Home / Pemerintah Aceh

Selasa, 2 Desember 2025 - 16:11 WIB

BPH Migas Setujui Aceh Bebas Barcode BBM Bersubsidi Selama Masa Darurat Bencana

mm Redaksi

Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh – Langkah cepat Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), membuahkan hasil setelah Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) resmi menyetujui pembebasan penggunaan barcode BBM bersubsidi di seluruh wilayah Aceh yang tengah dilanda bencana besar.

Permintaan tersebut disampaikan Mualem melalui surat Nomor 500/10/18536 tertanggal 28 November 2025. Dalam surat itu, ia meminta keringanan pengisian BBM bersubsidi serta pembebasan kewajiban barcode, mengingat bencana hidrometeorologi di Aceh telah menyebabkan pemadaman listrik, gangguan jaringan internet, hingga terputusnya sejumlah akses jalan akibat longsor dan jebolnya jembatan.

Baca Juga :  Dinsos Aceh Tertibkan Aset, Siapkan Kantor Bersama Pilar Sosial untuk Perkuat Layanan Masyarakat

BPH Migas merespons cepat melalui surat balasan nomor T631-MG.05/BPH/2025, yang menyatakan menyetujui seluruh permintaan Gubernur Aceh. Persetujuan tersebut mencakup pengisian JBT (Minyak Solar) dan JBKP (Pertalite) secara manual tanpa barcode bagi kendaraan dinas pemerintah maupun kebutuhan penanganan bencana.

Baca Juga :  Ny. Marlina Muzakir Serahkan Kursi Roda untuk Anak Disabilitas Aceh

Kebijakan khusus ini diberlakukan untuk mendukung percepatan penanganan darurat di wilayah terdampak. Seluruh SPBU di kabupaten/kota yang masuk dalam status tanggap darurat diizinkan melayani pembelian solar dan Pertalite secara manual mulai 28 November hingga 11 Desember 2025, sesuai Keputusan Gubernur Aceh.

Baca Juga :  Marlina Kukuhkan Bunda PAUD dan Ketua Forikan Simeulue

BPH Migas juga meminta PT Pertamina (Persero) dan PT Pertamina Patra Niaga sebagai pelaksana penugasan untuk menerapkan aturan ini secara efektif di lapangan.

Kebijakan darurat tersebut diharapkan dapat memperlancar distribusi logistik, mobilisasi alat berat, serta pergerakan tim penanganan bencana yang selama ini terhambat akibat padamnya jaringan dan sulitnya akses menuju lokasi terdampak.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Sekda Aceh Terjebak Longsor di Putri Betung Gayo Lues Saat Salurkan Bantuan Banjir dan Longsor

Pemerintah Aceh

Dek Fadh Tekankan Transparansi Pengelolaan Zakat, Baitul Mal Diminta Perkuat Kepercayaan Publik

News

Kenang Abuya Muda Waly, Kadis Dayah Tegaskan Pemerintah Aceh Sangat Hargai Ulama

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Fadhlullah Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Ibunda Ketua Komisi I DPRA

Pemerintah Aceh

Pemulihan Pendidikan Aceh Pasca Banjir Dipercepat Lewat Revitalisasi SMK dan SLB

Pemerintah Aceh

BBM Subsidi Bocor 885 Ribu Liter per Hari, Pemerintah Aceh Siapkan Satgas dan Sanksi Tegas

Pemerintah Aceh

Plt Kadisdik Aceh Tekankan Pendidikan Berbasis Karakter dan Potensi Lokal di Bener Meriah

Berita

Proyek Tol Sigli–Banda Aceh Tersendat, Warga Protes Akibat Kekacauan Data Ganti Rugi Tanam Tumbuh