Home / Pemko Banda Aceh

Minggu, 30 November 2025 - 16:06 WIB

Dinkes Banda Aceh Ingatkan Ancaman Penyakit Pasca Banjir, Warga Diminta Perketat Kebersihan

mm Redaksi

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Wahyudi, S.STP., M.Si.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Wahyudi, S.STP., M.Si.

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Kesehatan mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko penyakit pasca banjir yang melanda sejumlah kawasan hingga saat ini.

Kepala Dinas Kesehatan Banda Aceh, Wahyudi, mengatakan bahwa kondisi lingkungan yang masih dipenuhi lumpur, sampah, dan genangan air dapat menjadi sumber berbagai penyakit menular.

Menurut Wahyudi, beberapa penyakit yang kini berpotensi melonjak adalah diare, leptospirosis, demam berdarah dengue (DBD), ISPA, serta infeksi kulit. Seluruhnya sangat mudah menyebar saat air banjir mulai surut dan warga kembali beraktivitas di luar rumah.

Baca Juga :  Kafilah Banda Aceh Raih 23 Finalis di MTQ Aceh ke-37, Torehkan Peningkatan Prestasi

“Setelah banjir besar seperti ini, risiko penyakit meningkat tajam. Air yang tercemar dan lingkungan yang belum sepenuhnya bersih bisa menjadi media penyebaran. Karena itu kami mengimbau warga untuk sangat berhati-hati,” katanya, Minggu (30/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa sumber air bersih menjadi perhatian utama. Masyarakat diminta memastikan air layak konsumsi, termasuk merebus air hingga mendidih sebelum diminum.

Baca Juga :  Wali Kota Illiza Terima Audiensi Pimpinan BUMN Area Aceh, Bahas Sinergi untuk Pembangunan Banda Aceh

Selain itu, kebersihan lingkungan juga harus segera dipulihkan dengan membersihkan sisa lumpur dan sampah yang menumpuk di sekitar rumah. Genangan air yang dibiarkan berhari-hari akan menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk pembawa DBD.

“Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan dengan sabun, memakai alas kaki, dan tidak beraktivitas di area yang airnya masih kotor sangat penting dalam situasi seperti ini,” kata Wahyudi.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Gelar Maulid Raya Senin Depan

Dinkes juga meminta warga segera memeriksakan diri ke puskesmas apabila mengalami gejala seperti demam, diare, nyeri otot, ruam, atau keluhan pernapasan. Menurut Wahyudi, pelayanan kesehatan di seluruh puskesmas telah ditingkatkan untuk mengantisipasi lonjakan pasien pasca banjir.

“Kami sudah meminta seluruh fasilitas kesehatan di Banda Aceh siaga penuh. Yang terpenting adalah warga tidak menunda. Deteksi dini dan penanganan cepat bisa mencegah kondisi memburuk,” tegasnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Serahkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran Neusu

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Bahas Penguatan Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, 514 Kasus Ditangani dalam Tiga Tahun

Banda Aceh

Banda Aceh Siapkan Early Warning System Digital untuk Mitigasi Banjir Kota

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Buka Profiling Guru Program Guru Berdaya

Daerah

Wali Kota Banda Aceh Kembali Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Pidie Jaya

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Gelar Rapat Koordinasi Jelang Pelantikan Keuchik Serentak 7 Februari 2026

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal Paparkan Strategi Kepemimpinan Perempuan di Lokakarya Nasional

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Serahkan Paket Peduli untuk 100 Mualaf, Wali Kota Illiza: Wujud Kepedulian dan Ukhuwah Islamiyah