Home / Pemerintah Aceh

Minggu, 5 April 2026 - 15:51 WIB

Mubes MAA Dibuka oleh Mualem, PYM Malik Mahmud Al-Haythar Memberi Pengarahan Tentang Keistimewaan Aceh

mm Redaksi

Tgk. Miftah Tjut Adek, Ketua Panitia SC Mubes MAA 2026. Foto: Dok. Istimewa

Tgk. Miftah Tjut Adek, Ketua Panitia SC Mubes MAA 2026. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Musyawarah Besar (Mubes) Majelis Adat Aceh (MAA) akan berlangsung 7 hingga 8 April 2026, di Meuligo atau Istana Wali Nanggroe dan Hotel Ayani Banda Aceh.

Mubes MAA untuk masa bakti 2026 – 2031 akan dibuka oleh Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, yang akrap disapa Mualem dan pengarahan tentang keistimewaan Aceh saat pembukaan Mubes akan disampaikan langsung oleh Wali Nanggroe, Paduka Yang Mulia (PYM), Tgk. Malik Mahmud Al- Haythar, pada acara pembukaan, Selasa, 7 April 2026, kata Ketua Panitia Mubes MAA 2026, Miftah Tjut Adek, melalui siaran pers, Minggu 5 April 2026.

Baca Juga :  Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas

“Pembukaan Mubes kita adakan di Meuligo Istana Wali Nanggroe, kemudian dilanjutkan di hotel Ayani, kawasan peunayong, Banda Aceh,” kata Miftah Tjut Adek, saat ini sebagai Panglima Laot Aceh.

Menurutnya, untuk koordinasi pelaksanaan Mubes MAA 2026, Gubernur Aceh, H. Muzakir Munaf, melalui Sekda Aceh, M. Nasir, menyambut baik pelaksanaan Mubes MAA yang akan berakhir masa bakti tahun 2021 – 2026 pada tanggal 9 Mei 2026, Gubernur Aceh berharap Mubes berjalan lancar, jelas Miftah Tjut Adek.

Baca Juga :  Penegakkan SI, Kadis Syariat Islam Apresiasi langkah WaliKota

“Wali Nanggroe bahkan berharap pembukaan Mubes MAA di Meuligo Wali Nanggroe, agar Paduka Yang Mulia Tengku Malik Mahmud, bisa langsung mendampingi kegiatan Mubes bersama seluruh jajaran majelis,” katanya.

Mubes MAA tahun 2026 dilaksanakan atas perintah Qanun Nomor 8 Tahun 2019 tentang Majelis Adat Aceh, bahkan pada pasal 26 ayat 1, meminta kepada pengurus MAA untuk melaksanakan Mubes, paling lambat 3 (tiga) bulan sebelum berakhir masa kepengurusan MAA, yaitu sebelum tanggal 9 Mai 2026.

Sementara Ketua MAA, Prof. Yusri Yusuf, yang baru dilantik pada bulan September 2025, sebagai Ketua MAA pergantian antar waktu masa bakti 2021 – 2026, sebagai pengurus sisa waktu hingga 9 Mai 2026, hanya fokus pada penyelenggaraan Mubes untuk masa bakti 2026 – 2031, seperti perintah Qanun Nomor 8 tahun 2019.

Baca Juga :  Wagub Aceh Temui Dua Menteri di Jakarta, Minta Dukungan Perpanjangan Dana Otsus

“Saya nengajak seluruh MAA kabupaten dan kota, MAA perwakilan serta seluruh peserta Mubes untuk mengsukseskan Mubes ini, agar MAA kuat dan bermartabat dalam menjaga adat istiiadat Aceh dalam keistimewaan Aceh, sehingga Aceh bisa bangkit menyejajarkan diri dengan bangsa lain di dunia,” sebut Prof. Yusri Yusuf.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Pj Gubernur Safrizal Tinjau Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Pidie Jaya

Pemerintah Aceh

Sampaikan LKPJ 2025, Mualem Dorong Pembangunan Berkelanjutan

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Bersama Mendagri dan Mensos Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Aceh Timur

Banda Aceh

ASN Pemerintah Aceh Raih Gelar Doktor Lewat Publikasi Jurnal Q1, Lulus Cumlaude di USK

Pemerintah Aceh

Bunda Guru Aceh Salurkan Seragam dan Makanan Bergizi untuk Siswa Terdampak Banjir di Aceh Timur

Pemerintah Aceh

Peresmian Dua Bendungan Aceh, Gubernur Mualem Berterimakasih pada Presiden Prabowo

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Fadhlullah Mediasi Konflik APBK Aceh Singkil 2026, Eksekutif-Legislatif Sepakat

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Percepat Relokasi Pengungsi ke Huntara Jelang Ramadhan 2026