Home / Advetorial / Banda Aceh / Kesehatan

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:38 WIB

Banda Aceh Masih Bebas Malaria, Pemko Perketat Pengawasan DBD Saat Musim Hujan

mm Redaksi

Ilustrasi. Fogging nyamuk malaria di sekolah-sekolah di Banda Aceh. Foto: Dok. Istimewa

Ilustrasi. Fogging nyamuk malaria di sekolah-sekolah di Banda Aceh. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh memastikan wilayahnya hingga saat ini masih berstatus bebas malaria atau zero kasus malaria. Meski demikian, pengawasan terhadap penyakit yang ditularkan nyamuk terus diperketat, terutama di tengah meningkatnya risiko demam berdarah dengue (DBD) saat musim penghujan.

Pemko Banda Aceh melalui Dinas Kesehatan terus melakukan berbagai langkah pencegahan agar status bebas malaria dapat dipertahankan sekaligus mengantisipasi munculnya kasus penyakit berbasis vektor lainnya.

Baca Juga :  DPKA Aceh: Mengubah Wajah Perpustakaan Aceh Menjadi Pusat Literasi Modern yang Menarik dan Nyaman

Selain menjaga status zero malaria, Dinas Kesehatan juga memperkuat pemantauan kasus DBD dengan melakukan koordinasi dan verifikasi data bersama seluruh rumah sakit di Kota Banda Aceh.

“Kami melakukan koordinasi dan verifikasi kasus DBD dengan seluruh rumah sakit di Kota Banda Aceh,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Banda Aceh, Wahyudi, Kamis (4/6/2026).

Memasuki puncak musim penghujan, masyarakat juga diingatkan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berkembangnya nyamuk penyebab DBD dengan menjaga kebersihan lingkungan secara rutin.

Baca Juga :  Polda Aceh, Polresta Banda Aceh dan IDI Aceh Gelar Gerai Vaksin di Warkop
Ilustrasi gigitan nyamuk malaria. Foto: Dok. Shutterstock

Dinas Kesehatan mengimbau warga menggalakkan gotong royong pemberantasan sarang nyamuk melalui gerakan 3M Plus, yakni menguras dan membersihkan tempat penampungan air, menutup rapat wadah penampungan air, serta mendaur ulang barang-barang bekas yang berpotensi menampung air hujan.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memutus siklus perkembangbiakan nyamuk sekaligus menekan risiko penularan DBD di lingkungan permukiman.

Baca Juga :  Kadis Syariat Islam Banda Aceh Ajak Da’i dan Muhtasib Bersinergi Tegakkan Qanun Jinayat 2024

“Pemberantasan sarang nyamuk melalui 3M Plus penting dilakukan agar tidak ada tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab DBD serta menghindari gigitan nyamuk,” ujarnya.

Pemerintah Kota Banda Aceh berharap partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dapat menjadi kunci mempertahankan status bebas malaria sekaligus mencegah lonjakan kasus DBD selama musim hujan. (Adv)

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Manfaatkan Program JKN, Maryana Terbantu Saat Jalani Pengobatan

Banda Aceh

MPU Banda Aceh Terima Kunjungan MUI Langkat Bahas Penguatan Penerapan Syariat Islam

Kesehatan

Hari Posyandu Nasional 2026, Tri Tito Sosialisasikan Transformasi 6 SPM Posyandu di Aceh Utara

Advetorial

Objek Wisata Pemandian Air Panas di Bener Meriah, Nikmati Sensasi Berendam di Kota Dingin

Advetorial

Usia Produktif Dominasi Kasus HIV/AIDS, Dinkes Banda Aceh Perluas Layanan Tes Gratis

Advetorial

Museum Tsunami Aceh Siapkan Pameran Kebencanaan Sambut Idul Adha 1447 H

Kesehatan

Kasus Malaria kembali merenggut nyawa warga Pulau Banyak  

Advetorial

Seluruh Gampong di Banda Aceh Alokasikan Dana Pemberdayaan Masyarakat