Jantho — Tim voli Pra-PORA Kabupaten Pidie bangkit setelah kalah dramatis dari Aceh Selatan. Berstatus runner-up Grup C, Pidie tampil agresif dan sukses melibas Nagan Raya dengan skor telak 3-0 pada laga perebutan tiga tiket terbaik menuju PORA Aceh Jaya di GOR Jantho, Aceh Besar, Jumat (11/9/2026).
Sejak bola pertama bergulir, Pidie langsung mengambil kendali permainan. Serangan cepat menjadi senjata utama. Smes-smes keras M. Aziz alias JO berkali-kali membuat pertahanan Nagan Raya kerepotan.
Pidie akhirnya menutup set pertama dengan kemenangan 25-22.
Memasuki set kedua, permainan anak-anak Pidie semakin solid. Kombinasi serangan dan pertahanan berjalan efektif. Nagan Raya kesulitan mengembangkan permainan hingga kembali menyerah 20-25.
Pada set ketiga, Pidie semakin tak terbendung. Blok-blok pemain Pidie mampu mematahkan sejumlah serangan lawan, sementara smes keras Aziz dan kawan-kawan terus menghasilkan angka. Pidie mengunci kemenangan 25-18 sekaligus memastikan kemenangan mutlak 3-0.
Pelatih Pidie, Taufiq dan Andika, terlihat puas dengan penampilan anak asuhnya. Helmi, Aziz, Yazid, Zubaral, Haziz, Asqi, Sauqas, Rivaldi, Ramadan dan Al Ghifari yang berposisi sebagai libero tampil cukup konsisten. Soraya, T. Indra dan Alvin juga turut memperkuat skuad Pidie.
Kemenangan atas Nagan Raya membuat Pidie mengantongi tiga poin dan menjaga peluang lolos ke PORA Aceh Jaya. Namun, pekerjaan belum selesai. Sabtu (12/9/2026) pukul 10.00 WIB, Pidie kembali turun ke lapangan menghadapi Aceh Barat Daya (Abdya).
Laga ini menjadi penentu. Jika mampu kembali meraih kemenangan, Pidie dipastikan lolos ke PORA Aceh Jaya. Taufiq dan Andika meminta para pemain tidak cepat puas.
Stamina harus dijaga, konsentrasi dipertahankan, dan setiap serangan Abdya wajib diantisipasi. “Para pemain harus tetap fokus. Serangan harus tajam, tetapi pertahanan juga harus kuat. Sedikit pun tidak boleh lengah,” pesan pelatih Pidie.
Pidie kini tinggal selangkah lagi. Satu kemenangan atas Abdya akan menjadi tiket mereka menuju panggung PORA Aceh Jaya.
Editor: Amiruddin. MKReporter: Amir Sagita










