Home / Daerah / Peristiwa

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:05 WIB

TNI AL Evakuasi ABK Kapal akibat terbakar di Perairan Selat Sunda

Farid Ismullah

TNI AL Evakuasi ABK Kapal akibat terbakar di Perairan Selat Sunda, Kamis (19/2/2026). (Foto : NOA.co.id/HO-Dispenal).

TNI AL Evakuasi ABK Kapal akibat terbakar di Perairan Selat Sunda, Kamis (19/2/2026). (Foto : NOA.co.id/HO-Dispenal).

Jakarta – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banten di bawah jajaran Komando Armada (Koarmada) I bergerak cepat melaksanakan aksi penyelamatan dan evakuasi terhadap Anak Buah Kapal (ABK) KM. Inti Mariana 7 yang mengalami kebakaran hebat di perairan Selat Sunda, Kamis (19/02).

Dalam keterangan resmi Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Dispenal), Aksi heroik ini bermula saat Jaga Kodal Lanal Banten menerima informasi mengenai adanya kebakaran kapal pada pukul 08.45 WIB. Melalui pantauan kamera pengawas Surveillance Delivery System (SDS) Lanal Banten, terlihat kepulan asap hitam membumbung tinggi di laut. Menindaklanjuti hal tersebut, Komandan Lanal Banten segera memerintahkan unsur operasional, yaitu RBB Pulau Deli, untuk menuju lokasi kejadian guna melaksanakan evakuasi medis darurat.

Baca Juga :  Pemerintah Salurkan Rp341,7 miliar Dana Perbaikan Rumah untuk Penyintas Bencana di Aceh

“KM. Inti Mariana 7 (114 GT) yang mengangkut 31 orang ABK diketahui bertolak dari Muara Baru, Jakarta, menuju perairan Panaitan. Menurut keterangan Nakhoda, Mukriyanto (53), api pertama kali muncul dari ruang mesin. Meski seluruh ABK sempat berupaya memadamkan api menggunakan APAR, kobaran api justru semakin membesar karena menjalar ke arah tangki BBM, sehingga nakhoda menginstruksikan seluruh kru untuk menyelamatkan diri dengan cara melompat ke laut,” Tulis Dispenal dalam keterangannya.

Baca Juga :  Kapolda Aceh Sambut Kedatangan Tim Korbinmas Polri

Selanjutnya, Dalam proses evakuasi yang dilakukan oleh tim TNI AL bersama kapal ikan lain yang melintas, tercatat total 31 ABK berhasil ditangani dengan rincian 28 orang dinyatakan selamat, 1 orang meninggal dunia, dan 2 orang saat ini masih dalam proses pencarian intensif.

Seluruh korban selamat segera dibawa ke Balai Pengobatan (BP) Lanal Banten untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Sementara itu, korban meninggal dunia telah dievakuasi ke RS Panggung Rawi. Seluruh barang pribadi milik ABK dilaporkan ludes terbakar, dan hanya dokumen kapal yang berhasil diselamatkan oleh Nakhoda.

Baca Juga :  Dukung Sekolah Rakyat, Aceh Utara Siapkan Lahan 351.723 M Persegi

Lanal Banten telah berkoordinasi dan menyerahkan penanganan perkara serta tindak lanjut ABK kepada Ditpolairud Polda Banten. Hingga saat ini, unsur TNI AL masih bersiaga dan melakukan pencarian terhadap dua korban yang belum ditemukan.

“Aksi cepat tanggap ini merupakan implementasi nyata dari perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali agar unsur TNI Angkatan Laut selalu sigap dan memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP),” Demikian Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Tahun 2024, Aceh Singkil Usulkan 2.140 Ha Perlepasan kawasan hutan

Daerah

Karutan Kelas IIB Aceh Singkil : Setiap pot selai berbicara tentang manusia yang bangkit dari keterpurukan

Daerah

Kabagops dan Kapolsek Jajaran Polres Pidie dimutasi

Daerah

Bupati TRK Tegaskan PMKS Wajib Patuhi Harga Sawit, Ancam Cabut Izin Jika Melanggar

Daerah

Kunjungi Stand Masak Festival Peh Keukarah Bireun, Haji Mukhlis : Festival Peh Keukarah Penting Untuk Kelestarian Kebudayaan Bireuen

Daerah

Muhammad Balia Kecam Kontes Kecantikan Transpuan di Jakarta, Dinilai Telah Lecehkan Aceh

Daerah

Dugaan Pungli, Ini Kata Plt. Disdik Aceh Singkil

Daerah

Pascabencana, Pemkab Pidie Jaya Targetkan Pengungsi Keluar dari Tenda Sebelum Puasa