Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, secara resmi membuka kelas digital berbasis Artificial Intelligence (AI) bagi guru Sekolah Dasar (SD) di Kota Banda Aceh.
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah kota dalam mendorong transformasi digital di sektor pendidikan, sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga pengajar agar mampu mengikuti perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Dalam sambutannya, Illiza menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi, khususnya AI, menjadi kebutuhan penting dalam dunia pendidikan modern. Guru diharapkan tidak hanya mampu mengajar secara konvensional, tetapi juga adaptif terhadap inovasi digital.
“Kita ingin para guru memiliki kemampuan dalam memanfaatkan teknologi AI untuk menunjang proses belajar mengajar yang lebih efektif dan kreatif,” ujar Illiza.
Kelas digital ini dirancang untuk memberikan pemahaman dasar hingga praktik penggunaan AI dalam pembelajaran, seperti pembuatan materi ajar interaktif, analisis kebutuhan siswa, serta pengembangan metode pengajaran berbasis teknologi.
Pemerintah Kota Banda Aceh juga berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program peningkatan kapasitas guru guna menciptakan sistem pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para guru dapat menjadi motor penggerak transformasi digital di sekolah masing-masing, serta mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih inovatif bagi siswa.
Editor: Amiruddin. MK













