Home / Aceh Barat / Pemerintah

Sabtu, 17 Mei 2025 - 13:49 WIB

MUDAB ke-3 Aceh Barat: Bupati Tarmizi Soroti Masalah Sosial dan Ekonomi Daerah

mm Redaksi

Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP, MM bersama Wakil Bupati Said Fadheil menghadiri acara akbar Mubahatsah Ulama Dayah Aceh Barat (MUDAB) ke-3. Foto: Dok. Diskominsa Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP, MM bersama Wakil Bupati Said Fadheil menghadiri acara akbar Mubahatsah Ulama Dayah Aceh Barat (MUDAB) ke-3. Foto: Dok. Diskominsa Aceh Barat

Meulaboh – Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP, MM bersama Wakil Bupati Said Fadheil menghadiri acara akbar Mubahatsah Ulama Dayah Aceh Barat (MUDAB) ke-3 yang digelar di Dayah Istiqomatuddin Babul Muarrif Serambi Aceh, Gampong Meunasah Rayeuk, Kecamatan Kaway XVI. Acara ini menjadi forum penting untuk menyatukan persepsi ulama dan pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di Aceh Barat.

Tarmizi menyampaikan keprihatinan atas kondisi daerah yang masih menghadapi persoalan kompleks. Dengan jumlah penduduk mencapai 209.000 jiwa, Aceh Barat mencatat angka kemiskinan sebesar 17 persen di atas rata-rata nasional. Jumlah pengangguran terbuka mencapai 5.000 orang, sementara persentase warga yang pernah terlibat judi online juga semakin bertambah, Belum lagi meningkatnya tingkat perceraian dan peredaran narkoba yang telah merambah lingkungan pendidikan.

Baca Juga :  Hadir Arahan Presiden di IKN, Pj Gubernur Aceh: Spirit IKN Milik Kita Semua

“Ini bukan persoalan kecil. Tanpa kolaborasi semua pihak, terutama ulama dan tokoh dayah, ini akan jadi bom waktu bagi generasi muda kita, karna Judi online memiliki dampak buruk, seperti kerugian finansial dan sosial, serta dapat mengganggu stabilitas ekonomi dan keamanan, ujar tarmizi.

Ia mengajak para pimpinan dayah untuk aktif mensosialisasikan kegiatan pemerintah seperti gerakan Maghrib Mengaji, menghentikan seluruh aktivitas saat azan berkumandang. Ia juga memohon doa agar dirinya tetap istiqamah membangun daerah demi terciptanya kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Kakanwil Meurah Budiman : Junjung tinggi Sportivitas dan Berikan yang Terbaik

Sebut tarmizi, Pemerintah daerah juga menegaskan komitmen tetap menjalankan program strategis seperti penguatan PDAM, kartu sehat, dan pembangunan rumah singgah, meskipun menghadapi tantangan efisiensi anggaran dari pusat.

“Kita harus menciptakan lapangan kerja dengan mengedepankan produk lokal. Ini jalan tengah menghadapi keterbatasan fiskal,” ucap Tarmizi.

Ia juga menegaskan bahwa Acara MUDAB ini menjadi awal dari gerakan bersama untuk menyelamatkan masa depan Aceh Barat.

Sedangkan Pimpinan Dayah Serambi Aceh, Abu H. Mahmuddin Usman, menjelaskan bahwa MUDAB digelar dengan tiga tujuan utama antaranya, meningkatkan kualitas pendidikan dayah, menyatukan persepsi hukum Islam (fatwa) yang akan disampaikan ke masyarakat, serta membangun sinergi antara ulama dan pemerintah demi kemaslahatan bersama.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Besar Peringati Hari Ibu ke -96 Tahun 2024

Dalam forum ini turut hadir anggota DPD RI Tgk. Amhada MZ, Bupati Aceh barat periode 2012-2027 H.T. Alaidinsyah, Ketua MPU Aceh Barat Tgk. Mahdi Kari, serta para pimpinan dayah se-Aceh Barat. Dan Sebagai pemateri utama, hadir Abon Yazid Al-Yusufi, pimpinan Dayah Madinatuddiniyah Darul Ulumuddin (MADU) Blang Pidie, Aceh Barat Daya.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Praktik Lomba dengan Sistem Uang Pendaftaran Jadi Hadiah Dinilai Haram, MPU Simeulue Tegaskan Masuk Kategori Judi

Pemerintah

Jelang Gelar TTG ke-25, Stand Aceh Besar Rampung Dibangun di Sukamakmue

Aceh Barat

Kapolres Aceh Barat Ingatkan Pentingnya Operasi Patuh Seulawah 2024

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Tekankan Optimalisasi BUMG dan Koperasi untuk Kemandirian Ekonomi

Internasional

KLHK Raih Penghargaan Peringkat Pertama Green Eurasia 2024

Aceh Barat

Wabup Said Fadheil Hadiri Wasev TMMD Ke-127 di Woyla, Apresiasi Peran TNI Bangun Desa

Aceh Barat

DPRK Aceh Barat Sahkan Raqan APBK 2026, Bupati Tarmizi Apresiasi Kerja Sama Dewan

Pemerintah

Wagub Aceh Dampingi Mendagri Tito Serahkan Bantuan Pascabanjir di Aceh Tamiang dan Aceh Timur