Home / Pemerintah Aceh

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Plt. Sekda Aceh Buka SYAFIF Goes to Aceh, Dorong Penguatan Ekonomi Syariah

mm Redaksi

Plt. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si, saat menyampaikan sambutan Gubernur Aceh sekaligus Opening Ceremony Syariah Financial Fair (SYAFIF) Goes to Aceh, yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Pelaku Halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jum'at, (9/10/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Plt. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si, saat menyampaikan sambutan Gubernur Aceh sekaligus Opening Ceremony Syariah Financial Fair (SYAFIF) Goes to Aceh, yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Pelaku Halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jum'at, (9/10/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh — Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Aceh Taufik membuka kegiatan Opening Ceremony Syariah Financial Fair (SYAFIF) Goes to Aceh di pelataran Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (9/10/2026).
‎
‎Pada kesempatan tersebut, Taufik membacakan sambutan tertulis Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang menekankan pentingnya penguatan ekonomi dan keuangan syariah agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
‎
‎Dalam sambutan itu, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama pelaku usaha jasa keuangan syariah, asosiasi industri, dan seluruh pemangku kepentingan yang telah menyelenggarakan SYAFIF Goes to Aceh.
‎
‎Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendekatkan masyarakat dengan berbagai produk dan layanan keuangan syariah, sekaligus memperluas pemahaman mengenai manfaat serta peluang pengembangan ekonomi syariah.
‎
‎Bagi Aceh, penguatan ekonomi dan keuangan syariah dinilai memiliki arti strategis karena nilai-nilai syariat Islam merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Nilai tersebut perlu diwujudkan tidak hanya dalam kehidupan sosial dan keagamaan, tetapi juga dalam aktivitas ekonomi yang produktif, inklusif, dan berkeadilan.
‎
‎Dalam sambutan yang dibacakan Taufik, Gubernur juga menyinggung capaian Aceh yang meraih sembilan penghargaan pada Anugerah Adinata Syariah 2026. Penghargaan tersebut mencakup sejumlah bidang, antara lain inklusi dan literasi keuangan syariah, pariwisata ramah Muslim, inkubasi bisnis usaha syariah, ekonomi pesantren, keuangan mikro syariah, hingga pengembangan kuliner halal.
‎
‎Meski demikian, capaian tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kebanggaan atau penghargaan semata, melainkan menjadi dorongan untuk memperkuat pengembangan ekonomi syariah yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
‎
‎”Kami berharap semakin banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperoleh akses pembiayaan, generasi muda memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pengelolaan keuangan, serta kemandirian ekonomi pesantren dan pengembangan produk unggulan Aceh melalui industri halal semakin meningkat,” ujar Taufik membacakan sambutan Gubernur.
‎
‎Gubernur juga mengajak masyarakat memanfaatkan SYAFIF Goes to Aceh sebagai ruang untuk belajar, berkonsultasi, mengenal produk dan layanan keuangan syariah, serta membuka peluang kerja sama dan pengembangan usaha.
‎
‎Pemerintah Aceh, lanjutnya, akan terus memperkuat kolaborasi dengan OJK, lembaga keuangan, dunia usaha, perguruan tinggi, pesantren, dan para pemangku kepentingan lainnya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi syariah.
‎
‎Melalui kolaborasi tersebut, ekonomi syariah diharapkan tidak hanya berkembang sebagai konsep, tetapi juga menjadi kekuatan nyata dalam membuka kesempatan usaha, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan, dan menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat Aceh.
‎
‎Kegiatan SYAFIF Goes to Aceh diharapkan dapat memperluas literasi dan inklusi keuangan syariah sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Aceh. []

Baca Juga :  Seserhana dan Akrab: Marlina Berburu Takjil Dengan Sepeda Motor

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Lembaga Wali Nanggroe Turunkan Relawan ke Aceh Tamiang, Fokus Pemulihan Pendidikan Pascabanjir dan Longsor

News

Lantik PPIH Embarkasi Aceh, Plt Sekda: Saudara adalah Pribadi Terpilih

Pemerintah Aceh

Pemerintah Pusat dan Aceh Perkuat Sinergi Percepat Rekonstruksi Pascabencana Bener Meriah

Pemerintah Aceh

Uang Meugang ASN Pemda Aceh Cair Lebih Awal, Guru Apresiasi Perhatian Pemerintah

Pemerintah Aceh

Kadisdik Aceh Laporkan Progres Pemulihan Pendidikan Pascabencana kepada Mualem

Nasional

Menteri Abdul Mu’ti: Pendidikan Aceh Harus Berbasis Karakter dan Keadilan Akses

Pemerintah Aceh

Plt Kadisdik Aceh Tekankan Pendidikan Berbasis Karakter dan Potensi Lokal di Bener Meriah

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Bersama Mendagri dan Mensos Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Aceh Timur