Home / Internasional / Peristiwa

Rabu, 15 Januari 2025 - 15:10 WIB

Tim Gabungan Evakuasi Satu Crew Kapal Chemway Arrow Ke RSUD Zainal Abidin

mm Redaksi

Tim Gabungan Evakuasi Satu Crew Kapal Chemway Arrow, Banda Aceh, Rabu (15/1/2024). (Foto : Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh).

Tim Gabungan Evakuasi Satu Crew Kapal Chemway Arrow, Banda Aceh, Rabu (15/1/2024). (Foto : Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh).

Banda Aceh – Kapal Chemway Arrow yang sedang berlayar dari Arab Saudi menuju Dong guan China melaporkan satu orang ABK mengalami sakit, Rabu.

“Dari hasil pemeriksaan internal diatas kapal korban mengalami keram perut diduga gejala usus buntu sehingga membutuhkan penanganan medis lanjutan. Informasi tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh melalui Agen Kapal a.n Moniq pada tanggal 15 Januari 2025 sekitar pukul 05.20 WIB,” Kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh, Al Hussain, 15 Januari 2025.

Baca Juga :  Penanganan Rohingya Oleh kemenkumham Aceh Telah sesuai Aturan

Ia menjelaskan, Pukul 05.30 WIB Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh melakukan precom & excom dengan unsur terkait untuk menyusun rencana evakuasi korban dan Pukul 06.30 WIB Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh beserta unsur terkait berangkat menggunakan KN. SAR Kresna 232 menuju Titik Intercept untuk proses medevac,” Terangnya.

Baca Juga :  Menkumham Tanda Tangan Traktat Internasional tentang Sumber Daya Genetik dan Pengetahuan Tradisional

Selanjutnya, KN SAR Kresna 232 tiba di titik intercept dan sandar di Kapal Chemway Arrow dan melakukan proses evakuasi korban ke KN. SAR Kresna 232 dan Setelah dilakukan pemeriksaaan oleh tim medis Kekarantinaan Kesehatan Kelas 1 Banda Aceh dan dinyatakan aman dari penyakit berbahaya/ menular, Korban di evakuasi ke KN. SAR Kresna 232 dan Korban di bawa ke Pelabuhan Uleelheu.

Baca Juga :  Warga Biskang Kecewa, Rapat Muspika Tidak Melahirkan Solusi

“Pukul 09.30 WIB KN SAR Kresna 232 tiba di pelabuhan Uleelheu, selanjutnya korban dibawa ke RSUD Zainal Abidin menggunakan ambulance unutk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” Tutupnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Nasional

Diplomat Kemlu RI yang Meninggal Dunia sempat bantu Evakuasi WNI dari Iran

Internasional

Indonesia dukung penuh Turki jadi mitra wicara terbaru ASEAN

Hukrim

KBRI Phnom Penh dan Polri Perkuat Sinergi Lindungi WNI di Kamboja

Daerah

WALHI Aceh: Pemerintah Harus Hormati Sikap Warga Tolak Tambang di Pameu

Peristiwa

Polda Aceh Gelar Patroli Berskala Besar, Pastikan Situasi Aman dan Kondusif

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Illiza Besuk Korban Letupan KMP Aceh Hebat 2, Minta SOP Keselamatan Diperketat

Internasional

Daftar Nama Dubes RI yang Dilantik Presiden Prabowo Hari Ini

Daerah

259 KK Warga Kecamatan Rantau Aceh Tamiang Terima DTH dari BNPB