BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh kembali melanjutkan program Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah strategis menekan inflasi dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Melalui Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan, dan Perikanan (DPPKP), kegiatan pangan murah kembali digelar pada Jumat 15 Mei 2026, di halaman Masjid Al-Hidayah, Lampulo, setelah sebelumnya sukses dilaksanakan di Komplek Cinta Kasih Budha Tzu Chi, Panteriek.
Kepala DPPKP Kota Banda Aceh, Iskandar, S.Sos, M.Si, mengatakan program tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi kenaikan kebutuhan pokok menjelang meugang dan hari raya.
“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, pemerintah ingin membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Idul Adha,” ujar Iskandar, Kamis (14/5/2026).
Ia menjelaskan, masyarakat dapat memperoleh paket kebutuhan pokok dengan harga Rp165 ribu per paket. Harga tersebut dinilai jauh lebih hemat dibandingkan harga pasar sehingga diharapkan mampu membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga warga.
Menurutnya, Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu instrumen pengendalian inflasi daerah yang rutin dilakukan pemerintah, terutama pada momentum hari besar keagamaan ketika harga sejumlah komoditas pangan cenderung mengalami kenaikan.
Selain menyediakan bahan pangan murah, kegiatan itu juga diramaikan oleh stand pelaku UMKM lokal yang menawarkan berbagai produk olahan kreatif dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Kehadiran UMKM diharapkan dapat ikut mendorong perputaran ekonomi masyarakat lokal.
Iskandar menambahkan, program tersebut diprioritaskan bagi warga Kota Banda Aceh agar distribusi manfaat tepat sasaran. Karena itu, masyarakat diminta membawa KTP berdomisili Banda Aceh saat melakukan pembelian di lokasi kegiatan.
“Kami mengimbau masyarakat datang lebih awal karena stok yang tersedia terbatas. Semoga program ini bisa membantu warga mempersiapkan kebutuhan Idul Adha dengan lebih hemat dan nyaman,” katanya.
Program Gerakan Pangan Murah mendapat sambutan positif dari masyarakat karena dinilai sangat membantu menjaga daya beli warga di tengah kondisi harga pangan yang cenderung meningkat menjelang hari raya. (Adv)
Editor: RedaksiReporter: Redaksi











