Home / Aceh Barat / Pemerintah

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:47 WIB

Bupati Aceh Barat Resmikan Fasilitas Kesehatan Baru di RSUD Cut Nyak Dhien, Tingkatkan Kapasitas Layanan Pasien

mm Redaksi

Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP, MM didampingi Wakil Bupati Said Fadheil, SH meresmikan sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan baru di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Selasa (2/6/2026). Foto: Dok. Istimewa

Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP, MM didampingi Wakil Bupati Said Fadheil, SH meresmikan sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan baru di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Selasa (2/6/2026). Foto: Dok. Istimewa

Meulaboh – Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP, MM bersama Wakil Bupati Said Fadheil, SH meresmikan sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh, Selasa (2/6/2026).

Peresmian yang berlangsung di halaman RSUD Cut Nyak Dhien tersebut meliputi penggunaan gedung baru dan Kamar Rawat Inap Standar (KRIS), penambahan alat Hemodialisa (HD), alat bantu CT Scan dan Mammography, mesin generator oksigen sentral, serta launching pemberlakuan jam besuk bagi pasien.

Bupati Tarmizi mengatakan bahwa salah satu tantangan terbesar yang dihadapi sektor kesehatan saat ini adalah keterbatasan ruang rawat inap. Tingginya jumlah pasien yang berobat ke RSUD Cut Nyak Dhien tidak hanya berasal dari Aceh Barat, tetapi juga dari Kabupaten Nagan Raya dan Aceh Jaya.
“Kekurangan kamar rawat inap menjadi tantangan yang harus segera kita jawab. Karena itu, hari ini kita meresmikan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas layanan kepada masyarakat,” ujar Tarmizi.

Baca Juga :  APAM : Tolak Wacana DPRA Skema Pembagian Doka 80:20 Persen Rugikan Rakyat dan Kabupaten/Kota

Ia menjelaskan, penambahan ruang dan tempat tidur pasien juga berdampak positif terhadap kebutuhan tenaga kesehatan. Dengan bertambahnya fasilitas pelayanan, sejumlah tenaga PPPK yang sebelumnya direncanakan untuk diberhentikan kini tetap dapat dipertahankan untuk mendukung operasional rumah sakit.

Selain itu, RSUD Cut Nyak Dhien kini memiliki fasilitas toilet berstandar modern yang dirancang menyerupai fasilitas di bandara internasional, sehingga memberikan kenyamanan lebih bagi pasien dan keluarga yang berkunjung.

Kemajuan lainnya adalah kemampuan rumah sakit memproduksi gas medis secara mandiri melalui generator oksigen sentral. Dengan sistem ini, distribusi oksigen tidak lagi menggunakan tabung yang harus didorong ke setiap ruangan, melainkan langsung disalurkan melalui jaringan pipa ke ruang perawatan pasien.

Baca Juga :  Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pemkab Aceh Besar Gelar Donor Darah

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menjelaskan pentingnya penerapan jam besuk bagi keluarga pasien. Menurutnya, pembatasan jam kunjungan bukan untuk membatasi silaturahmi, melainkan demi mendukung proses pemulihan pasien.
“Pasien membutuhkan waktu istirahat yang cukup. Karena itu kami berharap masyarakat dapat memahami kebijakan jam besuk ini sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan,” katanya.

Disisi lain, Tarmizi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Barat saat ini memfokuskan pembangunan pada dua sektor dasar, yaitu pendidikan dan kesehatan. Di bidang pendidikan, pemerintah terus berupaya meningkatkan kapasitas guru agar mampu menghasilkan generasi yang lebih berkualitas dan memiliki daya saing global, termasuk penguasaan bahasa asing seperti Bahasa Jepang.

Sementara di sektor kesehatan, ia menyoroti meningkatnya jumlah pasien yang datang berobat akibat pola konsumsi masyarakat yang kurang sehat. Kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi gula, tepung, santan, minyak goreng, serta penyedap makanan menjadi salah satu faktor meningkatnya berbagai penyakit tidak menular.

Baca Juga :  Bakri Siddiq Serahkan Perlengkapan Sekolah untuk Anak Yatim

Kondisi tersebut, lanjutnya, diperparah oleh masih banyaknya masyarakat yang melakukan pengobatan sendiri tanpa konsultasi atau resep dokter.
“Karena itu saya mengajak masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan di puskesmas terdekat. Lebih baik mencegah daripada mengobati,” tegasnya.

Bupati Tarmizi juga mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui aktivitas fisik seperti berolahraga, bersepeda, dan mengikuti kegiatan Car Free Day yang rutin digelar pemerintah daerah.

Tarmizi berharap RSUD Cut Nyak Dhien terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan tata kelola yang sehat dan profesional.
“Rumah sakit harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan dikelola secara baik, termasuk menjaga agar tidak terbebani oleh hutang yang dapat mengganggu pelayanan kesehatan,” pungkasnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

DW Aceh Barat Dorong Anak-anak Jadi Generasi Qur’ani melalui Lomba Bacaan Surat Pendek

Daerah

PT Raja Marga dan Lahan Sawit ‘Gelap’ Praktik Ilegal yang Mengancam Masa Depan

Aceh Barat

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Lapas Meulaboh Ikuti Panen Raya Serentak Kemenimipas

Pemerintah

Forkopimda ikuti Olahraga Bersama Dalam Rangka Menyambut Hari Bhayangkara Ke-76

Aceh Barat

Dana Hibah BNPB Rp 250 Juta Masih Sebatas Usulan Bukan untuk Penanganan Dampak Banjir

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Siapkan Announcement Room untuk Percepat SPBE dan Smart City Meulaboh

Aceh Besar

Wakili Pj Bupati, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Seulawah 2024

Aceh Barat

Imigrasi Kelas II Non TPI Meulaboh Melaksanakan Koordinasi serta Pendataan Awal Imigran Etnis Rohingya