Home / Pemerintah Aceh

Senin, 21 September 2026 - 19:11 WIB

Plt. Kadistanbun Kembali Buka Pelatihan Budidaya Sawit

mm Redaksi

Plt. Kepala Distanbun Aceh, Azanuddin Kurnia, menyampaikan materi pada Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit bagi pekebun asal Aceh Timur di Banda Aceh. Foto: Dok. Istimewa

Plt. Kepala Distanbun Aceh, Azanuddin Kurnia, menyampaikan materi pada Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit bagi pekebun asal Aceh Timur di Banda Aceh. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Perkebunan, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Dinas Perkebunan dan Peternakan Aceh Timur dan Best Planter Indonesia (BPI) kembali menyelenggarakan pelatihan teknik budidaya kelapa sawit. Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit di A. Yani dan Hotel Grand Nanggroe Banda Aceh untuk gelombang ketiga (angkatan 13 – 18) dengan jumlah peserta sekitar 180 orang yang berasal dari Kabupaten Aceh Timur.

Pelatihan ini merupakan salah satu strategi dalam peningkatan sumber daya manusia bagi pekebun sawit. Tujuan akhirnya adalah bagaimana bisa tercapai peningkatan produksi, produktivitas dan pendapatan pekebun sawit. Pada pembukaan juga turut Hadir Kabid PPSDMP Mukhlis, SP, MA,  Ketua Panitia Butet Hartati dan sejumlah staf terkait serta Friandito, SP, MM Direktur Operasional BPI beserta para instruktur.

Pelatihan ini juga bagian dari implementasi visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh. Dimana salah satu misi adalah mewujudkan kemandirian ekonomi Aceh berbasis pada sektor unggulan Aceh serta misi meningkatkan kualitas sumber daya manusia, ujar Azanuddin Kurnia Plt. Kadistanbun Aceh.

Pelatihan ini merupakan salah satu strategi dalam peningkatan sumber daya manusia bagi pekebun sawit. Tujuan akhirnya adalah bagaimana bisa tercapai peningkatan produksi, produktivitas dan pendapatan pekebun sawit. Pada pembukaan juga turut Hadir Kabid PPSDMP Mukhlis, SP, MA,  Ketua Panitia Butet Hartati dan sejumlah staf terkait serta Friandito, SP, MM Direktur Operasional BPI beserta para instruktur.

Baca Juga :  Gubernur Muzakir Manaf Buka Aceh Ramadhan Festival 2025 

Pelatihan ini juga bagian dari implementasi visi misiGubernur dan Wakil Gubernur Aceh. Dimana salah satu misi adalah mewujudkan kemandirian ekonomi Aceh berbasis pada sektor unggulan Aceh serta misi meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kelapa sawit adalah salah satu komoditi unggulan daerah dan nasional dan peningkatan SDM para pekebun sawit juga sangat diperlukan selain terhadap kebutuhan bibit, pupuk, air dan sarana prasarana lainnya, termasuk pada sektor tanaman pangan seperti padi dan jagung.

Petani sawit atau pekebun sawit harus naik kelas. Selama ini hanya sebagai pekebun, maka usahakan dengan daya juang yang tinggi pasca pelatihan ini bisa menjadi pengusaha kebun, minimal sekali mampu memenuhi kebutuhan kebun, keluarga dan berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya sampai kepada menabung. Untuk itu kami menyarankan kepada peserta untuk dapat merubah mindset (pikiran) dari selama ini hanya sebagai pekebun harus rubah bisa menjadi pengusaha kebun walau kecil-kecilan sesuai dengan luas lahan yang ada.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Gerak Cepat Penuhi Permintaan Bantuan Logistik Wabup Aceh Utara

Untuk bisa meraih itu, maka pekebun harus berkelompok atau tergabung dalam koperasi. Kalau sudah mempunyai kelembagaan maka akan mudah untuk menyelesaikan masalah dan lebih mudah mendapatkan program baik dari pemerintah maupun non pemerintah. Selain itu usahakan lahan sawit kita masuk pada Kawasan yang legal artinya di APL (areal penggunaan lain) dan jangan dalam Kawasan hutan atau Kawasan gambut.

Selain itu, perbaiki tata kelola budidaya kebunnya. Nah, pelatihan ini salah satunya akan berbagi ilmu dan wawasan terkait dengan budidaya Teknik perkebunan sawit. Termasuk juga bagaimana melakukan tata kelola keberlanjutan dan lingkungan hidup. Hal ini penting untuk menghindari dan meminimalkan bencana dari aktivitas perkebunan kita, ujar Azanuddin Kurnia yang dilanjutkan dengan pemaparan sebagai narasumber. Selain itu, usahakan semua kebun petani bisa ikut dalam program untuk mendapatkan STDB (surat tanda daftar budidaya) dari kabupaten yang kemudian pada saatnya bisa ikut ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil) dan juga RSPO (Roundtable Sustanaible Palm Oil).

Baca Juga :  Sekda Aceh Ikuti Senam Bersama dan Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Azanuddin Kurnia juga menjelaskan bahwa Distanbun Aceh pada tahun 2024 sudah melatih sekitar 236 orang pekebun sawit yang berasal dari Aceh Barat 111 orang dan Nagan Raya 125 orang. Kemudian tahun 2025 naik menjadi 669 orang dengan rincian Aceh Tamiang 424 orang dan Aceh Timur 245 orang. Kemudian tahun 2026 naik menjadi 1.643 orang dengan rincian dari Subulussalam 94 orang, Aceh Singkil 365 orang, Aceh Tamiang 421 orang dan Aceh Timur 703 orang. Total Insya Allah dari 2024 s.d. 2026 sebanyak 2.548 orang.

Pelatihan yang dilaksanakan oleh BPI dipimpin oleh Direktur Operasional Friandito, dengan jumlah peserta 180 orang yang berasal dari Kabupaten Aceh Timur. Teori dilaksanakan di Hotel A. Yani dan Grand Nanggroe kemudian praktek lapangan dilaksanakan di PT ASN Aceh Barat.

Pada kesempatan tersebut, Kabid PPSDMP Distanbun Aceh Mukhlis, SP, MA memaparkan tentang bagaimana memperkuat kelembagaan kelompok tani, mulai cara pembentukan sampai kepada penguatan kelompok pasca terbentuk. Insya Allah kita akan bantu bersama dengan para penyuluh dan petugas di kabupaten/kota.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Sidak RSUD Kota Langsa, Sekda Nasir: Bangun Komunikasi dan Edukasi Pasien

News

Kepala DPMPTSP Aceh Pimpin Donor untuk Penuhi Kebutuhan Darah Aceh

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh M. Nasir Tegaskan Media Siber sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Prioritaskan Penguatan Pendidikan Vokasi, Sekda Buka Uji Kompetensi Jenjang 7 di USK

Pemerintah Aceh

Dinas Dayah Aceh Beri Masukan Strategis untuk Penyempurnaan Qanun Dayah Pidie Jaya

Aceh Besar

Syech Muharram dan Syukri A Jalil Dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar Periode 2025-2030

Daerah

Pemerintah Aceh dan Pemkab Bireuen Perkuat Sinergi Tangani Dampak Sosial Pasca Banjir

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Apresiasi Peran FKPA dalam Pengembangan Kreativitas dan Kemandirian Perempuan