Home / Internasional / Tni-Polri

Kamis, 25 Desember 2025 - 16:30 WIB

Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL Berhasil Laksanakan WINCHEX DAN Medevac Dengan LAF Air  Force

mm Redaksi

Latihan Winch (Winchex) dan Medical Evacuation (Medevac) bersama Angkatan Udara Lebanon (LAF-AF) di Area Operasi Maritim (AMO) Perairan Mediterania, Lebanon, Selasa (23/12/2025). (Foto : NOA.co.id/HO-Puspen TNI).

Latihan Winch (Winchex) dan Medical Evacuation (Medevac) bersama Angkatan Udara Lebanon (LAF-AF) di Area Operasi Maritim (AMO) Perairan Mediterania, Lebanon, Selasa (23/12/2025). (Foto : NOA.co.id/HO-Puspen TNI).

Jakarta – KRI Sultan Iskandar Muda-367 (KRI SIM-367) yang merupakan unsur Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL, kembali mengukir prestasi dalam misi perdamaian dunia. Kali ini, KRI SIM-367 berhasil menggelar Latihan Winch (Winchex) dan Medical Evacuation (Medevac) bersama Angkatan Udara Lebanon (LAF-AF) di Area Operasi Maritim (AMO) Perairan Mediterania, Lebanon, Selasa (23/12).

Dalam Keterangan resmin Puspen TNI, Kamis (25/12/2025), helikopter Bell AB 212 dari 5th Squadron LAF Air Force dengan call sign “Phoenix” dan KRI SIM-367 bermanuver di helideck KRI SIM-367 untuk melakukan Latihan Winch maupun Medevac.

Baca Juga :  400 WNI Korban Eksploitasi Online Scam Berhasil Dikeluarkan Dari Myawaddy Myanmar

Saat latihan tersebut, Helikopter menjalankan skenario pengiriman logistik menggunakan helikopter maupun evakuasi medis melalui jalur udara. Metode ini digunakan sebagai metode operasi di tengah laut tanpa harus mendarat, dengan memanfaatkan peralatan hoist yang dimiliki helikopter.

Sementara itu, Heli AS 565 MBe Panther HS-1306 dengan callsign “Garuda” yang diawaki Capt Pilot Kapten Laut (P) Ardy A. Paath dan Copilot Kapten Laut (P/W) Andi Q. Wetuffahati turut berperan dalam misi Intelligence, Surveillance and Reconnaissance (ISR) serta dokumentasi (Photex).

Komandan KRI SIM-367 sekaligus Dansatgas MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL, Letkol Laut (P) Anugerah Annarullah, menyampaikan bahwa latihan ini merupakan bagian dari mandat resolusi Dewan Keamanan PBB yang diemban oleh unsur-unsur MTF UNIFIL, yaitu memberikan pelatihan kepada prajurit LAF. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan sarana penguatan hubungan bilateral antara TNI AL dan LAF yang telah terjalin erat sejak misi pertama pada tahun 2009.

Baca Juga :  40 Pelaku Sindikat Penipuan Online Diamankan Kodam XIV/Hasanuddin

Penunjukan KRI SIM-367 dalam kegiatan ini merupakan bentuk kepercayaan terhadap profesionalisme TNI dalam melaksanakan tugas misi internasional. Hal ini juga mencerminkan implementasi nyata dari visi Panglima TNI “PRIMA”, di mana salah satu pilar utamanya adalah menjadikan TNI sebagai kekuatan profesional di semua bidang tugas.

Baca Juga :  TNI Kerahkan Segala Sumber Daya Yang Dimiliki Guna Mempercepat Pemulihan Pascabencana

Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) TNI Laksamana Dr. Muhammad Ali sangat mengapresiasi prestasi yang diraih oleh Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL dan selalu menyampaikan kepada seluruh prajurit Jalasena yang menjalankan misi perdamaian dunia untuk selalu memberikan yang terbaik dalam setiap tugas yang dipercayakan kepada mereka, serta menjaga nama baik TNI AL, bangsa, dan negara agar tetap dikenal di dunia internasional.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Internasional

Thailand Kirim Empat Kapal Perang ke Perbatasan Kamboja

Tni-Polri

Menyusul Serangan Teroris di Polsek Astana Anyar, Polresta Banda Aceh Siagakan Personel

Tni-Polri

Dandim 0116/Nagan Raya bersama masyarakat Laksanakan Peseujuk Pra TMMD Reguler ke 120

Nasional

Menhan Serahkan 700 Unit Maung MV3 Produk PT Pindad kepada TNI-Polri

News

Mayjen TNI Niko Fahrizal Dukung Penuh Rencana Pembangunan Batalyon Teritorial di Wilayah Kodam IM

Tni-Polri

Pimpin Pengamanan Rapat Pleno Pemilu di Pidie, Kapolres Sampaikan ini

Sport

As SDM Kapolri Sambut Kepulangan Kontingen Taekwondo Garbha Presisi Peraih Juara Umum WATA Championship 2026

Nasional

Peringati Usia ke 80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya