnu Barat, di pendopo Bupati Pidie, Senin, (19/8/2024). Foto: Amir Sagita/ NOA.co.id

Pj Bupati Pidie Samsul Azhar saat menandatangani NPHD dengan Kepala BKSDA Aceh, Ujang Wisnu Barat, di pendopo Bupati Pidie, Senin, (19/8/2024). Foto: Amir Sagita/ NOA.co.id

Sigli – Penjabat (Pj) Bupati Pidie, Drs. Samsul Azhar menerima kunjungan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Aceh dalam rangka Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) terkait penanganan Gajah di wilayah Kabupaten Pidie, pertemuan ini dilaksanakan di Ruang Kerja Bupati Pidie. Senin, (19/8/2024).

Pj Bupati Pidie, Samsul Azhar mengucapkan terimakasih kepada BKSDA Aceh atas perhatiannya selama ini kepada Kabupaten Pidie. Samsul mengatakan, permasalahan gajah selama ini masih terus perlu dibenahi karena kerap mengganggu aktivitas masyarakat.

Baca Juga :  Antisipasi Penyebaran Penyakit Menular,Lapas Idi Gelar Survei Batuk

Bupati menjelaskan, penandatanganan NPHD yang berisi pemberian tanah Pemerintah Kabupaten Pidie kepada BKSDA, adalah upaya kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Pidie dengan BKSDA Aceh yang merupakan bentuk keseriusan dan komitmen Pemerintah Daerah dalam rangka penanggulangan gangguan satwa liar di wilayah Pidie.

“Semoga momen penandatanganan ini dapat mempermudah kerja sama kita kedepan.” Jelas Pj Bupati Pidie.

“Ini bukan persoalan mudah, jadi butuh kesadaran semua pihak dalam penanganan satwa liar gajah. Kita harus berfikir dan berupaya keras bagaimana cara menangani permasalahan ini.” Sebut Samsul.

Baca Juga :  Aceh Barat Gelar HARKANNAS ke-11, Tekankan Konsumsi Ikan untuk Generasi Emas

Pada kesempatan yang sama, Kepala BKSDA Aceh, Ujang Wisnu Barata., S.Hut., M.Sc., M.Si mengucapkan terimakasih serta apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pidie atas kolaborasi dan sinergitas yang telah terlaksana dalam menangani dan mengendalikan satwa liar di Wilayah Kabupaten Pidie.

Kata dia, hibah yang telah tertandatangani tersebut akan dimanfaatkan semaksimal mungkin, dan berharap agar permasalahan satwa liar ini dapat terus ditangani secara bersama-sama, karena menurutnya, pihak BKSDA tidak mungkin dapat menjalankan sendiri upaya penanganan tersebut tanpa bantuan dari Pemkab Pidie.

Baca Juga :  Kabid Propam Polda Aceh: Kedisiplinan dan Profesionalisme Harus Dijaga!

Hadir pada pertemuan ini, Plt. Asisten III Setdakab Pidie, Nasrinah Hanim, S.STP., M.P.A., Kepala BPKK Kabupaten Pidie, Teuku Hendra Hidayat Yoga, S.STP.,M.Ec.,Dev., Kepala Bidang Aset BPKK Pidie, Dr. Cut Maitriani, S.STP., M.Eng., Kabag Pemerintahan Setdakab Pidie, Almanza, S.STP., dan Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pidie, Murdani, ST., MT.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Pj Gubernur Aceh Lantik tiga Penjabat Bupati/Wali Kota  

Daerah

Nasir Djamil isi Kuliah Umum Bersama Mahasiswa UIN Ar-Raniry

Daerah

PT Solusi Bangun Andalas Raih Empat Penghargaan “Perempuan Berbakti 2025” dari CFCD

Pemerintah

Panwaslih Simeulue Keluarkan Imbauan untuk Para Calon 

Nasional

Diam Bukan Pilihan! Bersama Lindungi Perempuan dan Anak

Aceh Timur

PLT Dinkes Aceh Timur Minta Puskesmas Layani Maksimal Pasien BPJS

Pemerintah

Ramadhan Mempererat Ukhuwah dan Menguatkan Tekad Membangun Daerah

Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar Hadiri Lokakarya Peningkatan Kualitas Pembelajaran Guru dan Murid