Home / Nasional / Peristiwa

Rabu, 9 Juli 2025 - 21:30 WIB

Diplomat Kemlu RI yang Meninggal Dunia sempat bantu Evakuasi WNI dari Iran

mm Redaksi

Jenazah ADP saat ini dimakamkan di Tempat Pemakaman Sunthen, Jomblangan, Banguntapan, Bantul, pada Rabu petang (9/7/2025). (Foto : Ist).

Jenazah ADP saat ini dimakamkan di Tempat Pemakaman Sunthen, Jomblangan, Banguntapan, Bantul, pada Rabu petang (9/7/2025). (Foto : Ist).

Yogyakarta – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengungkapkan ADP (39), diplomatnya yang meninggal, pernah menjadi saksi kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Judha Nugraha mengatakan ADP pernah bersaksi di sidang perkara TPPO di Jepang.

“Almarhum pernah menjadi saksi untuk kasus TPPO yang ada di Jepang. Udah lama kasusnya, kasusnya sudah selesai setahu saya,” kata Judha, Rabu 9 Juli 2025.

Selepas mengikuti proses pemakaman, Judha berpesan kepada masyarakat untuk tidak berspekulasi mengenai kematian ADP, termasuk soal pekerjaannya menangani kasus WNI.

“Jangan dikait-kaitkan. Kita lihat hasil penyelidikan polisi, kita jangan berspekulasi. Jadi kami tidak ingin berspekulasi, kita tunggu hasil penyelidikan polisi,” ujar Judha menambahkan.

Baca Juga :  Indonesia dan RRT Perkuat Kemitraan Strategis Komprehensif

Ia menuturkan, mendiang ADP telah bergabung sebagai diplomat fungsional muda Kemlu sejak 2014. Ia ditempatkan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Dili, Timor Leste, dan KBRI Buenos Aires, Argentina.

Delapan tahun kemudian, almarhum bergabung ke Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia.

“Dengan sifat beliau yang pekerja keras, berdedikasi, dan suka menolong, beliau telah membantu begitu banyak warga negara Indonesia yang mengalami masalah di luar negeri,” kata Judha.

“Kami sendiri yang melihat bagaimana Mas Daru (sapaan ADP)… Mas Daru membopong anak-anak telantar di Taiwan kembali ke Indonesia. Mas Daru turun mengevakuasi WNI pada saat gempa Turki yang lalu. Terakhir, Mas Daru juga membantu mengevakuasi WNI dari Iran,” tutur Judha sembari terisak.

Baca Juga :  Terungkap, Mayat Mengapung di Lampulo Ternyata Warga Simeulue

Menurut keterangan Judha, ADP semestinya berangkat ke KBRI Helsinki, Finlandia, akhir Juli ini. Namun, takdir berkata lain.

“Perpisahan ini menjadi perpisahan selamanya. Tapi kita harus yakin, Allah adalah pemilik dan sebaik-baiknya pemilik rencana. Insya Allah, almarhum husnul khatimah dan kami bersaksi almarhum adalah orang yang baik,” ucapnya.

ADP ditemukan meninggal dengan kondisi wajah terbungkus isolasi atau lakban di sebuah kos di Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7) sekitar pukul 08.30 WIB.

Baca Juga :  WNI yang Ditangkap otoritas Arab Saudi Gegara Rekam Jenazah Kini Sudah Dibebaskan

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada jasad korban. Selain itu, barang milik korban juga tidak ada yang hilang.

Berdasarkan olah TKP, polisi menemukan sidik jari korban pada lakban yang menutup wajahnya. Namun, hal itu akan diperiksa lebih lanjut di laboratorium.

Jenazah ADP saat ini telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Sunthen, Jomblangan, Banguntapan, Bantul, pada Rabu petang. Judha turut mengantar hingga jenazah dikuburkan.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Hukrim

Jaksa Agung Tekankan Sinergitas dan Integritas dalam Memberantas Korupsi

Internasional

Kemlu RI Proses Evakuasi 159 WNI dari Lebanon

Daerah

Kebakaran Hebat di Pasar Kampung Aie, 48 Ruko Ludes Dilalap Api

Hukrim

Penjelasan Tentang Lowongan Kerja Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri Tahun 2025 Kantor Imigrasi Non TPI Agam

Nasional

Diduga Ditegur Kapolda, Kapolres Lampung Timur Bantah Keterlibatan Kapolda Kriminalisasi Wilson Lalengke

Nasional

Presiden Prabowo Teken Keppres Pembentukan Pengadilan Baru, Apa Saja?

Daerah

Update Penanganan Kayu Pasca Bencana Hidrometeorologi di Aceh dan Sumatera Utara

Aceh Barat Daya

Keluarga Melda Arnita Berjuang Biayai Pencarian Mandiri