Home / Daerah / Pemerintah

Selasa, 18 Maret 2025 - 19:04 WIB

Cegah TPPO/TPPM, Imigrasi Aceh Canangkan Desa Binaan di Kabupaten Pidie

mm Redaksi

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh melaksanakan Sosialisasi dan Pencanangan Desa Binaan Imigrasi di Aula Rapat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Pidie, Selasa (18/3/2025). (Foto : NOA.co.id/HO-Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh).

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh melaksanakan Sosialisasi dan Pencanangan Desa Binaan Imigrasi di Aula Rapat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Pidie, Selasa (18/3/2025). (Foto : NOA.co.id/HO-Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh).

Banda Aceh – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh melaksanakan Sosialisasi dan Pencanangan Desa Binaan Imigrasi di Pidie, Selasa.

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Aceh, Novianto Sulastono, menekankan pentingnya program tersebut dalam upaya perlindungan warga negara Indonesia, terutama di daerah-daerah yang rawan terhadap kasus TPPO dan TPPM.

“Sebagai bagian dari upaya kita untuk melindungi warga negara Indonesia terutama di desa-desa yang rawan terhadap kejahatan ini dan Imigrasi mengambil langkah-langkah untuk mengedukasi masyarakat dan mengajak mereka bersama-sama mencegah TPPO dan TPPM melalui program Desa Binaan Imigrasi. Dengan program ini, diharapkan pemahaman masyarakat tentang bahaya perdagangan orang dan penyelundupan manusia akan meningkat, serta mereka akan lebih waspada terhadap modus-modus yang digunakan oleh pelaku kejahatan,” Kata Novianto Sulastono, Kepada Kantor Berita NOA.co.id, 18 Maret 2025.

Baca Juga :  Peringati Hari Jadi Polwan Ke 76, Polres Pidie Jaya Gelar Bakti Kesehatan Disabilitas 

Novianto menegaskan bahwa edukasi yang diberikan kepada masyarakat desa dapat membantu meningkatkan kewaspadaan terhadap modus-modus yang digunakan oleh pelaku kejahatan dalam memanfaatkan ketidaktahuan atau kelalaian masyarakat.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh, Gindo Ginting, mengatakan bahwa program Desa Binaan Imigrasi merupakan hasil kolaborasi antara Kantor Imigrasi dan perangkat desa, dengan tujuan memberikan edukasi mengenai prosedur keimigrasian bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan akses ke kantor imigrasi.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Besar Terima 80 Sertifikat Elektronik dari BPN

“Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami pentingnya kepatuhan terhadap prosedur resmi sebelum berangkat bekerja ke luar negeri, sehingga dapat terhindar dari risiko menjadi korban perdagangan manusia,” Ujarnya.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Pidie, Baihaqi, yang menyatakan bahwa program Desa Binaan Imigrasi di wilayah Pidie diharapkan mampu memberikan edukasi bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang berniat bekerja di luar negeri agar memahami prosedur yang benar dan tidak menjadi korban eksploitasi.

Baca Juga :  Kadinsos Aceh Besar Buka Pelatihan Pemberdayaan Karang Taruna

“Disdukcapil Pidie siap menjadi fasilitator dalam pembentukan dan pelaksanaan program ini,” Katanya.

Kantor Imigrasi Banda Aceh membahas teknis terkait pembentukan Desa Binaan Imigrasi. Program tersebut bertujuan untuk memperluas jangkauan akses informasi keimigrasian kepada masyarakat desa, sekaligus sebagai upaya menekan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM) yang masih menjadi ancaman, khususnya bagi calon pekerja migran.

“Diharapkan masyarakat Pidie dapat lebih memahami aturan keimigrasian dan turut berperan aktif dalam mencegah tindak kejahatan terkait TPPO dan TPPM di daerah mereka,” Tutup Novianto.

Editor: Amiruddin.MK

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Pj Bupati Iswanto Kenalkan Perangkat Daerah Kepada Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar Terpilih

Aceh Barat

Aceh Barat Siap Rebut Juara Umum di Musabaqah Tunas Ramadhan XXIV

Daerah

Listrik di Aceh Padam, Himapas Desak Reformasi PLN

Daerah

Rencana kenaikan HET Minyak goreng bersubsidi

Internasional

Awal Tahun 2025, Kasus WNI di Kamboja Meningkat Tajam

Aceh Timur

Kasat Reskrim Polres Aceh Timur Sampaikan Materi Dalam Sosialisasi Pengawasan Pilkada Serentak 2024

Daerah

Disdukcapil Lakukan PKS dengan 10 TK di Banda Aceh

Aceh Barat

PJ Bupati Aceh Barat Drs Mahdi Efendi Tinjau Langsung Kondisi Krueng Meureubo