Home / Internasional / Pemerintah

Kamis, 14 Agustus 2025 - 20:34 WIB

Kemenko Polkam Dorong Optimalisasi Peran Diaspora dalam Pembangunan Nasional

Farid Ismullah

Connecting Global Talent with Home yang digelar Indonesian Diaspora Network United (IDN-U) di Jakarta, Selasa (12/8/2025). (Foto : NOA.co.id/HO-Kemenko Polkam RI).

Connecting Global Talent with Home yang digelar Indonesian Diaspora Network United (IDN-U) di Jakarta, Selasa (12/8/2025). (Foto : NOA.co.id/HO-Kemenko Polkam RI).

Jakarta – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menegaskan komitmennya mengoptimalkan peran strategis diaspora Indonesia dalam pembangunan nasional melalui partisipasi pada Diaspora Global Summit 2: Connecting Global Talent with Home yang digelar Indonesian Diaspora Network United (IDN-U), Selasa (12/8).

Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri Kemenko Polkam, Mohammad K. Koba, menegaskan diaspora merupakan aset bangsa yang perlu didengar dan diberdayakan.

“Diaspora Indonesia bukan sekadar bagian komunitas di luar negeri, melainkan aset yang harus didengar dan diberdayakan untuk memperkuat kemajuan bangsa,” ujarnya, Kamis, 14 Agustus 2025.

Baca Juga :  Menko Polkam: Pemerintah Terus Perbaiki Tata Kelola Pelindungan Pekerja Migran

Forum ini menjadi ajang dialog antara diaspora Indonesia dan pemangku kepentingan nasional untuk membahas kontribusi diaspora di berbagai sektor strategis. Isu utama yang diangkat meliputi rekrutmen talenta diaspora, regulasi perbankan bagi diaspora eks-WNI, wacana kewarganegaraan ganda, serta skema Overseas Citizenship of Indonesia (OCI) yang memungkinkan diaspora memperoleh hak tertentu tanpa kehilangan kewarganegaraan Indonesia.

Baca Juga :  Serangan AS ke Iran, Menko Polkam : Presiden Prabowo Prioritaskan Perlindungan WNI

Kemenko Polkam memandang kebijakan afirmatif seperti Kartu Masyarakat Indonesia di Luar Negeri (KMILN) sebagai langkah positif memperkuat identitas diaspora dan meningkatkan partisipasi mereka dalam pembangunan. Namun, pemerintah menilai regulasi perlu disempurnakan agar mampu menjawab kebutuhan diaspora secara konkret.

“Pemerintah berkomitmen melanjutkan koordinasi lintas kementerian/lembaga guna mengoptimalkan potensi diaspora sebagai mitra strategis Indonesia di tingkat global,” ungkap Koba.

Kemenko Polkam menekankan kontribusi diaspora, khususnya di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), sangat penting untuk mendorong transformasi menuju Indonesia Emas 2045, sejalan dengan arah pembangunan nasional dalam Asta Cita yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas SDM, daya saing ekonomi, dan pembangunan inklusif.

Baca Juga :  Kemenko Polkam Ajak Anak Muda Cegah PMI Nonprosedural

Acara tersebut  dihadiri sejumlah tokoh nasional, termasuk Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Ketua Dewan Ekonomi Nasional; Menteri Pariwisata, Wakil Menteri Luar Negeri, perwakilan kementerian/lembaga, pelaku usaha, akademisi, dan profesional diaspora dari dalam dan luar negeri.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

ASN Jaga Netralitas Pada Pilkada

Aceh Besar

Bersama Pj Gubernur Aceh, Pj Bupati Iswanto Sambut Kedatangan Irjen Kemendagri

Aceh Barat

Tingkatkan Pelayanan Publik, Diskominsa Aceh Barat Gelar Pelatihan Pengolaan Website PPID Pelaksana

Daerah

Disdik Aceh Canangkan Zona Integritas WBK dan WBBM untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

Nasional

Indeks Keamanan Laut Nasional jadi Instrumen Penting Wujudkan Indonesia Emas 2045

Internasional

Laporan AS: Israel Kemungkinan Langgar Hukum Internasional di Gaza

Aceh Besar

Disdukcapil Aceh Besar Bahas Perubahan Renja OPD Tahun 2025

Nasional

Yuldi Yusman Gantikan Saffar M. Godam sebagai Plt. Dirjen Imigrasi