Home / Hukrim / Nasional / Pemerintah

Jumat, 1 Agustus 2025 - 14:01 WIB

Menko Polkam Pastikan Sinergi Berkelanjutan Berantas Penyelundupan

mm Redaksi

Menko Polkam Jenderal Pol (purn.) Budi Gunawan. (Foto : NOA.co.id/HO-Kemenko Polkam RI).

Menko Polkam Jenderal Pol (purn.) Budi Gunawan. (Foto : NOA.co.id/HO-Kemenko Polkam RI).

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal Pol (purn.) Budi Gunawan memastikan bahwa melalui Desk Pencegahan dan Pemberantasan Penyelundupan akan melaksanakan sinergi berkelanjutan antar Kementerian/Lembaga dalam mencegah dan memberantas penyelundupan di tanah air.

“Saya akan terus mendorong dan memastikan Desk Pencegahan dan Pemberantasan Penyelundupan berkerja secara berkelanjutan dalam mensinergikan Kementerian/Lembaga guna memberantas penyelundupan di Indonesia,” jelas Menko Polkam Budi Gunawan dalam keterangan resminya, Jumat 1 Agustus 2025.

Baca Juga :  Kemenko Polkam dan BNPB Perkuat Koordinasi Hadapi Ancaman Karhutla

Menurut Menko Polkam, kerja sama lintas sektor sangat dibutuhkan dalam menjaga kedaulatan dan keamanan laut Indonesia, termasuk dalam penindakan penyelundupan yang kompleks dan terorganisir. “Pemerintah berkomitmen untuk memperkuat keamanan dan penegakan hukum, khususnya di wilayah laut yang rawan dimanfaatkan sebagai jalur penyelundupan lintas batas,” ungkapnya.

Diketahui bersama bahwa Direktur Jenderal Bea dan Cukai telah melaksanakan Penutupan Operasi Terpadu Semester I Tahun 2025 dan Launching Satuan Tugas Khusus Pemberantasan Penyelundupan. Dalam acara tersebut, dipaparkan hasil Operasi Jaring Sriwijaya dan Jaring Wallacea yang digelar sejak 1 Mei hingga 7 Juli 2025, dengan total 16 penindakan terhadap upaya penyelundupan barang ilegal seperti narkotika, pasir timah, rokok ilegal, produk tekstil, serta komoditas bahan pokok

Baca Juga :  28 Tahun Berdirinya Konsulat Indonesia di Songkhla

Salah satu penindakan menonjol adalah penggagalan penyelundupan 2 ton sabu oleh MV Sea Dragon Tarawa, yang berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara hingga Rp15 triliun dan mencegah penyalahgunaan narkotika terhadap 51 juta jiwa masyarakat.

Baca Juga :  Serangan AS ke Iran, Menko Polkam : Presiden Prabowo Prioritaskan Perlindungan WNI

“Saya juga mengapresiasi hal tersebut yang telah membuktikan kinerja dari Desk Pencegahan dan Penyelundupan selama ini dalam memberantas penyelundupan dan menegakan hukum serta menjaga kedaulatan ekonomi Indonesia melalui pengawasan maritim yang kuat dan strategis,” terangnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Jaya

Tertibkan Aset Daerah, DPMPKB Aceh Jaya Cek Kendaraan Operasional

Berita

Arus Mudik Lebaran Terpantau Lancar, Kakorlantas Pastikan Rekayasa Lalin Berjalan Optimal

Hukrim

Polisi Serahkan Dua Tersangka Kasus Perambahan Hutan dan Satu Tersangka Kasus Judi Online ke Jaksa

Hukrim

Napi Tewas Pesta Miras di Lapas, DPR akan Panggil Jajaran Ditjenpas

Aceh Jaya

Aceh Jaya Wakili Aceh ke Tingkat Nasional pada Penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah 2026

Aceh Barat

Diskominsa dan Inspektorat Aceh Barat Berkolaborasi dalam Inovasi MR KABAR

Hukrim

Pos Pol Panton Reu Polres Aceh Barat Ditembak OTK, Polda Aceh Buru Pelaku

Hukrim

Rela bayar pembuatan paspor Rp 10 Juta demi ke Kamboja, Satu CPMI Ilegal Diamankan BP3MI Kepri