Home / Daerah / Tni-Polri

Jumat, 6 Desember 2024 - 20:21 WIB

Danrem Lilawangsa Kerahkan Babinsa TNI Sebagai Ujung Tombak Pertanian Masyarakat

mm Redaksi

Babinsa TNI Koramil 09/Banda Mulia membantu warga kelompok tani binaan menanam padi di Desa Suka Mulia, Kecamatan Banda Mulia, Kabupaten Aceh Tamiang, Jum'at (06/12/2024). Foto: dok. Penrem Lilawangsa

Babinsa TNI Koramil 09/Banda Mulia membantu warga kelompok tani binaan menanam padi di Desa Suka Mulia, Kecamatan Banda Mulia, Kabupaten Aceh Tamiang, Jum'at (06/12/2024). Foto: dok. Penrem Lilawangsa

Lhokseumawe – Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran mengerahkan para prajurit TNI di jajarannya untuk membantu masyarakat mendukung meningkatkan pertanian.

Hal itu dikatakan Danrem di Ruang kerjanya, Korem Lhokseumawe, Jumat (6/12/2024). Ali Imran akan melanjutkan gagasan kerjasama Kementan, PU dan TNI-AD dalam menjalankan misi Presiden RI Prabowo Subianto untuk mewujudkan swasembada pangan.

Danrem akan mengajak para Dandim mengerahkan Babinsa di Kodim jajaran Korem 011/Lilawangsa dalam memacu semangat masyarakat untuk menggarap lahan untuk meningkatkan hasil panen.

Baca Juga :  Bank BSI Dukung PERSIRAJA Untuk Promosi ke Divisi 1 Liga Indonesia Musim Depan

“Babinsa sebagai promotor penggerak yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di wilayah tugasnya masing-masing mendukung mengelola pertumbuhan dan dinamika ekonomi masyarakat di pedesaan,” sebutnya.

Menurut Danrem Ali Imran mengatakan, pangan mempunyai arti dan peran yang sangat penting bagi kehidupan suatu bangsa. Sebab, jika ketersediaan pangan lebih kecil dibandingkan kebutuhan, maka bisa mempengaruhi turunya ketidakstabilan ekonomi, bahkan dapat terciptanya gejolak sosial dan politik, sebutnya.

Danrem menyebutkan, pemerintah saat ini berusaha keras untuk meningkatkan ketahan pangan bersumber produksi dari dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan pangan penduduknya.

Baca Juga :  Gelar Wayang Kulit Lakon Wahyu Cakraningrat, Kapolri: Sinergisitas TNI, Polri, Rakyat Makin Kuat 

“Memproduksi kemandirian pangan cara tepat yang dapat menjamin menyediakan kebutuhan pangan sampai di tingkat kelompok bahkan perorangan dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam, manusia, sosial, ekonomi dan kearifan lokal secara serius,” harapnya.

Dikatakan Danrem, upaya TNI turut terjun langsung ke lapangan bukan hanya sekedar membantu, akan tetapi berupaya mempengaruhi akses semangat masyarakat dengan tingginya beragam profesi kemajuan zaman.

“Kemajuan zaman saat ini sangat mempengaruhi masyarakat memilih untuk keluar meninggalkan budaya tradisional pertanian dan pergi ke Kota, padahal di desalah lebih banyak menghasilkan, namun ini yang terjadi,” urai Danrem.

Baca Juga :  Kapolda Aceh Lepas Peserta Lomba Bhayangkara Run 2024

Mendefinisikan tiga komponen utama ketahanan pangan sambung Danrem, yaitu ketersediaan pangan, akses pangan dan pemanfaatan pangan dengan ambisius memproduksi lahan yang ada.

“Para Babinsa ini adalah ujung tombak ketahanan pangan nasional, sebagai motor penggerak masyarakat membantu pengolahan lahan, pembibitan, masa tanam sampai dengan panen, termasuk pendampingan produksi penyaluran pupuk dan mengatasi penanggulangan hama padi,” pungkas Danrem.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Abdya Resmi Jadi Tuan Rumah MTQ Aceh ke-38 Tahun 2027, Gantikan Pidie Jaya

Daerah

Pemkab Pidie Raih Indeks Reformasi Hukum Tertinggi di Aceh

Daerah

Bakal Calon Bupati Aceh Singkil 2024-2029, Dulmusrid Masih Menunggu Rekomendasi Partai

Daerah

Silaturahmi Dengan Kaum Hawa, T. Guntara Tampung Sejumlah Aspirasi 

Daerah

KRI Banjarmasin-592 Selamatkan 12 ABK Terbalik di Laut Arafura

Daerah

Pangdam IM Hadiri Bank Aceh Bhayangkara Run 2024

Aceh Besar

Pangdam IM Bersama Forkopimda Aceh Dampingi Kunker Presiden RI

Tni-Polri

Kasdim 0101/Kota Banda Aceh Pimpin Rapat Sidang Usulan Kenaikan Pangkat Personel Kodim 0101/Kota Banda Aceh