Home / Kesehatan / Pendidikan

Minggu, 19 September 2021 - 17:45 WIB

Terkait Vaksinasi Siswa, Kadisdik Ultimatum Kepala Sekolah

mm Redaksi

NOA | Gayo Lues – Kepala Dinas Pendidikan Aceh Drs Alhudri MM mengultimatum kepala sekolah SMA/SMK dan SLB agar menyegerakan melakukan vaksinasi siswa hingga batas terakhir 30 September 2021.

Apabila hingga batas waktu tersebut vaksinasi tidak mampu disukseskan, maka ia mempersilahkan kepala sekolah tersebut untuk mengundurkan diri.

“Ini saya tegaskan kepada kepala sekolah SMA, SMK dan SLB, jika tidak mampu maka saya persilahkan mundur saja,” kata Alhudri di hadapan kepala sekolah SMA/SMK dan SLB saat mendampingi Sekda Aceh, dr. Taqwallah, M.Kes di SMKN 2 Blang Kejeren, Kabupaten Gayo Lues. Minggu, (19/9/2021).

Baca Juga :  Disdikbud Aceh Besar Akan Gelar Festival Seniman Masuk Sekolah dan Tunas Bahasa Ibu

Alhudri menuturkan, persoalan vaksin adalah persoalan serius bahkan Presiden Joko Widodo turun ke Aceh secara khusus hanya untuk meninjau pelaksanaan vaksinasi di Aceh.

Oleh karena itu, dia menekankan kepada kepala sekolah terutama wali kelas untuk melakukan berbagai upaya agar para siswa mau divaksin, kecuali bagi mereka yang memang tidak diizinkan secara medis.

Alhudri menuturkan, saat berkunjung ke daerah dirinya sering ditanya oleh wali siswa bahkan oleh siswa sendiri mengenai kapan sekolah tatap muka akan dibuka kembali.

Namun, jika vaksin ini belum dilakukan secara merata para siswa maka sekolah tatap muka belum bisa dimulai.

Baca Juga :  Kadisdik Aceh Kunjungi ARC USK Bahas Kerjasama Pembinaan Siswa SMK dan SMA

“Karena kuncinya selain pakai masker, jaga jarak, adalah vaksin. Jika vaksinasi belum merata maka sekolah tatap muka secara normal seperti sedia kala akan sudah dilakukan. Dulu belum bisa karena vaksinnya tidak ada, sementara saat ini sudah ada vaksin.” kata Alhudri.

Mantan kepala Dinas Sosial Aceh ini mengatakan, saat ini dampak dari pandemi Covid-19 ini sangat memukul perekonomian, jangankan di Indonesia di tingkat dunia pun ekonomi terpuruk.

“Begitu juga halnya kita di Aceh, jam 10 malam harus tutup sementara setiap orang butuh uang untuk hidup.”

Baca Juga :  Sertijab Kepala Dinas Pendidikan Aceh Penuh Keakraban

Oleh karena itu, Alhudri mengajak semua pihak untuk mempercepat vaksinasi siswa, setelah itu akan dilakukan vaksinasi untuk masyarakat umum.

“Tolong Pak Kadisdik (kabupaten) mari kita saling bahu- membahu untuk menyukseskan vaksinasi siswa,” kata Alhudri.

Sementara itu Sekda Aceh, dr. Taqwallah M.Kes dalam setiap pertemuan mengajak semua pihak terutama kepala sekolah, dan wali kelas agar mempercepat vaksinasi terhadap siswa usia sekolah.

Sekda Aceh meminta agar wali kelas melakukan pendekatan pada muridnya, sehingga tidak ada penolakan untuk divaksin.[]

Share :

Baca Juga

Aceh Barat Daya

Jadi Pembina Upacara, Kapospol Datang dengan Sepeda

Kesehatan

Satgas Yonif 112/DJ Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis Keliling Bagi Warga Papua

Aceh Besar

Ketua TP-PKK Aceh Besar Nilai Lomba Posyandu Rindam IM Peringati HUT ke-80 Persit

Advetorial

Kasus TBC di Banda Aceh Tembus 1.600, Wali Kota Soroti Rendahnya Cakupan Imunisasi Anak

Pendidikan

Lukmanul Hakim Apresiasi Keberhasilan TR Yordan Habib Raih Gelar Magister Terapan IPDN

Aceh Besar

USK Perkuat Kompetensi Penyuluh Swadaya Melalui Pelatihan Uji Tanah dan Penyusunan Rekomendasi Pemupukan Spesifik Lokasi

Aceh Barat Daya

Pelayanan Pasien RSUD TP Tanpa Desil, Bupati Abdya Diapresiasi

Pendidikan

Guru Honorer SDN Kecamatan Pasie Raja Terima Penghargaan Hari Kartini di Istana Negara