Home / Nasional

Rabu, 28 Agustus 2024 - 23:55 WIB

Demi Kebaikan Pers, Dua PWI Siap Rekonsiliasi

mm Redaksi

Perwakilan PWI, Hendry Ch Bangun (kiri) bersalaman dengan Zulmansyah (kanan) dimediasi oleh Menkumham RI, Supratman Andi Agtas menuju rekonsiliasi untuk membangun PWI demi Pers Indonesia. Pertemuan mediasi berlangsung Rabu malam, 28 Agustus 2024 di Jakarta. Foto: dok. PWI Pusat

Perwakilan PWI, Hendry Ch Bangun (kiri) bersalaman dengan Zulmansyah (kanan) dimediasi oleh Menkumham RI, Supratman Andi Agtas menuju rekonsiliasi untuk membangun PWI demi Pers Indonesia. Pertemuan mediasi berlangsung Rabu malam, 28 Agustus 2024 di Jakarta. Foto: dok. PWI Pusat

Jakarta – Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) RI, Supratman Andi Agtas menerima dua kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan sekaligus melakukan mediasi atas konflik yang terjadi di tubuh PWI.

Pertemuan mediasi yang berlangsung Rabu, 28 Agustus 2024 dihadiri dua wakil PWI; Hendry CH Bangun dan Zulmansyah disaksikan Dirjen AHU, Cahyo Rahadian Muzar, Staf khusus Menteri Ahmad Ali Fahmi, serta tiga Anggota Dewan Pers; Agung Dharmajaya, Totok Suryanto dan Yadi Hendriana.

Baca Juga :  Jaksa Agung : Selalu Menjaga Marwah Kejaksaan dan Public Trust  

Dalam pertemuan tersebut, Hendry CH Bangun dan Zulmansyah sepakat untuk rekonsiliasi dan membangun PWI demi Pers Indonesia.

“Dengan pertemuan ini, demi kebaikan pers Indonesia, tentu saya bersedia untuk rekonsiliasi” ungkap Hendry Bangun.

Hal yang sama juga disampaikan Zulmansyah; “Rekonsiliasi adalah jalan terbaik bagi PWI dan Pers Indonesia” tegasnya.

Baca Juga :  Menko Polhukam : Pentingnya Pengembangan Ekonomi dan Pertahanan di Wilayah Perbatasan

Kesepakatan ini membuat komitmen keduanya untuk bersama-sama menyelesaikan konflik dan membangun PWI.

“Pers sebagai fourth estate harus kuat jangan terpecah, saya sedih jika melihat pers pecah, kita bersyukur banyak perubahan di negara kita ini karena peran pers, jadi kalau pers kita sudah pecah, apalagi yang kita harapkan? Malam ini saya senang karena PWI kembali menjadi satu, mari kembali bergandengan tangan,” ujar Menteri Hukum dan HAM Supratman Andi Agtas pada pertemuan tersebut.

Baca Juga :  Menteri LHK : Kerja Kolaborasi Hijaukan Indonesia

Sementara itu Anggota Dewan Pers, Totok Suryanto yang hadir dalam acara tersebut mengungkapkan, “Pers selalu mencatat sejarah, dan jika PWI bersatu dan utuh, akan kuat dan menciptakan sejarah”, ujarnya.

Pertemuan yang dikemas dalam acara makan malam tersebut berlangsung santai dan cair. Kedua pihak berkomitmen untuk düdük bersama menyelesaikan konflik.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Nasional

Tokoh Pemuda dan Gereja di Nabire Imbau Warga Tidak Terlibat Aksi Demo

Internasional

Demi menjaga Kinerja Ekspor Matras Indonesia, Kemendag Fasilitasi Verifikasi Penyelidikan Antisubsidi oleh Otoritas AS

Nasional

Pemerintah Aceh Prioritaskan Evakuasi dan Distribusi Logistik ke Wilayah Terisolir Dampak Banjir dan Longsor

Nasional

Di Tengah Bencana, Mualem Minta Pemerintah Pusat Jaga Tradisi Meugang Warga Aceh

Nasional

Belum Ada Laporan ASN Tolak Dipindah ke IKN

Nasional

Jelang Pilkada, Mendagri Imbau Pemda Jaga Stabilitas Inflasi

Nasional

Wali Nanggroe Minta Pejabat Pusat Luruskan Pernyataan soal Aceh: “Harus Selaras dengan MoU Helsinki”

Nasional

Jaga spesies dilindungi dan habitatnya, Kemenhut perkuat kolaborasi