Home / Parlementaria

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:18 WIB

DPRK Banda Aceh Minta PUPR Kejar Target Proyek, Kualitas Jangan Dikorbankan

mm Redaksi

Anggota Komisi I DPRK Banda Aceh, Ismawardi. Foto: Dok. DPRK Banda Aceh

Anggota Komisi I DPRK Banda Aceh, Ismawardi. Foto: Dok. DPRK Banda Aceh

Banda Aceh – Anggota Komisi I DPRK Banda Aceh, Ismawardi, meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banda Aceh bergerak cepat mengejar target realisasi seluruh pekerjaan pembangunan yang telah direncanakan dalam tahun anggaran 2026.

Desakan itu disampaikan mengingat waktu efektif pelaksanaan kegiatan tahun ini tersisa sekitar dua bulan. Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius agar pekerjaan yang telah direncanakan tidak berakhir sekadar sebagai program di atas kertas.

Ismawardi menegaskan, Dinas PUPR perlu memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai jadwal, dengan tetap memperhatikan kualitas dan ketentuan yang berlaku. Percepatan realisasi harus dilakukan melalui pengawasan dan evaluasi yang ketat, bukan dengan mengorbankan mutu pekerjaan.

Baca Juga :  Fraksi NasDem Setujui Raqan Perubahan APBK Banda Aceh 2026

“Waktu kita sudah semakin terbatas. Saya meminta Dinas PUPR benar-benar mengejar target yang telah direncanakan. Jangan sampai pekerjaan menumpuk di akhir tahun dan berdampak pada kualitas hasil pembangunan,” demikian penegasan yang disampaikan Ismawardi.

Menurutnya, realisasi pembangunan bukan hanya menyangkut penyerapan anggaran pemerintah, tetapi juga berkaitan langsung dengan pergerakan ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  DPRA Apresiasi TKD Aceh 2026 Tak Terdampak Efisiensi Anggaran Pemerintah Pusat

Ketika pekerjaan berjalan, berbagai sektor usaha ikut bergerak. Mulai dari tenaga kerja, pemasok material, jasa angkutan, hingga pelaku usaha kecil yang berada di sekitar lokasi pekerjaan dapat merasakan dampaknya.

Karena itu, keterlambatan pelaksanaan proyek berpotensi menahan perputaran uang di tengah masyarakat. Sebaliknya, pembangunan yang terealisasi tepat waktu dan berkualitas dapat membuka peluang ekonomi serta memberikan manfaat nyata bagi warga kota.

Ismawardi meminta Dinas PUPR segera mengidentifikasi pekerjaan yang belum berjalan optimal, mengevaluasi kendala di lapangan, dan mengambil langkah konkret untuk memastikan target akhir tahun dapat tercapai.

Baca Juga :  Pimpinan DPR Aceh Safaruddin S.Sos, MSP Mendukung Pelaku UMKM

Ia menekankan, sisa waktu yang tersedia harus dimanfaatkan secara maksimal. Pemerintah tidak cukup hanya memastikan anggaran terserap, tetapi juga harus menjamin hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.

“Yang paling penting, pembangunan ini harus memberi manfaat bagi warga. Anggaran yang sudah direncanakan harus diwujudkan menjadi pekerjaan nyata, sehingga dampaknya bisa dirasakan dan perputaran ekonomi masyarakat ikut bergerak,” tegasnya.[]

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Parlementaria

Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh Desak Perbaikan Jalan Rusak di Ibu Kota Aceh

Aceh Jaya

Anggota DPRK Aceh Jaya Pang Toni Nilai Penjelasan Bupati Soal JKA Sudah Tepat

Parlementaria

Fraksi Golkar–PKB–PPP Apresiasi Pemanfaatan Aset Daerah, Minta Tata Kelola Transparan

Daerah

Sosialisasi Empat Pilar, HT Ibrahim Tekankan Peran Anak Muda jaga nilai Pancasila

Parlementaria

Daniel Abdul Wahab Minta Pemerintah Aceh Tinjau Ulang Kebijakan JKA Demi Keadilan Kesehatan

Parlementaria

Daniel Abdul Wahab Dukung Langkah Mualem Surati Presiden, untuk Selesaikan Tanah Blang Padang

Parlementaria

DPRK Banda Aceh Sosialisasikan Qanun Kota Layak Anak di Kecamatan Baiturrahman

Parlementaria

Kunjungan Wisatawan Meningkat, Anggota DPRA : Semoga Mampu Tingkatkan Ekonomi Masyarakat