Home / Sport

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:39 WIB

PSAP Terkapar di Kandang, Rampagoe Bawa Pulang Kemenangan 2-1

mm Amir Sagita

Pemain PSAP U-15 berebut bola dengan pemain Rampagoe FA Banda Aceh pada laga Piala Soeratin U-15 Regional Aceh di Stadion Blang Paseh, Kota Sigli, Jumat (21/8/2026) (Foto Amir Sagita.NOA.co.id).

Pemain PSAP U-15 berebut bola dengan pemain Rampagoe FA Banda Aceh pada laga Piala Soeratin U-15 Regional Aceh di Stadion Blang Paseh, Kota Sigli, Jumat (21/8/2026) (Foto Amir Sagita.NOA.co.id).

Sigli – PSAP Sigli U-15 gagal memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri. Menjamu Rampagoe FA Banda Aceh dalam lanjutan Piala Soeratin U-15 Regional Aceh di Stadion Blang Paseh, Kota Sigli, Jumat (21/8/2026), PSAP harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 1-2.

Sejak menit awal, permainan PSAP besutan Muhajir terlihat kurang menggigit. Sebaliknya, Rampagoe tampil lebih agresif dan mampu menekan pertahanan tuan rumah.
Memasuki menit ke-27, Rampagoe akhirnya membuka keunggulan. Fikrul Aulia melepaskan tendangan yang gagal dijangkau kiper PSAP, Aryuda Abrar Prawira.
Skor berubah 1-0 untuk Rampagoe.

Baca Juga :  Kiano Bersinar di Kejurnas, ISSI Pidie Sumbang Emas dan Perak untuk Aceh

Tertinggal satu gol membuat permainan PSAP semakin kehilangan fokus. M.Ryan dan kawan-kawan terus menggerakkan serangan, memaksa barisan belakang PSAP bekerja keras.

Petaka kembali datang bagi tuan rumah pada menit ke-42. Fikrul Aulia kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui tendangan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dihentikan Aryuda.Rampagoe unggul 2-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, PSAP mencoba bangkit.

Begitu wasit Rinaldi dari Bireuen meniup peluit tanda pertandingan dimulai, M. Reza dan kawan-kawan langsung meningkatkan tekanan.
Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-50. PSAP mendapatkan hadiah penalti yang sukses dieksekusi Muhammad Fahrazi Abssardy. Bola bersarang di gawang Rampagoe yang dikawal Ahmad Azam Kurniawan.

Baca Juga :  Penutupan Expo PON Diisi dengan Tausiah

PSAP memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Gol tersebut membangkitkan semangat pemain PSAP. M. Nafis dan kawan-kawan mulai memainkan umpan-umpan pendek dari kaki ke kaki dan terus mengurung pertahanan Rampagoe.

Namun, berbagai peluang yang tercipta belum mampu dikonversi menjadi gol penyama. Penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat sejumlah peluang PSAP terbuang percuma.

Baca Juga :  Tujuh Hari Kirab Api PON XXI, 15 Kabupaten/Kota telah Dilalui

Rampagoe pun dipaksa bermain bertahan dan beberapa kali harus melakukan sapu bersih untuk mengamankan wilayah pertahanannya.

Hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir, PSAP terus berupaya mencari gol penyeimbang. Namun, rapatnya pertahanan Rampagoe membuat usaha Kaffa dan kawan-kawan tidak membuahkan hasil.

Wasit Rinaldi akhirnya meniup peluit panjang. Skor 2-1 untuk kemenangan Rampagoe FA Banda Aceh tetap bertahan. Rampagoe pulang membawa tiga poin, sementara PSAP harus menerima kenyataan pahit tumbang di hadapan pendukungnya sendiri.

Editor: Amiruddin. MKReporter: Amir Sagita

Share :

Baca Juga

Aceh Timur

Ajang Popda ke XVIII Tim Sepak Takraw Putra Aceh Timur Masuk Final

Nasional

Lifter Aceh Nurul Akmal Jadi Penyulut Api di Pembukaan PON Aceh-Sumut 2024

Sport

Liga Inggris: Arsenal Vs Everton 1-1 pada Babak Pertama

Sport

Jungkalkan Aceh Tengah 3-1, Pidie Nyaris Juara

Sport

Putra Lolos, Putri Terhenti di Prapora Bulutangkis Beregu

Aceh Barat

PJ Bupati Mahdi Berharap Aceh Barat Raih Prestasi Sesuai Target di POPDA Aceh XVII

Aceh Timur

Usai Penutup Popda Aceh XVII Gedung ISC Aceh Timur Sepi

Berita

Kemala Run 2026 di Bali, Ukir Rekor Terbaik Sepanjang Sejarah