Home / Daerah / Pemerintah / Simeulue

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 11:41 WIB

500 Lebih Warga Simeulue Gagal Lolos PPPK Paruh Waktu, DPRK Kritik Pemerintah Abai

Argamsyah

Ketua Fraksi Simeulue Emas DPRK Simeulue, Zainudin, yang akrab disapa Jejen. Foto: (Ist).

Ketua Fraksi Simeulue Emas DPRK Simeulue, Zainudin, yang akrab disapa Jejen. Foto: (Ist).

Simeulue – Lebih dari 500 warga Simeulue yang telah mengabdi puluhan tahun sebagai tenaga honorer hingga kini belum mendapatkan kesempatan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu, Sabtu (4/10/2025).

Meskipun dinilai memenuhi syarat, nama mereka tak kunjung tercantum dalam daftar resmi pengangkatan PPPK, paruh waktu, menimbulkan kekecewaan dan kesedihan di tengah masyarakat.

Ketua Fraksi Simeulue Emas DPRK Simeulue, Zainuddin, yang akrab disapa Jejen, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah berjanji akan mengusulkan kembali nama-nama tersebut setelah dilakukan musyawarah bersama dengan DPRK Simeulue. Namun, hingga pekan kedua sejak janji itu disampaikan, belum ada langkah konkret yang dilakukan pemerintah.

Baca Juga :  RAPBK Perubahan Aceh Barat Tahun Anggaran 2021 Disetujui

“Kami sudah berusaha memperjuangkan nasib mereka yang memenuhi syarat namun belum lolos. Hanya tinggal menunggu data yang valid dari pemerintah,” kata Jejen.

Jejen menegaskan, keterlambatan penyediaan data valid oleh Pemerintah Kabupaten Simeulue terkesan sebagai bentuk pengabaian terhadap nasib tenaga honorer yang selama ini mengabdi dengan setia.

Baca Juga :  Wujud Kepedulian, Partai Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Simeulue

‎“Sebenarnya data itu bisa siap dalam dua hari, tapi hampir dua minggu berlalu, kami belum menerima apa-apa. Ini sangat disayangkan,” ujarnya.

Menurut Jejen, DPRK akan terus mengawal proses pengusulan agar para tenaga honorer yang sudah puluhan tahun mengabdi tersebut mendapat haknya.

“Kita berharap pemerintah daerah lebih serius dan segera mengusulkan nama-nama yang layak dan memenuhi syarat. Mereka sudah menunggu terlalu lama,” tegasnya.

Sejumlah warga yang belum lolos mengaku kecewa dan merasa nasib mereka diabaikan. “Kami sudah lama mengabdi, berharap jadi PPPK paruh waktu, tapi sampai sekarang tak ada kejelasan,” ujar salah satu tenaga honorer yang enggan disebut namanya.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan dan Dinkes Simeulue Gencarkan Sosialisasi Layanan Gigi JKN

Kasus ini menjadi sorotan penting mengenai perlakuan pemerintah daerah terhadap tenaga honorer yang sudah lama berkontribusi namun belum mendapatkan pengakuan dan kepastian status pekerjaan yang jelas.

Hingga berita ini ditayangkan, wartawan Noa.co.id masih berupaya melakukan konfirmasi dengan pihak Pemerintah Kabupaten Simeulue.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Dandim 0115 Simeulue Bersama Ketua Persit KCK Berikan Dukungan untuk Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus

Aceh Barat

Mahdi Efendi Buka Temu Dialog Isu Aktual di Aceh

Daerah

Muhammad Faisal Jabat Ketua Perwakilan LASKAR Sabang

Aceh Barat

BPBD Aceh Barat dan Korem 012/TU Gelar Apel Siaga Bencana

Aceh Besar

DLH Aceh Besar Gelar Tes Narkoba untuk 75 Petugas Kebersihan di Sibreh

Aceh Jaya

Bupati Aceh Jaya Terima Penghargaan Desa Percontohan Antikorupsi untuk Gampong Kabong

Daerah

Peringati Hari Bakti Perdana, Kanwil Ditjenpas dan Ditjenim Aceh Gelar Tasyakuran serta Perkuat Sinergi Lintas Instansi

Berita

Ramza Harli Buka Sosialisasi Pembentukan Koperasi Syariah di Banda Aceh: Dorong Pemerataan Ekonomi Masyarakat