Home / Pemko Banda Aceh

Sabtu, 19 September 2026 - 21:31 WIB

Wali Kota Illiza Dorong Pemda Manfaatkan Jejaring Internasional untuk Percepat Pembangunan

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal saat menjadi narasumber pada Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Kerja Sama UCLG-ASPAC dan Kementerian Dalam Negeri RI Tahun 2024–2027 di Pullman Thamrin Hotel, Kamis (17/9/2026). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal saat menjadi narasumber pada Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Kerja Sama UCLG-ASPAC dan Kementerian Dalam Negeri RI Tahun 2024–2027 di Pullman Thamrin Hotel, Kamis (17/9/2026). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menjadi narasumber dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan Kerja Sama United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG-ASPAC) dan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Tahun 2024–2027.

Kegiatan tersebut berlangsung di Pullman Thamrin Hotel, Kamis (17/9/2026).

Dalam pemaparannya, Illiza mendorong pemerintah daerah agar lebih aktif memanfaatkan jejaring internasional sebagai sarana membangun kerja sama, bertukar pengetahuan, dan memperoleh dukungan bagi program pembangunan daerah.

Baca Juga :  Wali Kota Illiza Lepas 100 Kafilah Banda Aceh ke MTQ Aceh ke-37 di Pidie Jaya, Target Pertahankan Juara Umum

Menurut Illiza, pemerintah daerah tidak perlu menunggu memiliki banyak program untuk dapat terlibat dalam jejaring internasional. Keterlibatan dalam berbagai forum justru dapat menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus membangun koneksi dengan pemerintah kota dan lembaga dari berbagai negara.

“Tidak perlu sungkan, tidak perlu minder, tidak harus kita punya program banyak kemudian kita bergabung. Tidak. Kadang kita sesama kepala daerah juga belum tentu kenal kalau tidak ada networking yang benar-benar bisa dihadiri di forum-forum seperti ini,” ujar Illiza.

Baca Juga :  Wali Kota Banda Aceh Sematkan Baret kepada 218 Praja Muda Baru Satpol PP-WH

Dalam konteks tersebut, Illiza menilai UCLG ASPAC memiliki posisi strategis sebagai jembatan bagi pemerintah daerah untuk terhubung dengan jejaring internasional.

Menurutnya, keterlibatan dalam organisasi tersebut dapat membantu daerah mengakses peluang kerja sama yang mungkin sulit diperoleh secara langsung.

“Bantuan internasional kan tidak bisa langsung masuk ke daerah sekarang. Kalau bantuan melalui UCLG dibantu, maka UCLG melalui perantara itu bisa membantu daerah-daerah kita,” jelasnya.

Illiza juga menyampaikan bahwa semakin banyak pemerintah daerah dan kota yang terlibat dalam jejaring UCLG ASPAC, semakin terbuka peluang untuk mempercepat perubahan melalui kolaborasi dan pertukaran pengalaman.

Baca Juga :  Meriahnya Nobar Argentina vs Swiss di Lhong Raya

Ia menekankan bahwa keberadaan UCLG ASPAC dapat melengkapi peran organisasi pemerintah daerah di tingkat nasional, seperti Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) dan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI).

Melalui jejaring tersebut, pemerintah daerah memiliki kesempatan untuk memperluas akses kerja sama dengan kota-kota di kawasan Asia Pasifik maupun dunia.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Parlementaria

Reses di Lamlagang, Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah Tampung Aspirasi Warga

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Serahkan Rumah Layak Huni untuk Warga Gampong Lambaro Skep

Pemko Banda Aceh

Hari Anak Nasional 2026, Bunda PAUD Banda Aceh Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini

Pemko Banda Aceh

Jelang HUT RI ke-81, Pemko Banda Aceh Ajak Warga Ikuti Merdeka Walk

Ekbis

Banda Aceh Dorong Hilirisasi Nilam, Bidik Pengembangan Industri Parfum Berkelas Dunia

Nasional

Banda Aceh Raih National Governance Award 2026, Unggul di Sektor Kesehatan

Pemko Banda Aceh

Sahur di Pendopo, Mendagri Tito Karnavian Bahas Pembangunan Banda Aceh Bersama Wali Kota Illiza

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Illiza Tinjau Gerakan Pangan Murah di Meuraxa, 1.300 Paket Dijual Bersubsidi