Home / Aceh Barat Daya

Sabtu, 27 Desember 2025 - 22:22 WIB

1.794 Anak Yatim Se-Abdya Dapat Santunan dari Bupati

mm Teuku Nizar

Bupati Aceh Barat Daya, Safaruddin memberikan santunan kepada anak yatim di kediaman pribadinya. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Bupati Aceh Barat Daya, Safaruddin memberikan santunan kepada anak yatim di kediaman pribadinya. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Aceh Barat Daya – Bupati Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Dr Safaruddin, mengawali masa kepemimpinannya dengan menggelar kegiatan sosial berskala besar berupa santunan kepada 1.794 anak yatim yang berasal dari sembilan kecamatan di wilayah tersebut.

Kegiatan tersebut dirangkai dengan syukuran, tabligh akbar, serta doa bersama, yang dipusatkan di kediaman pribadi Bupati Safaruddin di Gampong Tangah Rawa, Kecamatan Susoh, Sabtu (27/12/2025).

Kegiatan itu tidak hanya menjadi simbol kepedulian sosial, tetapi juga menjadi ungkapan rasa syukur Safaruddin atas amanah yang kini diembannya sebagai orang nomor satu di Kabupaten Aceh Barat Daya.

Ribuan anak yatim hadir bersama pendamping masing-masing dalam suasana penuh haru, kebersamaan, dan kekhidmatan.

Pantauan di lokasi, Bupati Safaruddin secara langsung menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim, didampingi oleh ibunda tercinta, Ibu Sarinah. Kehadiran sang ibu menambah suasana emosional dan kekeluargaan dalam kegiatan tersebut.

Sejumlah pejabat daerah turut hadir, di antaranya Sekretaris Daerah Abdya Amrizal, Ketua DPRK Abdya Roni Guswandi, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, relawan, serta warga setempat.

Dalam sambutannya, Ketua Tim Pemenangan Safaruddin–Zaman Akli, Zulkarnaini atau yang akrab disapa Om Zul, menjelaskan bahwa santunan anak yatim tersebut mencakup seluruh wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya secara merata.

Baca Juga :  Dandim: Tidak Ada Pengibaran Bendera dalam Peringatan Milad GAM

“Untuk Kecamatan Babahrot tercatat sebanyak 246 anak, Kecamatan Kuala Batee 245 anak, dan Kecamatan Jeumpa 97 anak, sehingga totalnya 588 anak,” kata Om Zul di hadapan para undangan.

Ia melanjutkan, di wilayah lain seperti Kecamatan Lembah Sabil terdapat 145 anak yatim, Kecamatan Manggeng 176 anak, Kecamatan Tangan-tangan 231 anak, serta Kecamatan Setia sebanyak 122 anak. Dengan demikian, jumlah anak yatim di empat kecamatan tersebut mencapai 674 anak.

“Sementara untuk Kecamatan Susoh tercatat 326 anak yatim dan Kecamatan Blangpidie 206 anak, sehingga totalnya 532 anak. Jika dijumlahkan secara keseluruhan, maka total anak yatim yang menerima santunan hari ini berjumlah 1.794 anak,” jelas Om Zul.

Om Zul menegaskan bahwa kegiatan santunan anak yatim ini bukanlah agenda baru yang dilakukan setelah Safaruddin menjabat sebagai bupati. Menurutnya, kegiatan tersebut telah menjadi rutinitas tahunan yang konsisten dilakukan Safaruddin jauh sebelum menjabat sebagai kepala daerah.

“Kegiatan santunan anak yatim ini rutin dilakukan Pak Safaruddin setiap akhir tahun, sejak beliau masih menjabat sebagai Wakil Ketua DPRA. Kebetulan sekarang beliau sudah menjadi bupati, maka kegiatan ini dirangkai dengan syukuran bersama masyarakat Abdya,” ujarnya.

Baca Juga :  LSM KOMPAK Minta Pj Bupati Dipulangkan

Lebih lanjut, Om Zul juga menyampaikan pesan khusus kepada seluruh koordinator kecamatan (Korcam), koordinator desa (Kordes), serta relawan pemenangan agar tetap menjaga kebersamaan dan soliditas sebagaimana yang terbangun selama proses Pilkada.

“Tidak perlu diundang secara khusus. Setiap ada kegiatan seperti ini, saya berharap seluruh Korcam dan Kordes tetap hadir untuk membersamai. Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan kita,” sebutnya.

Ia menekankan bahwa hubungan antara pasangan Safaruddin–Zaman Akli dengan relawan dan tim pemenangan tidak berhenti setelah Pilkada selesai. Menurutnya, relawan merupakan bagian penting dan tidak terpisahkan dari perjalanan kepemimpinan yang sedang dijalankan.

“Jangan pernah berpikir setelah Pilkada selesai maka hubungan juga berakhir. Sampai detik ini, Pak Bupati masih memberi ruang yang luas bagi kita semua. Relawan adalah bagian utuh yang tak terpisahkan dari pasangan Safaruddin–Zaman Akli,” tegas Om Zul.

Dalam kesempatan yang sama, Om Zul juga menepis isu-isu miring yang berkembang di tengah masyarakat terkait dugaan ditinggalkannya relawan dan tim pemenangan pasca-Pilkada.

Baca Juga :  Diskusikan Pariwisata, Kadin Abdya Ajak Kaula Muda Ngopi Bareng

Ia menyebut isu tersebut sebagai bentuk provokasi dari pihak-pihak tertentu yang ingin memecah belah kekompakan.

“Saya tegaskan, seluruh Korcam, Kordes, dan relawan tetap berada dalam satu ikatan. Bahkan Pak Bupati dan Wakil Bupati telah berulang kali menegaskan bahwa kita semua masih satu ikatan. Ikatan itu tidak pernah dilepas,” ujarnya.

Ia menambahkan, kekompakan yang terbangun sejak masa perjuangan Pilkada akan terus dijaga hingga lima tahun ke depan, seiring dengan proses pengawalan pembangunan di Kabupaten Aceh Barat Daya.

“Tidak ada yang ditinggalkan. Sampai hari ini dan lima tahun ke depan, kekompakan yang kita bangun saat Pilkada tetap terjaga. Kita akan terus menjaga kebersamaan ini dan mengawal pembangunan hingga akhir masa jabatan,” pungkas Om Zul.

Kegiatan santunan anak yatim yang digelar di kediaman Bupati Safaruddin tersebut pun mendapat apresiasi luas dari masyarakat.

Selain menjadi ajang berbagi dan mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga dinilai mencerminkan komitmen kepemimpinan yang mengedepankan nilai-nilai sosial, keagamaan, dan kebersamaan sejak awal masa jabatan.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Aceh Barat Daya

Kajari Aceh Barat Daya Bambang Heripurwanto Tutup Usia Setelah 20 Hari Dirawat Intensif di ICU

Aceh Barat Daya

Panwaslih dan Gakkumdu Diminta Proses ASN Terlibat Politik Praktis 

Aceh Barat Daya

Oktober Tahun ini KADIN Abdya Akan Laksanakan Muskab

Aceh Barat Daya

Warga Soroti Sikap Bungkam Bupati dan DPRK Aceh Barat Daya

Aceh Barat Daya

Open Turnamen PBSI Abdya Segera Digulirkan, Safaruddin Ajak Warga Sukseskan

Aceh Barat Daya

Penyaluran Sembako di Setia Ternyata Bukan Program PKH, Begini Penjelasan Koordinator PKH

Aceh Barat Daya

Hingga Hari Ke-3 Pencarian, Pemerintah Abdya Belum Dirikan Dapur Umum

Aceh Barat Daya

Bale Seumando Jadi Pusat Perhatian di Maulid Nabi Kemukiman Kuta Tinggi