Home / Pemerintah Aceh

Rabu, 3 Desember 2025 - 08:53 WIB

Dishub Aceh Fasilitasi Pemulangan 370 Warga Terdampak Banjir dan Longsor ke Banda Aceh

mm Redaksi

Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, S.T., M.T., menyampaikan bahwa petugas Dishub Aceh akan membantu proses pemulangan warga terdampak banjir dan longsor menggunakan KM Express Bahari 2F menuju Banda Aceh, Selasa (2/12/2025). Foto: Dok. Istimewa

Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, S.T., M.T., menyampaikan bahwa petugas Dishub Aceh akan membantu proses pemulangan warga terdampak banjir dan longsor menggunakan KM Express Bahari 2F menuju Banda Aceh, Selasa (2/12/2025). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Pemerintah Aceh melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh memfasilitasi pemulangan ratusan warga terdampak banjir dan longsor dari Langsa dan Lhokseumawe menuju Banda Aceh menggunakan KM Express Bahari 2F pada Selasa (2/12/2025).

Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, S.T., M.T., dalam rapat koordinasi di Pos Komando Tanggap Darurat menyampaikan bahwa proses evakuasi dilakukan untuk mempercepat penanganan warga yang terdampak bencana di wilayah Aceh bagian timur dan utara.

Menurutnya, KM Express Bahari 2F bertolak dari Pelabuhan Kuala Langsa pada pukul 07.41 WIB dengan membawa 170 penumpang. Kapal kemudian tiba di Pelabuhan Krueng Geukueh sekitar pukul 13.00 WIB dan kembali memuat 200 penumpang tambahan.

Baca Juga :  Wakil Gubernur Aceh Safari Ramadhan di Masjid Besar Peusangan Bireuen, Tinjau Progres Pembangunan dan Salurkan Bantuan

“Total 370 warga kemudian diberangkatkan menuju Pelabuhan Ulee Lheue pada pukul 14.00 WIB,” ujar Faisal.

Selain memfasilitasi pemulangan warga, Dishub Aceh juga membantu percepatan distribusi logistik menggunakan KN SAR Purworejo milik Basarnas. Pada hari yang sama, sebanyak 22 ton bantuan diangkut dan diberangkatkan menuju wilayah terdampak.

Kapal tersebut sebelumnya tiba di Pelabuhan Ulee Lheue setelah menempuh pelayaran selama 18 jam dari Batam. Setibanya di Aceh, petugas langsung melakukan pemuatan barang bantuan yang terdiri dari air mineral, beras, mie instan, pakaian layak pakai, obat-obatan, selimut, minyak goreng, hingga peralatan komunikasi.

Baca Juga :  Wali Kota Banda Aceh Salurkan Bantuan Tunai untuk 650 Fakir Uzur dan Lansia Miskin

“Bantuan ini berasal dari Pemerintah Aceh, Komdigi, Kemenkes, BPRS Mustakim, Antam, PT IAS SIM, dan Medco Group untuk korban bencana di Kota Lhokseumawe,” jelasnya.

Bantuan tersebut mulai dimuat pada 1 Desember 2025 pukul 21.00 WIB, kemudian diberangkatkan menuju Pelabuhan Krueng Geukueh pada 2 Desember 2025 pukul 03.00 WIB guna mendukung distribusi logistik ke wilayah Lhokseumawe.

Lebih lanjut, Teuku Faisal menyampaikan bahwa sejumlah armada laut saat ini disiapkan untuk mendukung operasional penanganan bencana, seperti KMP Wira Loewisa, KN Antares, KN SAR Purworejo, KM Express Bahari 2F, KN Berhala, dan KMP Aceh Hebat 2.

Baca Juga :  Plt Sekda: Keunggulan Sejarah dan Budaya Peluang Kembangkan Wisata Halal di Aceh

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala, terutama karena daerah seperti Aceh Tamiang dan Aceh Timur tidak memiliki pelabuhan yang dapat disinggahi kapal berukuran besar. Selain itu, koordinasi pendistribusian logistik dinilai masih perlu diperkuat.

Dishub Aceh juga mengusulkan agar seluruh bantuan dari masyarakat dan mahasiswa dikumpulkan di satu titik guna memudahkan pendataan dan pengangkutan. Pihaknya turut meminta prioritas pengisian BBM bagi kendaraan pelayanan publik dan armada distribusi logistik.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Dinas Pendidikan Dayah Aceh Gelar Rakor Pengurus Besar Rabithah Thaliban

News

Penjabat Gubernur Safrizal Luncurkan Program Penghapusan Pasung untuk ODGJ di Aceh

Kesehatan

Sekretariat DPRA Gelar Donor Darah Tahap I 2026, Dukung Ketersediaan Stok Darah di Aceh

Pemerintah Aceh

Pj Gubernur Safrizal Cek MBG di SMP dan SMA

Nasional

Wali Nanggroe Minta Pejabat Pusat Luruskan Pernyataan soal Aceh: “Harus Selaras dengan MoU Helsinki”

Pemerintah Aceh

APBA 2026 Mulai Direalisasikan, Pemerintah Aceh Genjot Pemulihan Ekonomi Pascabencana

Daerah

Sekda Aceh Tegaskan Infrastruktur Dataran Tinggi Prioritas, Akses Jalan Jadi Urat Nadi Ekonomi

Pemerintah Aceh

Perkuat Transparansi, Disdik Aceh Terima Kunjungan Monev dari Komisi Informasi Aceh