Home / Banda Aceh / Pemko Banda Aceh

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:36 WIB

Laskar Aswaja Apresiasi Penegakan Syariat Islam yang Dilakukan Walikota Banda Aceh

mm Redaksi

Juru Bicara Laskar Aswaja Aceh, Muhammad Zubir, SH, MH. Foto: Dok. Istimewa

Juru Bicara Laskar Aswaja Aceh, Muhammad Zubir, SH, MH. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Terkait dengan gencarnya operasi/razia penegakan Syariat Islam yang dilakukan oleh Wali Kota Banda Aceh, menyasar hotel-hotel, wisma maupun tempat penginapan lainnya untuk memastikan tidak ada pelanggaran Syariat Islam dan melakukan penertiban.

Dari razia tersebut juga ada ajudan pimpinan DPRA yang ditindak oleh Walikota karena diduga melakukan pelanggaran Syariat Islam, inisial Pale ditangkap saat razia di Hotel A.YNI.

“Kami sangat mengapresiasi penegakan Syariat Islam yang dilakukan oleh Walikota Banda Aceh tanpa pandang bulu, dan mengedepankan azas semua sama dimata hukum. Kami yakin dan percaya walikota Banda Aceh tidak diskriminasi dalam penegakan hukum jinayat di Kota Banda Aceh” Hal ini disampaikan oleh Ketua Laskar Aswaja Aceh, Dr. Tgk. Yusuf Al-Qardawi, MH melalui Juru Bicara Laskar Aswaja Aceh yaitu Muhammad Zubir, SH, MH.

Baca Juga :  Wali Kota Banda Aceh Terima Audiensi PT Panah Perak Megasarana, Bahas Inovasi Air Bersih dan Kemandirian Energi

Adapun polemik tentang ada Tersangka yang diberikan penangguhan penahanan itu memang sudah sesuai ketentuan hukum acara qanun jinayat, yaitu seperti disebutkan dalam pasal 32 dan 33 ayat (1) Qanun Aceh Nomor 7 Tahun 2013 tentang Hukum Acara Jinayat, kata Zubir yang juga Pengacara Publik di Aceh.

Baca Juga :  GEN-A Luncurkan EKSIS Anti-Rokok di CFD Banda Aceh

Karena setiap tindak pidana dengan ancaman kurungan dibawah 5 tahun penjara itu tidak wajib ditahan, termasuk jarimah khalwat ini, Berdasarkan Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat, hukuman bagi pelaku khalwat (perbuatan berada di tempat tertutup antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram tanpa ikatan nikah) adalah sebagai berikut:

  1. Hukuman untuk Pelaku (Pasal 23 ayat 1)
    Setiap orang yang dengan sengaja melakukan jarimah khalwat diancam dengan salah satu dari pilihan hukuman berikut:
    • Cambuk: Paling banyak 10 kali; atau Denda: Paling banyak 100 gram emas murni; atauPenjara: Paling lama 10 bulan.
Baca Juga :  Dinas Sosial Kota Banda Aceh Salurkan Bantuan Masa Panik bagi Korban Kebakaran di Ulee Kareng

“Kami minta masyarakat tidak mempolitisir masalah penangguhan penahanan ini, tapi fokuslah pada penegakan hukum yang dilakukan walikota Banda Aceh, karena Walikota Banda Aceh Illiza Saadudin Jamal sudah berjanji akan tetap melakukan proses hukum terhadap orang dekat Pimpinan DPRA tersebut, buktinya dia sudah ditetapkan sebagai Tersangka.” tutup Zubir.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Advetorial

Peluang Lapangan Pekerjaan bagi Generasi Z di Kota Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Illiza Dorong Pemda Manfaatkan Jejaring Internasional untuk Percepat Pembangunan

Nasional

Banda Aceh Raih National Governance Award 2026, Unggul di Sektor Kesehatan

Banda Aceh

Pasokan Air Terganggu Akibat Banjir, Perumdam Tirta Daroy Salurkan Air Bersih ke Masjid-Masjid di Banda Aceh

Banda Aceh

Ketua DPRK Banda Aceh Minta Pengelola Tol Sibanceh Buka Jalur Seulimeum–Padang Tiji untuk Kafilah MTQ

Advetorial

Pemko Banda Aceh Salurkan 1.500 Paket Sembako Murah Jelang Idul Adha

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Tinjau Persiapan Gampong Kota Baru Menuju Proklim Kategori Lestari

Pemko Banda Aceh

Illiza Pimpin Rapat Forkopimda Banda Aceh, Bahas Persiapan Muzakarah Internasional