Home / Pemko Banda Aceh

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:29 WIB

Wali Kota Illiza Tinjau Gerakan Pangan Murah di Meuraxa, 1.300 Paket Dijual Bersubsidi

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyerahkan paket pangan bersubsidi kepada warga dalam Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Meuraxa, Senin (10/2/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyerahkan paket pangan bersubsidi kepada warga dalam Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Meuraxa, Senin (10/2/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Banda Aceh — Komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam menjaga stabilitas harga dan melindungi daya beli masyarakat kembali ditegaskan melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah.

Kegiatan yang digelar melalui Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DP2KP) ini berlangsung di halaman Lapangan Tenis Blang Oi, Kecamatan Meuraxa, Senin (10/2/2026), dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal.

Kehadiran Wali Kota Illiza di tengah masyarakat menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya berperan sebagai pengambil kebijakan, tetapi juga memastikan langsung program berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh warga. Illiza secara simbolis menyerahkan paket pangan bersubsidi kepada warga, menyapa masyarakat, serta memastikan pelayanan berlangsung tertib dan lancar.

Sebanyak 1.300 paket pangan bersubsidi disiapkan Pemko Banda Aceh dan dapat ditebus masyarakat dengan harga terjangkau sebesar Rp163 ribu per paket. Paket tersebut berisi kebutuhan pokok, yakni gula pasir 2 kilogram, minyak goreng 2 liter, beras 5 kilogram, serta telur ayam satu papan.

Baca Juga :  Banda Aceh Siapkan Early Warning System Digital untuk Mitigasi Banjir Kota

Gerakan Pangan Murah ini dilaksanakan selama dua hari. Setelah digelar di Kecamatan Meuraxa, kegiatan serupa akan dilanjutkan pada Selasa (11/2/2026) di Gampong Lamgugop, Kecamatan Syiah Kuala, sebagai upaya pemerataan intervensi harga di wilayah Kota Banda Aceh.

Wali Kota Illiza menjelaskan, pasar murah merupakan bagian dari langkah strategis dan berkelanjutan Pemko Banda Aceh dalam mengendalikan inflasi daerah serta menjaga kestabilan harga bahan pokok, khususnya menjelang bulan suci Ramadan.

“Kita telah melaksanakan pasar murah sejak tanggal 2, 3, dan 4 Februari. Kemudian kita kembali melaksanakannya di dua titik pada tanggal 10 dan 11 Februari. Ini semua untuk menjaga kestabilan harga di tengah masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh dan TWG RSSH Perkuat Kolaborasi Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria Menuju Eliminasi 2030

Menurut Illiza, intervensi harga harus dilakukan secara konsisten dan terencana agar masyarakat tidak terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok. “Pasar murah bersubsidi ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama menjelang Ramadan, di mana kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Illiza juga menyampaikan kesiapan Pemko Banda Aceh dalam mengantisipasi kenaikan harga daging melalui pelaksanaan pasar murah daging yang akan digelar pada 15 hingga 18 Februari 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya melindungi masyarakat dari dampak meningkatnya permintaan daging menjelang tradisi meugang.

“Budaya meugang merupakan tradisi masyarakat Aceh dalam menyambut Ramadan. Karena itu, pemerintah perlu hadir menjaga kestabilan harga agar masyarakat tetap bisa menjalankan tradisi tanpa terbebani,” katanya.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Pacu Capaian Sanitasi Aman 2025, Tirta Daroy Jadi Garda Terdepan

Dalam pelaksanaannya, Pemko Banda Aceh bekerja sama dengan Bank Indonesia, baik dalam penyediaan lokasi maupun pengendalian harga. Pemerintah juga memberikan subsidi biaya pemotongan sehingga harga daging dapat dijaga di kisaran Rp140 ribu per kilogram dan tidak melebihi Rp150 ribu per kilogram.

“Mudah-mudahan dengan langkah-langkah ini, kestabilan harga di pasar dapat terus terjaga dan masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah. Insyaallah,” pungkas Illiza.

Turut hadir mendampingi Wali Kota Banda Aceh dalam kegiatan tersebut Kepala DP2KP Kota Banda Aceh Iskandar, Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Banda Aceh Harisman, Kepala Bagian Pembangunan M. Ridha, serta perwakilan dari Bank Indonesia.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Kemenkes RI Lakukan Supervisi dan Pendampingan Program Integrasi Layanan Primer di Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Giliran Menteri Ekonomi Kreatif Tiba di Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Ajukan Bantuan Alat Pemantau Tinggi Muka Air ke BNPB

Pemko Banda Aceh

Baitul Mal Banda Aceh dan UNICEF Latih Aparatur Gampong Perkuat Pengawasan Perwalian Anak Yatim

Pemko Banda Aceh

Muhammad Zubir Resmi Dilantik Jadi Kepala Diskominfotik Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Buka Profiling Guru Program Guru Berdaya

Daerah

Wali Kota Banda Aceh Salurkan Bantuan “Banda Aceh Peduli” untuk Korban Banjir Bandang di Bireuen

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Bahas Penguatan Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, 514 Kasus Ditangani dalam Tiga Tahun