Home / Daerah / Pendidikan

Senin, 10 November 2025 - 14:44 WIB

STIKes Medika Nurul Islam Dorong Literasi Digital Cegah Stunting di Pidie

mm Redaksi

STIKes Medika Nurul Islam melaksanakan program pengabdian masyarakat di Desa Pulo Mesjid 1, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie. Foto: Dok. Istimewa

STIKes Medika Nurul Islam melaksanakan program pengabdian masyarakat di Desa Pulo Mesjid 1, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie. Foto: Dok. Istimewa

Pidie – Tim dosen dan mahasiswa STIKes Medika Nurul Islam melaksanakan program pengabdian masyarakat di Desa Pulo Mesjid 1, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie. Kegiatan ini merupakan bagian dari program BEM TECH4HEALTH: Teknologi dan Mahasiswa untuk Meningkatkan Akses dan Literasi Kesehatan Berbasis Digital dalam Pencegahan Stunting pada Balita, yang didukung DPPM Kemdiktisaintek RI Tahun Anggaran 2025.

Program yang berlangsung selama enam bulan ini dipimpin oleh Dr. Idawati, S.ST., M.K.M., bersama Ns. Azhar Mualim, M.Kep., dan Bd. Yuliana, S.ST., M.Keb. Kegiatan melibatkan mahasiswa, kader posyandu, bidan desa, perangkat gampong, dan masyarakat setempat.

Baca Juga :  Peta kerawanan pelanggaran keimigrasian di Aceh

Rangkaian kegiatan diawali dengan survei awal gizi balita serta pemetaan akses digital warga sebagai dasar penerapan edukasi kesehatan berbasis teknologi. Tim kemudian memberikan pelatihan kepada kader posyandu tentang penggunaan aplikasi kesehatan digital serta edukasi gizi seimbang melalui media interaktif.

Mahasiswa bersama warga juga memproduksi poster dan video edukasi pencegahan stunting yang disebarluaskan melalui platform digital. Selain itu, masyarakat antusias mengikuti Lomba Menu Sehat Lokal dan Lomba Dusun Bersih sebagai kampanye perilaku hidup bersih dan sehat.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Tekankan Netralitas ASN dan Sinergi Antar Lembaga Jelang Pilkada

Program ditutup dengan evaluasi literasi digital masyarakat, refleksi bersama warga, dan penyerahan hasil kegiatan kepada pemerintah desa.

Ketua pelaksana sekaligus Ketua STIKes Medika Nurul Islam, Dr. Idawati, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata peran perguruan tinggi dalam mendukung program nasional pencegahan stunting dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Baca Juga :  Presiden Prabowo masih Ingat Jasa Tokoh Aceh yang Selamatkan Keluarganya

“Melalui kolaborasi antara teknologi, mahasiswa, dan masyarakat, kami ingin menghadirkan solusi inovatif untuk meningkatkan literasi kesehatan keluarga, khususnya dalam mencegah stunting pada balita,” ujar Idawati, Ahad, 9 November 2025.

Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus berperan aktif dalam pembangunan kesehatan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara kampus dan desa dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, dan melek digital. (***)

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemerintah Pusat minta Pemda sampaikan data Akurat kebutuhan Pascabencana

Aceh Barat

Peringati HUT ke-53 KORPRI, Pemkab Aceh Barat Tekankan Solidaritas dan Transformasi ASN

Daerah

Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing di Provinsi Aceh

Daerah

Pj Bupati Bahas Persiapan Pilkada di Pidie

Banda Aceh

Hujan Lebat Tak Henti, BPBD Banda Aceh Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Daerah

Program G to G Jepang, BP3MI Aceh Buka Wadah Sharing Session Via Zoom Meeting

Daerah

Kapolda Aceh Kunjungi DPRA, Perkuat Sinergi dalam Menjaga Stabilitas Kamtibmas

Pendidikan

Bambang Haryo Resmi Raih Gelar Magister Ilmu Politik di Universitas Wijaya Kusuma