Home / Aceh Barat / Pemerintah

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:28 WIB

Pemkab Aceh Barat Verifikasi 687 Rumah Tidak Layak Huni, Tentukan Skala Prioritas Bantuan RTLH

mm Redaksi

Ketua Satgas RTLH dan DTSEN Kabupaten Aceh Barat, Wistha Nowar, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, para camat, dan unsur terkait berfoto bersama usai rapat pemaparan hasil verifikasi lapangan pendataan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Aula Cut Nyak Dhien Bapperida Aceh Barat, Kamis (4/6/2026). Foto: Dok. Istimewa

Ketua Satgas RTLH dan DTSEN Kabupaten Aceh Barat, Wistha Nowar, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, para camat, dan unsur terkait berfoto bersama usai rapat pemaparan hasil verifikasi lapangan pendataan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Aula Cut Nyak Dhien Bapperida Aceh Barat, Kamis (4/6/2026). Foto: Dok. Istimewa

Meulaboh – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berkomitmen dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat melalui program penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Komitmen tersebut ditunjukkan melalui rapat pemaparan hasil verifikasi lapangan pendataan RTLH yang digelar di Aula Cut Nyak Dhien, Bapperida Aceh Barat, Kamis (4/6/2026).

Rapat tersebut dipimpin Ketua Satgas RTLH dan DTSEN Kabupaten Aceh Barat, Wistha Nowar, S.Pt., M.Si., didampingi Plt. Kepala Bapperida Aceh Barat, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Aceh Barat, Kepala Dinas Sosial Aceh Barat, serta dihadiri seluruh camat dan unsur terkait lainnya.

Baca Juga :  Kasab, Cinta dan Pengabdian : Dedikasi Istri Prajurit untuk Budaya Aceh

Dalam kesempatan itu, Wistha memaparkan hasil kunjungan lapangan yang telah dilakukan di 12 kecamatan se-Kabupaten Aceh Barat. Dari proses pendataan tersebut, sebanyak 687 unit rumah berhasil dikunjungi dan diverifikasi secara langsung untuk memastikan kondisi riil masyarakat penerima manfaat.

Wistha Nowar menjelaskan, data hasil verifikasi lapangan menjadi fondasi penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan rumah layak huni di Aceh Barat. Menurutnya, seluruh data yang telah terkumpul akan kembali diverifikasi guna menetapkan skala prioritas penerima bantuan berdasarkan kondisi dan tingkat kebutuhan masyarakat.
“Data yang telah terkumpul selanjutnya akan diverifikasi kembali guna menentukan skala prioritas pembangunan rumah, mulai dari Prioritas 1, Prioritas 2, hingga Prioritas 3 pada masing-masing kecamatan. Penetapan prioritas ini dilakukan secara objektif berdasarkan kondisi riil yang ditemukan di lapangan,” ujarnya.

Baca Juga :  Survei SKI : Angka Stunting Aceh Terus Menurun 

Tidak berhenti pada tahap pendataan, hasil verifikasi tersebut juga akan dibahas lebih lanjut di tingkat mukim pada setiap kecamatan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keakuratan data sekaligus membuka ruang partisipasi masyarakat dalam memberikan masukan terkait kondisi warga yang membutuhkan bantuan.

Disebut Wistha, Melalui proses verifikasi yang berjenjang dan melibatkan berbagai pihak, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap program penanganan RTLH dapat berjalan lebih tepat sasaran, transparan, dan berkeadilan.
“Rapat koordinasi ini menjadi bagian penting dalam upaya Pemerintah Kabupaten Aceh Barat untuk menghadirkan data yang akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan bidang perumahan, sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak dan aman,” tutup Wistha.

Baca Juga :  Menko Polkam Pastikan Sinergi Berkelanjutan Berantas Penyelundupan

Langkah ini menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dalam memastikan setiap warga memiliki akses terhadap tempat tinggal yang layak, sekaligus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Nasional

Dirjen KSDAE Dorong Peran Aktif Generasi Muda Dalam Upaya Konservasi Alam

Aceh Barat

Pimpin Apel Tanggap Bencana di Meulaboh, Kapolda Aceh: Bersinergi Hadapi Musim Hujan

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Gelar Apel Hari Pangan Sedunia Tahun 2023 

Pemerintah

Refocusing, Pendapatan Pidie Pada APBK-P 2021 Menjadi Rp 2,072 T

Aceh Jaya

DPRK dan Pemkab Aceh Jaya, Resmi Menetapkan APBK 2025

Daerah

Kebakaran di Simeulue, Warga Pertanyakan Ground Tank yang Tak Berfungsi

Aceh Besar

Kecamatan Mesjid Raya Gelar Musrenbang RKPK Tahun 2025

Daerah

Mellani Subarni Beri Dukungan Dua Pasien Anak Bocor Jantung di RS Harapan Kita Jakarta