Home / Aceh Besar / Pemerintah

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:56 WIB

Wabup Aceh Besar Buka FGD MES, Bahas Penguatan Ekonomi Syariah dan Ketahanan Ekonomi Daerah

mm Redaksi

Wakil Bupati Aceh Besar Drs H Syukri A Jalil pimpin rapat FGD Masyarakat Ekonomi Syariah Kabupaten Aceh Besar di Gedung Dekranasda, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Rabu (25/02026). Foto: Dok. MC Aceh Besar

Wakil Bupati Aceh Besar Drs H Syukri A Jalil pimpin rapat FGD Masyarakat Ekonomi Syariah Kabupaten Aceh Besar di Gedung Dekranasda, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Rabu (25/02026). Foto: Dok. MC Aceh Besar

Kota Jantho — Wakil Bupati Aceh Besar, Drs. H. Syukri A. Jalil, secara resmi membuka Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Aceh Besar di Aula Dekranasda Aceh Besar, Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Rabu (25/2/2026).

Kegiatan pra talk show tersebut mengangkat tema “Sinergi Intelektual dalam Ketahanan Ekonomi dan Mencetak Generasi Unggul” dan melibatkan berbagai unsur penting, di antaranya Asisten II Sekdakab Aceh Besar, Ketua Kadin Aceh Besar, Kepala Dinas Syariat Islam, Kepala Baitul Mal, perwakilan MPD, MAA, MPU, Dinas Dayah, MES, hingga Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI).

Tindak Lanjut Audiensi

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menjelaskan bahwa FGD tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil audiensi antara MES dan ICMI bersama pemerintah daerah. Ia menyampaikan bahwa Bupati Aceh Besar mendorong agar topik seminar ekonomi syariah dirumuskan secara matang dan disepakati bersama berbagai unsur.

Baca Juga :  Ditjen PDASRH : Empat Langkah Koreksi Wujudkan DAS Sehat, Hutan Lestari, Masyarakat Sejahtera

“Hasil audiensi MES dan ICMI bersama pemerintah daerah mengarah pada perlunya kesepakatan bersama terkait topik seminar, agar benar-benar fokus pada penguatan ekonomi syariah,” ujarnya.

Menurutnya, sebelumnya telah dilakukan musyawarah kecil antara MES dan ICMI, yang kemudian disepakati untuk diperluas melalui forum FGD agar pembahasan lebih komprehensif dan inklusif.

Bahas Isu Aktual Ekonomi Syariah

Wabup menegaskan, diskusi dalam FGD tidak hanya bersifat formal, tetapi diharapkan berlangsung santai, terbuka, dan produktif guna melahirkan gagasan strategis.

Baca Juga :  Bupati Resmi launching Program Makan Bergizi Gratis dan Dapur Sehat di SMA 1 Simeulue Timur

Ia juga menyoroti pentingnya membahas isu-isu aktual yang berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat di daerah yang menerapkan Syariat Islam seperti Aceh Besar. Menurutnya, masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu diselaraskan antara praktik ekonomi sehari-hari dengan prinsip syariah.

“Di satu sisi kita adalah daerah Syariat Islam, namun di sisi lain masih ada persoalan dalam kehidupan sehari-hari yang perlu kita kaji bersama, termasuk praktik perbankan dan dinamika kenaikan harga emas yang berdampak pada ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Harapkan Rekomendasi Konkret

Diskusi FGD difokuskan pada penerapan ekonomi syariah secara nyata di Aceh Besar, termasuk penguatan peran lembaga terkait, ulama, akademisi, serta pelaku usaha dalam mendukung kebijakan ekonomi daerah berbasis syariah.

Baca Juga :  Menko Polkam: Pemerintah Siap Sukseskan Pelaksanaan Mudik dan Idul Fitri 1446 H Tahun 2025

Wabup juga mengapresiasi kehadiran Ketua Kadin Aceh Besar sebagai representasi pelaku ekonomi yang memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah daerah.

Pertemuan ini diharapkan menghasilkan rekomendasi konkret dan aplikatif yang menjadi dasar pelaksanaan seminar ekonomi syariah yang direncanakan MES dan ICMI ke depan.

“Kita berharap FGD ini menyamakan persepsi, menyamakan misi, serta melahirkan rekomendasi yang kuat. Dengan begitu, kegiatan ini tidak hanya seremonial, tetapi memberi dampak nyata bagi pengembangan ekonomi syariah di Aceh Besar,” pungkasnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Wakili Pj Bupati, Sekda Aceh Besar Hadiri Rapat Evaluasi Penanganan Siaga Bencana

Nasional

Dirjen KSDAE Dorong Peran Aktif Generasi Muda Dalam Upaya Konservasi Alam

Internasional

Imigrasi RI dan Kamboja Sepakati Kerjasama Pencegahan TPPO

Aceh Barat

MPU Aceh Barat Gelar Sosialiasi Fatwa dan Hukum Zakat Fitrah

Nasional

Sekjen Kemendagri Imbau Pemda Bantu Optimalkan Penyaluran Beras SPHP

Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar Buka Bimtek Replikasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial 

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Buka Konsultasi Publik Penyusunan RKPK Tahun 2023

Aceh Besar

Wabup Aceh Besar Terima Aspirasi Ratusan Nakes Terkait Perpanjangan SK Bakti