Home / Nasional / Parlementaria

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:12 WIB

Anggota DPR RI HT Ibrahim Apresiasi Kinerja Kapolda Aceh, Sebut Penegakan Hukum Semakin Efektif

mm Redaksi

Anggota Komisi III DPR RI, H.T. Ibrahim, saat memberikan keterangan terkait apresiasi terhadap kinerja Kapolda Aceh di Jakarta. Senin (2/2/2026). Foto: Dok. Istimewa

Anggota Komisi III DPR RI, H.T. Ibrahim, saat memberikan keterangan terkait apresiasi terhadap kinerja Kapolda Aceh di Jakarta. Senin (2/2/2026). Foto: Dok. Istimewa

Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, H.T. Ibrahim, menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja Kapolda Aceh, Marzuki Ali Basyah, yang dinilai menunjukkan perkembangan signifikan dalam aspek penegakan hukum dan pelayanan publik di Aceh.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul rilis hasil kajian Jaringan Survei Inisiatif yang menyoroti berbagai indikator kinerja kepolisian di wilayah Aceh. Menurut Ibrahim, data yang dipublikasikan memperlihatkan adanya penurunan angka kriminalitas serta peningkatan tingkat penyelesaian perkara.

“Indikator yang dirilis menunjukkan efektivitas kerja yang semakin terukur. Ini mencerminkan konsolidasi internal yang baik serta strategi penegakan hukum yang lebih presisi,” ujar Ibrahim di Jakarta, Senin, 2 Februari 2026.

Baca Juga :  Kejagung Periksa Dua Saksi Terkait Perkara Suap PN Jakarta Pusat

Ia menilai, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari upaya pembenahan sistem dan penguatan koordinasi di lingkungan Polda Aceh. Menurutnya, masyarakat saat ini membutuhkan jaminan rasa aman yang konkret, dan capaian yang ada menunjukkan arah kebijakan yang semakin tepat.

Di sektor pemberantasan narkotika, Ibrahim juga menyoroti konsistensi aparat dalam mengungkap jaringan peredaran narkoba, termasuk kasus lintas provinsi dengan barang bukti dalam jumlah besar. Ia menegaskan, langkah tegas tersebut menjadi bagian penting dalam melindungi generasi muda Aceh dari ancaman narkotika yang semakin kompleks.

Baca Juga :  Kemenhut Tegaskan Komitmen Lindungi Kawasan Hutan Raja Ampat

Selain aspek keamanan, Ibrahim turut mengapresiasi pendekatan kepemimpinan Kapolda Aceh yang dinilai adaptif terhadap isu sosial dan lingkungan. Program penanaman mangrove serta keterlibatan aktif aparat dalam percepatan pemulihan infrastruktur pascabanjir disebut sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat.

“Penegakan hukum tidak hanya bersifat represif, tetapi juga harus menyentuh upaya pencegahan dan perlindungan jangka panjang. Keterlibatan kepolisian dalam isu lingkungan dan kebencanaan menunjukkan paradigma pelayanan yang semakin luas,” tambahnya.

Baca Juga :  Kongres Perdana, Prof Roro Tutik Nahkodai Himpunan Perawat Informatika Indonesia

Sebagai mitra kerja kepolisian di parlemen, Ibrahim menegaskan bahwa Komisi III DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan sekaligus mendukung penguatan kapasitas institusi kepolisian. Ia berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus dipertahankan demi menjaga stabilitas keamanan di Aceh.

Menurutnya, stabilitas keamanan merupakan fondasi utama bagi pembangunan daerah dan peningkatan investasi. “Momentum positif ini perlu dijaga agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas,” tutup Ibrahim.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Parlementaria

DPRA Bentuk Satgas Khusus Kawal Pemulihan Bencana Hidrometeorologi di Aceh

Parlementaria

Berakhir 5 Juli, DPRA Usul Pemberhentian Gubernur Aceh

Daerah

Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

Aceh Timur

Kirab Api PON XXI Aceh-Sumut Tiba Di Aceh Timur

Hukrim

Riza Chalid DPO, Kejagung: Korupsi Pertamina Rugikan Negara Rp 285 Triliun

Hukrim

Tangani Isu Separatisme, Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Parlementaria

Tanam 10 Ribu Mangrove Melalui Program Green Policing, Kapolda Aceh Diapresiasi Anggota DPR RI Nasir Jamil

Hukrim

JAM-Intelijen: Fungsi Intelijen Sebagai Penegakan Hukum dalam Pembangunan Nasional