Home / Daerah

Kamis, 6 Oktober 2022 - 20:17 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, BSI Upgrade ATM di Aceh

mm Redaksi

NOA | Banda Aceh – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus berkomitmen menghadirkan kemudahan layanan dan memberikan rasa nyaman bagi nasabah dalam bertransaksi keuangan di Provinsi Aceh. Terbaru, BSI meningkatkan kualitas jaringan dan kehandalan Automatic Teller Machine (ATM) di Bumi Serambi Mekkah melalui penggantian mesin ATM baru di sejumlah lokasi strategis, Rabu (6/10/2022).

Penggantian mesin ATM baru tersebut berlokasi di Bandara Sultan Iskandar Muda, Hermes Palace Hotel, dan Pulau Sabang. Dengan upgrade ATM tersebut maka transaksi wisatawan mancanegara dengan menggunakan kartu debit/kredit luar negeri dapat dilayani.

“Ini merupakan upaya BSI dalam melakukan peningkatan kualitas layanan bagi masyarakat Aceh. Penggantian tiga ATM ini merupakan langkah awal, yang nantinya secara bertahap seluruh ATM BSI di Aceh dapat menggunakan kartu berlogo Visa saat proses izin acquirer telah selesai. Ini juga merupakan bukti komitmen BSI dalam menyukseskan implementasi Qanun yang dibuat oleh Pemerintah Aceh,” kata SEVP Operation BSI, Wahyu Avianto.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Barat Aktif Fasilitasi Pencari Kerja dengan Pelatihan Berbasis Kompetensi

Pemilihan lokasi strategis tersebut karena Bandara Sultan Iskandar Muda merupakan pintu masuk bagi wisatawan maupun investor yang akan berkunjung ke Aceh. Sementara Hermes Palace Hotel merupakan lokasi strategis untuk akomodasi, aktivitas bisnis dan konvensi bagi investor. Adapun Sabang saat ini sedang gencar mempromosikan pariwisata mereka, khususnya menjelang PON 2024, di mana Sabang menjadi salah satu lokasi arena pesta olahraga 4 tahunan tersebut.

Baca Juga :  Event Setia 3 Tahun KAC di Ikuti Oleh 53 Atlet Panahan

Di Aceh sendiri, BSI memiliki 167 kantor cabang, 690 Mesin ATM, 849 mesin EDC dan merchant, 9.272 QRIS, dan 9.859 agen laku pandai BSI Smart yang tersebar hingga desa-desa.

Untuk mendorong kemajuan perekonomian Aceh, BSI belum lama ini juga melakukan groundbreaking pembangunan Regional Office di Kota Banda Aceh. Gedung tersebut nantinya akan menjadi gedung tertinggi di Provinsi Aceh. Pembangunan Regional Office Aceh sendiri menggunakan konsep green building yang dipadukan dengan nilai-nilai adat lokal.

Dari sisi pembiayaan, BSI fokus pada pembiayaan di sektor UMKM. Banda Aceh dipilih menjadi lokasi pertama pembangunan UMKM Center BSI, dilanjutkan dengan Kota Yogyakarta dan Surabaya. Dari total 1.037 UMKM binaan BSI lewat UMKM Center, UMKM asal Aceh menjadi yang terbesar dengan jumlah 777 UMKM yang dibina oleh BSI.

Baca Juga :  Penerangan Kodam IM Laksanakan Kegiatan Pembinaan Media Masa

Selain itu, salah satu desa binaan BSI, lewat program Desa BSI (Bangun Sejahtera Indonesia), di Desa Meunasah Asan, Aceh Timur berhasil melakukan ekspor perdana berupa 60 ton ikan bandeng ke Korea Selatan dan Jepang.

“BSI fokus pada pembiayaan sektor UMKM. Dari target Rp 2,4 triliun KUR 2022, sudah Rp 2,1 triliun yang tersalurkan, tentu ini sangat membantu para pelaku UMKM di Aceh.” Tutup Wahyu.

Share :

Baca Juga

Daerah

Peserta UKW PWI Aceh Angkatan XVII Lulus 100 Persen

Daerah

Polda Aceh Terima Aspirasi YLBH-KI Aceh Barat, Tegaskan Seluruh Pengaduan Akan Ditindaklanjuti Sesuai Prosedur Hukum

Daerah

Bappenas dan Badan Gizi Nasional Kunjungi Banda Aceh Bahas Analisis Program Makan Bergizi Gratis

Aceh Barat Daya

Abdul Razak Pimpin Prima DMI Kabupaten Aceh Barat Daya

Daerah

Tinjau Pemulihan Bencana di Pidie Jaya, Menko Polkam : ini beban kita semua

Daerah

LMND Dukung Pemerintah Aceh Tertibkan Tambang Ilegal di Delapan Kabupaten

Daerah

Terakreditasi Baik Sekali, UNDIRA Perkuat Rekam Jejak Akademik Dosen untuk Masa Depan Visioner

Daerah

Ulama Kharismatik Aceh, Abu Kuta Krueng Meninggal Dunia