Home / Daerah

Kamis, 26 Februari 2026 - 23:08 WIB

Empat Golongan yang Dirindukan Surga

mm Amir Sagita

Jamaah shalat tarawih di mesjid Babussalam Kemukiman Kalee Kecamatan Muara Tiga, saat mendengarkan tausiah dari Tgk M.Rizal santri Dayah Darussalam Labuhan Haji Aceh Selatan pada safari Ramadhan, Kamis (26/2/2026) (Foto.Amir Sagita.NOA.co.id).

Jamaah shalat tarawih di mesjid Babussalam Kemukiman Kalee Kecamatan Muara Tiga, saat mendengarkan tausiah dari Tgk M.Rizal santri Dayah Darussalam Labuhan Haji Aceh Selatan pada safari Ramadhan, Kamis (26/2/2026) (Foto.Amir Sagita.NOA.co.id).

Sigli — Malam Ramadan ke 9 di Kemukiman Kalee, Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie, terasa lebih teduh dari biasanya. Usai salat tarawih, jamaah tetap bertahan di dalam Masjid Babussalam. Anak-anak ada yang bersandar di pangkuan orang tuanya, para orang tua duduk bersaf rapi, menyimak tausiah yang mengalir pelan namun sarat makna.

Di hadapan mereka, Tgk Muhammad Rizal, santri Dayah Darussalam Labuhan Haji, Kabupaten Aceh Selatan menyampaikan pesan tentang empat golongan manusia yang dirindukan oleh surga Allah SWT. Pesan itu ia sampaikan dalam rangkaian safari Ramadan, Kamis (26/2/2026).

“Pertama, orang yang senantiasa membaca Al-Qur’an,” ujarnya membuka tausiah. Baginya, Al-Qur’an bukan sekadar bacaan yang dilantunkan untuk menggugurkan kewajiban. Kitab suci yang diturunkan pada bulan Ramadan itu adalah pedoman hidup, penuntun arah di tengah perubahan zaman.

Baca Juga :  Kapolda Aceh Buka Latpraops Ketupat Seulawah-2025

Membacanya berarti merawat hubungan dengan Tuhan sekaligus memperbaiki diri. Golongan kedua adalah mereka yang mampu menjaga lisan. Tgk Rizal mengingatkan, puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan ucapan yang sia-sia. Dalam kehidupan sehari-hari, kata-kata sering kali menjadi sumber luka. Karena itu, Ramadan menjadi ruang latihan untuk mengendalikan diri—menahan amarah, menghindari ghibah, dan memilih diam ketika kata-kata tak lagi membawa manfaat.

“Jangan sampai pahala puasa berkurang hanya karena lisan yang tidak terjaga,” tuturnya.

Baca Juga :  Sempat Putus saat Banjir, Jembatan Penghubung di Tadu Raya Diperbaiki

Golongan ketiga, lanjutnya, adalah orang-orang yang gemar memberi makan kepada yang membutuhkan. Ia menggambarkan, di bulan suci, satu piring makanan sederhana yang diberikan dengan tulus bisa menjadi jembatan kebaikan yang panjang. Memberi makan bukan hanya soal berbagi rezeki, tetapi juga menumbuhkan empati dan kepedulian sosial.

Adapun golongan keempat adalah mereka yang berpuasa dengan penuh keikhlasan di bulan Ramadan. Menurutnya, puasa merupakan ibadah istimewa yang balasannya langsung dari Allah SWT.

Di bulan inilah, umat Islam didorong memperbanyak amal, mulai dari salat tarawih, bersedekah, membaca Al-Qur’an, hingga memperbaiki hubungan dengan sesama.

Putra Ujong Rimba, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie itu menegaskan, amal yang banyak harus disertai adab dan etika. Menjaga sopan santun, memperbaiki niat, serta menghindari perbuatan yang tidak penting menjadi bagian dari kesempurnaan ibadah.

Baca Juga :  Pj Gubernur Safrizal Tinjau Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Pidie Jaya

Menjelang akhir tausiahnya, ia kembali mengingatkan jamaah agar menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbanyak sedekah dan membantu sesama. Kesempatan beribadah di bulan suci, katanya, adalah anugerah yang belum tentu terulang pada tahun berikutnya.

Di luar masjid, malam terus berjalan. Namun bagi para jamaah yang hadir, pesan tentang empat golongan yang dirindukan surga itu menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan hanya tentang menahan diri, melainkan tentang memperbaiki diri—dari lisan, dari kepedulian, hingga dari ketulusan hati.

Editor: Amiruddin. MKReporter: Amir Sagita

Share :

Baca Juga

Daerah

Kasus Duel Antar Pelajar, Polres Bener Meriah Serahkan Berkas Perkara ke Kejaksaan

Aceh Barat Daya

499 Orang Tenaga Fungsional Guru dan Kesehatan Terima SK PPPK

Daerah

Menuju Konferprov XIII PWI Aceh, Panitia Gelar Rapat Perdana

Daerah

Sigit Setyawan, dari Los Angeles ke Aceh

Daerah

Masyarakat Terganggu Akibat Sampah Berserakan di Aceh Singkil

Daerah

SMSI Aceh Besar Resmi Dikukuhkan, Zulfikar Terima SK Kepengurusan

Daerah

SPS Pusat dan Sumut Bantu Korban Longsor dan Banjir di Sei Lepan dan Brandan Barat

Daerah

DPW-ILUNI-UNP dan DPW-ILUNI FT-ACEH Periode 2023-2028 Dikukuhkan