Sigli – PSAP Sigli U-15 gagal memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri. Menjamu Rampagoe FA Banda Aceh dalam lanjutan Piala Soeratin U-15 Regional Aceh di Stadion Blang Paseh, Kota Sigli, Jumat (21/8/2026), PSAP harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 1-2.
Sejak menit awal, permainan PSAP besutan Muhajir terlihat kurang menggigit. Sebaliknya, Rampagoe tampil lebih agresif dan mampu menekan pertahanan tuan rumah.
Memasuki menit ke-27, Rampagoe akhirnya membuka keunggulan. Fikrul Aulia melepaskan tendangan yang gagal dijangkau kiper PSAP, Aryuda Abrar Prawira.
Skor berubah 1-0 untuk Rampagoe.
Tertinggal satu gol membuat permainan PSAP semakin kehilangan fokus. M.Ryan dan kawan-kawan terus menggerakkan serangan, memaksa barisan belakang PSAP bekerja keras.
Petaka kembali datang bagi tuan rumah pada menit ke-42. Fikrul Aulia kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui tendangan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dihentikan Aryuda.Rampagoe unggul 2-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, PSAP mencoba bangkit.
Begitu wasit Rinaldi dari Bireuen meniup peluit tanda pertandingan dimulai, M. Reza dan kawan-kawan langsung meningkatkan tekanan.
Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-50. PSAP mendapatkan hadiah penalti yang sukses dieksekusi Muhammad Fahrazi Abssardy. Bola bersarang di gawang Rampagoe yang dikawal Ahmad Azam Kurniawan.
PSAP memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Gol tersebut membangkitkan semangat pemain PSAP. M. Nafis dan kawan-kawan mulai memainkan umpan-umpan pendek dari kaki ke kaki dan terus mengurung pertahanan Rampagoe.
Namun, berbagai peluang yang tercipta belum mampu dikonversi menjadi gol penyama. Penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat sejumlah peluang PSAP terbuang percuma.
Rampagoe pun dipaksa bermain bertahan dan beberapa kali harus melakukan sapu bersih untuk mengamankan wilayah pertahanannya.
Hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir, PSAP terus berupaya mencari gol penyeimbang. Namun, rapatnya pertahanan Rampagoe membuat usaha Kaffa dan kawan-kawan tidak membuahkan hasil.
Wasit Rinaldi akhirnya meniup peluit panjang. Skor 2-1 untuk kemenangan Rampagoe FA Banda Aceh tetap bertahan. Rampagoe pulang membawa tiga poin, sementara PSAP harus menerima kenyataan pahit tumbang di hadapan pendukungnya sendiri.
Editor: Amiruddin. MKReporter: Amir Sagita

























