Home / Politik

Selasa, 7 April 2026 - 13:17 WIB

Martini Ungkap Pokir DPRA Rp4 Miliar per Anggota, Dinilai Tak Cukup Tampung Aspirasi Masyarakat

mm Redaksi

Anggota DPRA Fraksi Partai NasDem, Martini, menyampaikan keterbatasan anggaran Pokir di Gedung DPRA, Banda Aceh, Senin (6/4/2026). Foto: Dok. Istimewa

Anggota DPRA Fraksi Partai NasDem, Martini, menyampaikan keterbatasan anggaran Pokir di Gedung DPRA, Banda Aceh, Senin (6/4/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Anggota DPRA Fraksi Partai NasDem, Martini, mengungkap besaran alokasi Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) anggota dewan yang hanya Rp4 miliar per orang. Dalam Rapat Paripurna Tahun 2026, Martini menilai angka ini tidak cukup untuk menampung semua aspirasi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing.

“Kita hanya mendapatkan Rp4 miliar untuk Pokir per anggota, itu sangat terbatas. Banyak aspirasi masyarakat yang ingin kita realisasikan, tapi alokasi ini belum mencukupi,” ungkap Martini di Gedung DPRA, Banda Aceh, Senin (6/4/2026).

Baca Juga :  Balon Walkot Banda Aceh, Aminullah Duet Afdhal Khalilullah

Menurut Martini, sebagian besar dana Pokir digunakan untuk pembangunan rumah ibadah, yaitu Rp3,5 miliar untuk masjid, Rp300 juta untuk sekolah, dan Rp200 juta untuk dayah. Ia menekankan bahwa anggaran ini harus dikelola secara transparan agar aspirasi masyarakat yang disampaikan saat reses benar-benar terealisasi.

Baca Juga :  Diduga salah Satu Cagub Aceh Akan Mencoblos Dua Kali

Martini juga menyoroti adanya perbedaan besar antara kebutuhan masyarakat di lapangan dan besaran dana yang tersedia. “Di lapangan, banyak proyek yang membutuhkan dana lebih besar. Dengan Rp4 miliar, kita harus selektif dan ini tentu tidak bisa menampung semua aspirasi,” tambahnya.

Selain itu, Martini mendorong agar setiap dokumen Pokir dicatat dengan jelas dan tidak ada pemotongan anggaran saat disalurkan melalui Pemerintah Aceh. Hal ini penting agar publik mengetahui bagaimana dana digunakan dan untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap wakil rakyat.

Baca Juga :  Gubernur Muzakir Manaf Lantik Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh 

Legislator ini juga menyarankan agar DPRA melakukan evaluasi setiap tahun terhadap besaran Pokir, mengingat kebutuhan masyarakat yang terus meningkat. Ia berharap Pemerintah Aceh mempertimbangkan kenaikan anggaran Pokir agar lebih banyak aspirasi masyarakat bisa terakomodasi.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Politik

TRK Pimpin Golkar Nagan Raya 2026–2031, Salim Fakhry Yakin Partai Semakin Solid dan Berkontribusi

Aceh Barat Daya

MK PNA Sebut SK Untuk Safaruddin Tidak Sah

Daerah

HRD Tegaskan Komitmen Perjuangkan Infrastruktur Aceh, Soroti Peran Strategis Komisi V DPR RI

Aceh Barat Daya

Hendra Fadli Disebut Bacawabup, Begini Tanggapannya 

Politik

Mualem-Dek Fadh Resmi Pimpin Aceh, Harapan Besar untuk Kemajuan Ekonomi dan Pendidikan

Daerah

GM Kyriad Bambang Pramusinto Diminta Maju Wali Kota Banda Aceh

Politik

Abu Mudi Keluarkan Maklumat Guna Menangkan Bustami-Fadhil di Pilkada 2024

Politik

DPD PSI Pidie Konsolidasi Pengurus 23 Kecamatan, Perkuat Struktur Partai