Home / Pemko Banda Aceh

Selasa, 2 Desember 2025 - 00:37 WIB

Walkot Afdhal Pastikan Stok BBM Aman, Distribusi LPG Banda Aceh Dipulihkan Lewat Jalur Laut

mm Redaksi

Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah memimpin rapat koordinasi bersama Forkopimda dan Pertamina membahas stabilitas pasokan BBM dan LPG pascabanjir, Senin (1/12/2025). Goto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah memimpin rapat koordinasi bersama Forkopimda dan Pertamina membahas stabilitas pasokan BBM dan LPG pascabanjir, Senin (1/12/2025). Goto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah menegaskan bahwa stok Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk wilayah Banda Aceh dalam kondisi aman dan telah mendapat jaminan langsung dari PT Pertamina. Hal ini disampaikan Afdhal usai memimpin Rapat Koordinasi Forkompimda bersama jajaran BUMN di Pendopo Wakil Wali Kota, Senin (1/12/2025).

Selain BBM, ketersediaan LPG juga dipastikan akan segera normal menyusul langkah antisipasi yang sedang ditempuh pemerintah dan Pertamina. Afdhal pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buyingpascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah Aceh.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Raih Paritrana Award 2025, Wali Kota Illiza Komit Lindungi Pekerja Rentan

BBM Aman, Antrean Dipicu Konsumen Luar Kota dan Panic Buying

Dalam rapat tersebut, Pertamina melaporkan bahwa distribusi BBM untuk Banda Aceh masih berjalan seperti biasa.

“Pertamina menjamin bahwa stok BBM di Banda Aceh normal, dengan kuota harian yang sama seperti sebelum banjir,” ujar Afdhal.

Selama beberapa hari terakhir, tidak ada pengurangan suplai dari Pertamina. Antrean panjang di SPBU lebih disebabkan peralihan konsumen dari luar Banda Aceh serta meningkatnya pembelian berlebihan oleh sebagian warga.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh dan TWG RSSH Perkuat Kolaborasi Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria Menuju Eliminasi 2030

“Kami pastikan bersama Pertamina bahwa stok BBM aman. Antrean yang terlihat bukan karena kelangkaan, tapi karena konsumen luar kota dan panic buying,” tegasnya.

Untuk menjaga stabilitas pasokan, Pertamina juga menyiapkan penambahan suplai BBM, sehingga kondisi antrean diprediksi segera kembali normal.

Distribusi LPG Terganggu, Akan Dialihkan Lewat Jalur Laut

Sementara itu, distribusi LPG masih mengalami hambatan akibat putusnya akses jalan di kawasan Kutablang, Bireuen, yang merupakan jalur utama pengangkutan elpiji menuju Banda Aceh.

“Situasi ini menyebabkan keterlambatan suplai dan berpotensi memengaruhi ketersediaan elpiji dalam beberapa hari ke depan,” jelas Afdhal.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan untuk Perkuat Perdamaian dan Kebhinekaan

Sebagai solusi, Pertamina bersama pemerintah daerah sedang menyiapkan rute distribusi alternatif melalui jalur laut, yakni dari Pelabuhan Krueng Geukueh ke Krueng Raya.

“Upaya ini diharapkan mampu memulihkan pasokan LPG dalam empat hari ke depan,” ujarnya.

Afdhal kembali mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian tabung LPG secara berlebihan dan tetap menggunakan energi secara bijak.

“Pemko Banda Aceh bersama seluruh stakeholder terus bekerja menjaga stabilitas pasokan BBM dan LPG bagi masyarakat,” tutupnya. (*)

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Gelar Pasar Murah SPHP, Wali Kota Pantau Langsung Harga Pangan

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Illiza Serahkan Rancangan Qanun APBK 2026 ke DPRK

Daerah

Wali Kota Banda Aceh Salurkan Bantuan “Banda Aceh Peduli” untuk Korban Banjir Bandang di Bireuen

Pemko Banda Aceh

Satpol PP WH Tertibkan PKL di Jalan AMD Gampong Batoh Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Pimpin Apel Perdana 2026, Wawalko Banda Aceh Tekankan Disiplin dan Kinerja ASN

Daerah

Wali Kota Banda Aceh Kunjungi Gayo Lues, Tunjukkan Solidaritas Pascabencana

Pemko Banda Aceh

Wakil Wali Kota Afdhal Sidak Tirta Daroy, Bulog, dan Pasar Al-Mahirah Pastikan Pasokan Air dan Pangan Aman

Daerah

Parade Idang Meulapeh dan Festival Kuah Beulangong Meriahkan Maulid Raya Pemko Banda Aceh 2025