Home / Pemerintah Aceh

Kamis, 3 September 2026 - 20:30 WIB

Mualem Minta Semua Pihak Waspadai Potensi Hujan Lebat dan Risiko Bencana di Aceh

mm Redaksi

Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf, didampingi Plt. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si, menerima silaturahmi Ketua DPRA, Zulfadhli, A.Md, dan Kapolda Aceh, Irjen Pol Ruddi Setiawan, S.I.K, SH, MH, dalam rangka membahas kesiapsiagaan menghadapi bencana di Aceh, di Ruang Kerja Gubernur Aceh, Banda Aceh, Rabu (2/9/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf, didampingi Plt. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si, menerima silaturahmi Ketua DPRA, Zulfadhli, A.Md, dan Kapolda Aceh, Irjen Pol Ruddi Setiawan, S.I.K, SH, MH, dalam rangka membahas kesiapsiagaan menghadapi bencana di Aceh, di Ruang Kerja Gubernur Aceh, Banda Aceh, Rabu (2/9/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh – Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) mencermati kondisi cuaca yang diperkirakan berpotensi meningkatkan curah hujan dalam beberapa waktu mendatang.

“Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena dapat meningkatkan risiko terjadinya banjir, longsor, dan bencana lainnya di sejumlah wilayah,” kata Mualem.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan silaturahmi dengan Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan dan Ketua DPRA Zulfadhli (Abang Samalanga) di ruang kerja Gubernur Aceh, Banda Aceh, Rabu (2/9/2026) sore.

Juru Bicara Pemerintah Aceh Nurlis Effendi mengatakan, pertemuan tersebut turut dihadiri Pelaksana Tugas Sekda Aceh Taufik, Sekretaris Fraksi Partai Aceh (PA) DPR Hendri Muliana, dan Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Aceh Kombes Pol. Said Anna Fauza.

Baca Juga :  Pemerhati Sosial Ingatkan Kritik Harus Etis dan Membangun, Bukan Serangan Personal

Menurut prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Aceh berada dalam status waspada dengan potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat mulai September ini.

BMKG sebelumnya sempat mencantumkan Aceh sebagai wilayah dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat kategori siaga, kemudian mengubahnya menjadi status waspada.

Karena itu, kata Nurlis, Gubernur Mualem mengajak seluruh pihak mempersiapkan diri sejak dini.

“Informasi mengenai potensi peningkatan curah hujan harus menjadi perhatian serius bagi seluruh jajaran pemerintah dan unsur terkait,” kata Mualem.

Baca Juga :  Gubernur Kukuhkan Pengurus Tim Penggerak PKK Aceh, Dorong Pemberdayaan Keluarga dan Kesejahteraan Masyarakat

“Yang paling penting adalah bagaimana kita melakukan langkah pencegahan dan mitigasi sedini mungkin agar risiko bencana dan korban di tengah masyarakat dapat kita tekan.”

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Aceh, Kapolda Aceh, dan Ketua DPRA membahas pentingnya memperkuat langkah mitigasi serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

Pemerintah Aceh bersama seluruh unsur terkait perlu memastikan kesiapan menghadapi kemungkinan terjadinya bencana, termasuk memperkuat koordinasi dan respons cepat di lapangan.

Gubernur Mualem juga menekankan pentingnya sinergi dan dukungan seluruh unsur Forkopimda Aceh, termasuk TNI dan Polri, bersama pemerintah kabupaten/kota serta instansi terkait.

Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memperkuat kesiapsiagaan, mempercepat respons di lapangan, dan memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas bersama.

Baca Juga :  Sekretariat DPRA Gelar Donor Darah Tahap I 2026, Dukung Ketersediaan Stok Darah di Aceh

Selain membahas mitigasi bencana, pertemuan tersebut juga menjadi ruang koordinasi terkait berbagai perkembangan dan kondisi terkini Aceh. Komunikasi antarlembaga dinilai penting untuk menjaga stabilitas daerah dan memastikan berbagai persoalan dapat diantisipasi secara bersama.

Pemerintah Aceh berkomitmen terus memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi bencana agar berbagai potensi risiko dapat diantisipasi sejak dini dan dampaknya terhadap masyarakat dapat diminimalkan.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dengan membahas berbagai perkembangan dan kondisi terkini Aceh, termasuk langkah-langkah yang perlu dipersiapkan pemerintah dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

PKS Aceh Gelar Milad ke-24, Dorong Ketahanan Ekonomi, Pangan, dan Energi Berbasis Masyarakat

Pemerintah Aceh

Kapolda Aceh Hadiri Pengukuhan Pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) Masa Bhakti 2026–2031

Pemerintah Aceh

Biro PBJ Setda Aceh Gelar Pelatihan Dasar Peningkatan Kompetensi KPA dalam Pengadaan Barang dan Jasa

Pemerintah Aceh

Bantu Korban Bencana, Kadisdik Aceh Tegaskan Penggantian Ijazah dan Transkrip Nilai Tidak Dipungut Biaya

Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Salurkan Bantuan Tunai untuk 650 Fakir Uzur dan Lansia Miskin

Daerah

DWP Aceh Salurkan Bantuan Pemulihan Pascabanjir untuk Warga Aceh Tamiang

Advetorial

Bukan Lagi Menunggu, Pustakawan Dituntut Jemput Bola di Era Media Sosial

News

Wagub Apresiasi Dukungan PWI dan BSI bagi Upaya Pengembangan UMKM Aceh