Home / Pemerintah Aceh

Kamis, 14 Agustus 2025 - 15:00 WIB

Dinas Pendidikan Dayah Aceh Gelar Rakor Pengurus Besar Rabithah Thaliban

mm Redaksi

Kepala Bidang Pembinaan Sumber Daya Manusia Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Andriansyah. Foto: Dok. Pribadi/NOA.co.id

Kepala Bidang Pembinaan Sumber Daya Manusia Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Andriansyah. Foto: Dok. Pribadi/NOA.co.id

Banda Aceh – Dinas Pendidikan Dayah Aceh menyelenggarakan rapat koordinasi pengurus besar Rabithah Thaliban Aceh, di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh yang berlangsung selama dua hari mulai 13-14 Agustus 2025. Kegiatan ini diikuti 70 peserta yang terdiri dari pengurus RTA Kabupaten/Kota se Aceh.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Dayah melalui Kepala Bidang Pembinaan Sumber Daya Manusia Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Andriansyah, Rabithah Thaliban Aceh memiliki peran strategis tidak hanya dalam membina santri, tetapi juga menjadi benteng utama menghadapi ancaman pelemahan syariat dan degradasi moral di tengah gempuran arus global.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Launching Instruksi Wajib Salat Berjamaah dan Mengaji di Sekolah

Ia mengapresiasi kiprah organisasi santri yang berdiri sejak 7 April 1999 itu, yang dinilai konsisten menyampaikan risalah agama sekaligus memberi kontribusi nyata pada pembangunan Aceh.

“Rabithah Thaliban Aceh harus menjadi organisasi pemersatu seluruh santri dari berbagai dayah, mengayomi baik yang sedang menuntut ilmu maupun alumni, dan menjadi rumah bagi semua,” tegas Andriansyah, Rabu (13/8/2025).

Menurutnya, di tengah era milenial dan globalisasi yang bergerak cepat, santri menghadapi tantangan besar: menjaga akidah, ibadah, dan muamalah dari berbagai strategi pendangkalan yang berpotensi melemahkan syariat Islam di Aceh.

Baca Juga :  Wagub Fadhlullah dan Istri, Takziah ke Rumah Duka Abati Bakongan  

Selain itu, Andriansyah juga menyoroti maraknya penyebaran hoaks dan ujaran kebencian di media sosial yang dinilai berbahaya karena mengikis rasa beragama, berbangsa, dan bernegara. Ia mengajak seluruh anggota Rabithah Thaliban Aceh untuk mengambil peran aktif dalam edukasi publik.

“Santri harus menjadi garda terdepan melawan hoaks, dengan pendekatan yang mencerdaskan, agar masyarakat tetap menjaga ukhuwah islamiyah dan perdamaian Aceh,” ujarnya.

Baca Juga :  Draft Rancangan Perubahan UUPA Disetujui DPRA, Plt Sekda Ajak Semua Pihak Bersinergi Agar Disahkan DPR RI Tahun Ini

Pemerintah Aceh, lanjut Andriansyah, terus mendorong sinergitas Rabithah Thaliban dengan seluruh elemen masyarakat untuk mensukseskan program pembangunan di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, ekonomi, agama, hingga pencegahan kekerasan dan bahaya narkoba maupun judi online di lingkungan dayah.

“Maka untuk itu, diperlukan sinergitas seluruh elemen masyarakat Aceh terutama Rabithah Thaliban, untuk bersama- sama mensukseskan seluruh program pembangunan Aceh dan menghalau segala tindakan dan hambatan terhadap permasalahan pemerintah Aceh,” pungkasnya.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

“Jangan Biarkan Mimpi Aceh Tertunda!” Laskar Panglima Nanggroe Ingatkan Presiden Prabowo Soal Janji Helsinki

News

Gubernur Aceh Beri Arahan pada Haflah Takhrij Angkatan XXVI MA Dayah RIAB

Pemerintah Aceh

Pemprov Aceh Percepat Pemulihan Pascabencana, Sekda Fokus Tuntaskan R3P

Pemerintah Aceh

Gubernur Aceh Mualem Fasilitasi Persiapan Pemberangkatan Umrah via Bandara SIM, Target Mulai Januari 2026

Pemerintah Aceh

Ketua TP-PKK Aceh Laksanakan Intervensi Nutrisi di Aceh Besar

Dinsos Aceh

Dinas Sosial Aceh Berduka, Tinjau Panti Sosial Lanjut Usia Setelah Kematian Penghuni

Banda Aceh

Gubernur Aceh Muzakir Manaf Lantik 1.184 PPPK Tahap II Formasi 2024: “Bekerjalah dengan Ikhlas untuk Rakyat”

News

Serahkan LKPD, Gubernur Aceh Tegaskan Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas